Wednesday, December 30, 2015

Kesaksian - Rapture Sudah Datang

PENGANGKATAN SUDAH DEKAT – Kesaksian Adebayo Ademujimi




Saudara yang terkasih: Berikut ini adalah kesaksian yang menakjubkan dari Saudara Adebayo Ademujimi dari Nigeria yang saya yakin tidak ada sesuatu yang kebetulan bagi saya untuk menerima dan saya membagikan pesan ini. Saudara Adebayo mendapatkan apa yang saudara sebut dengan "pengalaman mendekati kematian" dan bertemu dengan KRISTUS. Dia tidak mati tapi dikirim kembali untuk memperingatkan kita mengenai kedekatan pengangkatan! Saya tahu pesan ini akurat - dan inilah mengapa:

Inilah apa yang Saudara Adebayo katakan: Yesus kemudian secara khusus mengatakan bahwa Dia mengirim saya kembali ke dunia untuk tujuan tertentu: untuk memberitahu orang-orang bahwa KEDATANGAN-NYA SANGAT, SANGAT DEKAT dan FAKTANYA ADALAH KURANG DARI '1 JAM'

Saya, (Susan) dan yang lain-lain telah mendengar dari TUHAN - "tersisa beberapa detik lagi" dan bahwa pengangkatan sekarang sudah dekat ...

Saudara Adebayo mengatakan ini: Dia (KRISTUS) sekarang menambahkan bahwa segala sesuatu sudah siap di Surga untuk kedatangan-Nya tetapi hanya sedikit yang siap; HANYA SEPERTI SETETES AIR DI DALAM MANGKUK.

Pernyataan ini mengejutkan saya karena TUHAN sering kali mengatakan kepada saya bahwa sangat SEDIKIT yang akan diangkat - ketika Saudara Adebayo diberitahu SEPERTI SETETES AIR DI DALAM MANGKUK - Saya tertegun karena TUHAN suatu waktu pernah mengatakan kepada saya bahwa jumlah orang yang diangkat akan "SEPERTI BUTIRAN DI ATAS MEJA PERJAMUA." Saya tahu kesaksian ini benar. Inilah kesaksiannya:

SEBUAH KESAKSIAN PERJALANAN SAYA KE SURGA DENGAN YESUS: PESAN MENDESAK DARI TUAN

Oleh anugerah khusus Elohim, saya masuk ke dalam Injil Yesus Kristus beberapa tahun yang lalu. Sementara mengakui dosa-dosa dan saya berlutut dalam doa, memohon pengampunan dengan iman dalam darah Yesus Kristus, Yesus menunjukkan belas kasihan dan menyelamatkan jiwa saya (saya dilahirkan kembali). Saya maju terus dalam doa; Dia menguduskan jiwa saya dan kemudian membaptis saya dengan Roh Kudus dan api.

Pada hari Kamis, 30 Juli 2015, saya mendengar suara suara yang berkata kepada saya, "kau akan memulai perjalanan di mana kau bisa kembali atau tidak." Hal ini terjadi tepat di kemah ketika saya sedang berdoa dengan berlutut, segera setelah acara Faith Clinic yang dibawakan oleh pemimpin saya selama Konferensi Pekerja yang mendahului pertemuan kamp tahunan “The Apostolic Church”  baru-baru ini di Faith City, Igbesa, Ogun, Nigeria. Setelah itu, saya mulai merasakan penyakit yang aneh dalam tubuh saya yang membuat orang bertanya apa yang terjadi pada saya. Dalam iman, saya menjawab, "Semua baik-baik saja."

Pada pkl 00:02 pada hari Minggu, 2 Agustus 2015 ketika saya sedang tidur di asrama di mana saya ditempatkan, tangan yang tak terlihat membangunkan saya dan saya mendengar suara yang sama lagi. Kali ini memberitahu saya untuk pergi ke Kemah untuk berdoa. Pada saat ini, saya sangat sakit dan merasa seolah-olah kepala saya mau pecah. Karena itu, saya mulai berdoa dengan berbisik sambil saya berbaring. Setelah beberapa keengganan, saya mendengar suara yang sama lagi mengatakan, "Pergi ke kemah dan Aku akan menyembuhkan engkau." Dalam ketaatan, saya berhasil bangkit dan pergi ke kemah. Pada saat berada di sana, saya menyatakan permintaan doa kepada Tuhan untuk kesembuhan. Saya tidak punya kekuatan untuk berlutut lagi tapi hanya bisa berbaring di altar untuk berdoa. Saya memberi isyarat ke usher terdekat untuk memanggilkan seorang hamba Tuhan di sekitar tempat itu untuk berdoa bagi saya. Pada saat itu, tampaknya semua akan berakhir. Saya ingat usher itu datang kembali sendirian, berlutut di samping saya dan mulai berdoa untuk saya. (Setelah seluruh kejadian itu, usher itu kemudian menceritakan kepada saya bahwa dia melakukan itu atas perintah hamba Tuhan yang ia temui dan bahwa dalam perjalanan kembali dia mendengar suara Yesus yang memberiahu bahwa saya mendapat serangan panah setan). Saat ia berdoa untuk saya, saya menyadari kekuatan saya berkurang dan suara saya mulai pelan secara bertahap ketika saya menjawab "Amin" sampai saya tidak bisa mengucapkan kata-kata lagi. Itu saja yang saya ingat saat saya berada di situ. 


Kemudian saya menyadari bahwa saya (roh saya) keluar dari tubuh saya; dan ketika roh saya berdiri, saya melihat tubuh saya berbaring di lantai dengan panah yang ditembakkan ke tubuh saya. Saat saya berpaling dari tubuh saya, saya melihat Tuhan Yesus berdiri di samping saya, penuh kemuliaan dan dengan wajah yang bercahaya, begitu bersinar sehingga saya tidak bisa melihat wajah-Nya. Dia mengatakan kepada saya untuk melihat ke dalam kegelapan di bagian barat kemah (sisi barat Paviliyun). Saya melihat beberapa orang di dalam kegelapan menembak panah ke tubuh saya yang terbaring di lantai (kemudian saya menyadari bahwa penyakit itu sebagai akibat dari serangan itu). Saya kemudian bertanya dengan cemas kepada-Nya, siapa mereka yang menembakkan panah itu, tapi Dia bilang bahwa saya tidak perlu mengetahui mereka.

Dalam sekejap mata, kami keluar dari kemah dan berada dalam suasana yang sangat berbeda; Tempat itu penuh dengan kemuliaan: rumah-rumah yang indah, pemandangan yang mengagumkan, tiada kata-kata yang bisa mengungkapkan. Saya segera tahu bahwa kami berada di Surga. Kemudian Yesus membawa saya ke sebuah rumah yang sangat indah yang saya tidak bisa menjelaskan dengan kata-kata. Itu adalah kedua kalinya Dia membawa saya ke rumah tertentu. (Kejadian pertama adalah pada kesaksian sebelumnya ketika Dia membawa saya ke surga). Di sana saya melihat orang-orang yang mengenakan pakaian putih seperti saya yang bergerak menuju sisi lain dari Surga bersama-sama dengan saya. Kemudian saya datang ke sebuah sungai di depan saya, dan saat saya mencoba untuk menyeberang, saya tidak bisa, sementara yang lain yang memakai pakaian putih yang sama dapat melakukannya secara bebas. Semakin saya mencoba, semakin sulit dan Yesus menatap saya. Yang mengarahkan saya agar meminta Yesus untuk membiarkan saya menyeberang. Tapi Dia menjawab bahwa "Mereka yang menyeberang tidak bisa kembali ke bumi". Saya kemudian mulai memohon kepada-Nya untuk membiarkan saya menyeberangi sungai sehingga saya tidak akan kembali ke bumi untuk menghindari rasa sakit dan perjuangan yang saya alami di bumi. Kemudian, Tuhan Yesus mengatakan kepada saya dia tidak akan membiarkan tubuh saya untuk dibawa pulang dari pertemuan kamp tersebut, sehingga kematian saya tidak membuat orang menjauh dari-Nya. Pada saat itu, saya tidak ingat saya memiliki istri, anak atau harta duniawi.

Ketika Yesus tidak mengizinkan saya, terlepas dari permohonan gigih saya untuk membiarkan saya menyeberang, saya mengingatkan-Nya mengenai penderitaan saya di bumi. Saat itulah Yesus kemudian mengatakan kepada saya bahwa Dia mengijinkan semuanya terjad. (Umumnya banyak hal yang tidak enak yang saya alami dari masa kanak-kanak dan bahkan terus setelah saya bertemu Kristus; dari satu pertempuran kepada perjuangan yang lain). Kemudian, Tuhan Yesus melanjutkan dengan mengutip Wahyu 13: 7 "Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa. "Untuk sukacita saya , Ia juga menambahkan Wahyu 12:11 "Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut." Setelah menyadari keseriusan-Nya agar tidak membiarkan saya selesai, saya bertanya mengenai mendiang Rev. Soyinka, penilik(Orang yang mendapat karunia) Afrika kedua Afrika di Gereja Apostolic Faith. Dia menjawab, "dia adalah hamba-Ku yang benar dan sekarang ada di sini (Surga) bersama-Ku". Aku bertanya lebih lanjut dari penilik Afrika yang ketiga, mendiang Rev. Paul Akazue. Dia bilang bahwa hamba Tuhan tersebut ada bersama-Nya di Surga. Karena memiliki cedera yang diderita, maka Ia harus membawanya pulang lebih awal agar ia tidak menderita.

Dalam sekejap mata, kami kembali ke kemah di kamp dan Tuhan membawa saya ke pusat penginapan yang berbeda untuk berkemah. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah tempat penginapan pemimpin saya di mana kami bertemu, berdoa dan berlutut di malam hari (ini menyenangkan hati saya). Kami pergi ke penginapan asrama lantai atas, di atas "Pusat Informasi" di mana saya ditempatkan dengan pelayan-pelayan yang lainnya. Kami melihat orang-orang yang tidur secara fisik, tetapi banyak, menurut Yesus, yang lebih tertidur secara rohani. Yesus menunjuk pendeta saya yang secara fisik tidur tapi tidak tidur secara rohani dan berkata; "dia milik-Ku". Kami kemudian mendapati diri (Yesus dan saya) kembali ke kemah. Sementara itu, kami tidak pernah berjalan melalui satu per satu dari tempat-tempat itu. Pergerakan kami itu secepat kecepatan pikiran. Ada orang-orang berdoa dengan sungguh-sungguh di kemah tetapi Tuhan Yesus mengatakan sesuatu yang sangat menyedihkan. Dia mengatakan orang0orang tidak siap untuk kedatangan-Nya. Saya terkejut melihat itu dan sekarang bertanya tentang orang-orang yang berdoa. Untuk menanggapinya, Dia mengatakan bahwa banyak dari mereka yang BERADA DI DALAM RUMAH DAN MENANGIS KEPADANYA UNTUK MENYELAMATKAN MEREKA NAMUN MEREKA MENOLAK UNTUK MEMBIARKAN-NYA MELAKUKAN PENYELAMATAN DENGAN MENGUNCI PINTU RUANGAN SEMENTARA DIA (YESUS) MENUNGGU DI LUAR UNTUK MEMBEBASKAN MEREKA TETAPI TIDAK BISA MASUK KARENA PINTU YANG TERKUNCI. Yesus juga menambahkan bahwa orang-orang saat ini mementingkan "semua hal ini" di mana Ia berjanji akan menambahkannya dengan mudah jika mereka mencari dahulu Kerajaan Elohim, dan kebenarannya. (Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.").

Dia melanjutkan lebih jauh mengatakan banyak yang awalnya nama mereka ditulis dalam Kitab Kehidupan tetapi karena kepedulian dan pengejaran akan hal-hal dari dunia ini, mereka lupa untuk mempersiapkan kedatangan-Nya, dan nama-nama mereka dihapus dari Kitab Kehidupan. Mereka tidak ingat RUMAH/PULANG lagi tetapi malah berdoa untuk hal-hal duniawi, "semua hal ini", sementara lupa untuk terus "mencari dahulu Kerajaan Elohim dan kebenaran-Nya". Menariknya, Dia mengatakan bahwa Dia masih memiliki sedikit orang yang memperbaharui dan mempertahankan nama mereka di dalam Kitab Kehidupan sehari-hari dengan membasuh dalam darah-Nya. Dia sekarang menambahkan bahwa segala sesuatu sudah diatur di Surga untuk kedatangan-Nya tetapi hanya sedikit yang siap; seperti setetes air dalam mangkuk. Kemudian Yesus secara khusus mengatakan bahwa Dia mengirim saya kembali ke dunia untuk tujuan tertentu: untuk memberitahu orang-orang bahwa KEDATANGAN-NYA SANGAT, SANGAT DEKAT dan FAKTANYA ADALAH KURANG DARI '1 JAM'. Ia juga memberikan pesan tertentu untuk disampaikan kepada istri saya (yang saat itu saya ingat bahwa saya sudah menikah dan memiliki anak). Saya kemudian bertanya kepada Yesus bagaimana bisa? Karena saya bukan seorang pendeta, dank juga bukan seorang penilik maupun manusia yang pandai berkata-kata? Tuhan Yesus menjawab dan berkata bahwa Dia akan membantu saya kapanpun dan dimanapun saya untuk memberikan kesaksian.

Yesus menambahkan bahwa akan ada tiga kategori orang yang akan mendengarkan kesaksian saya. Yang pertama akan mendengarkan dan menyebarkannya, kelompok kedua akan mendengar dan mengubah cara mereka dan Dia akan menyelamatkan mereka, kelompok ketiga akan mengabaikan peringatan itu dan binasa. Yesus Kristus memberikan salam dan ucapan selamat kepada saya, tapi saya tidak menjawab karena saya tidak senang karena Dia ingin saya kembali. Tetapi saya mengetahui bahwa di dalam saya, DIA berkata, "Aku akan menyertai engkau."

Yesus lalu meminta saya untuk kembali ke tubuh saya yang terbaring di lantai di atas altar di kemah. Ketika saya enggan, Dia memerintahkan saya untuk kedua kalinya dan saya masuk kembali ke tubuh. Itulah di mana saya bangun dan mulai menangis. Saya masih melihat Yesus Kristus berdiri saat saya berdiri secara fisik dan saya melihat sakit kepala dan seluruh penyakit telah menghilang. Yesus Kristus kemudian lenyap dari pandangan saya sementara saya berbagi kesaksian dengan usher yang berdoa dengan saya itu. Saya pulang ke Akure, Ondo State, Nigeria di hari Minggu. Saya kemudian terkejut mendengar bahwa pemimpin saya mengatakan dalam khotbahnya pada hari itu bahwa Yesus mengatakan kepadanya bahwa banyak nama telah dihapus dari Kitab Kehidupan tetapi berjanji untuk membebaskan mereka jika mereka mau bertobat dan berdoa. Hal itu juga disebutkan dalam kata-kata selanjutnya tentang nasihat selama pertemuan di kamp bahwa banyak yang setengah-mati secara rohani dan mengejar hal-hal materi dalam doa mereka. Ini menegaskan Roh Elohim adalah satu.

RAPTURE/PENGANGKATAN BISA TERJADI SETIAP SAAT SEKARANG. Jika saudara belum memberikan hidup saudara kepada Kristus, atau sudah tergelincir dalam fokus saudara, tidak ada waktu yang lebih baik dari sekarang untuk berubah dan membenahi semua kesalahan! Silakan berdoa dan membuat keputusan hari ini. Manakah dari tiga kelompok ini yang saudara inginkan? Saya meminta saudara agar menjadi bagian dari orang-orang yang akan mengubah cara mereka dan juga mengambil bagian dalam membagi pesan. Jangan siman pesan ini untuk diri saudara sendiri, bantu bagikan dengan orang-orang sebanyak yang saudara bisa dan yang saudara temui di manapun. INGAT, KITA TIDAK PUNYA WAKTU LAGI; KURANG DARI 1 JAM! BERSIAPLAH!

Adebayo Ademujimi

Print Friendly and PDF

Impian Bangsa Indonesia

Print Friendly and PDF

8 Ciri Ajaran Hyper Grace

YPERGRACE’

8 Tanda Gereja ‘Hypergrace’

Beberapa dekade terakhir, kita telah melihat penurunan dramatis dalam doktrin dan khotbah berdasarkan Alkitab.
Selain itu, seluruh gereja-gereja dan gerakan telah berorientasi diri untuk pemahaman yang menyimpang dari Injil dengan mengemban sebuah “HYPERGRACE”  (Saya diberitahu bahkan ada sebuah stasiun televisi baru yang ditujukan untuk pandangan ini dari “kasih karunia”). Ini sejenis OSAS.

Selain itu, banyak gereja dan pengkhotbah menolak untuk mengambil sikap terhadap dosa dan jarang atau bahkan tidak pernah menyebutkan perlunya pertobatan atau topik seperti neraka dan penghakiman. Banyak dari gereja-gereja yang sama memungkinkan orang untuk melayani di musik, sebagai pemimpin kelompok kecil dan bahkan sebagai pelayanan tanpa punya pertanggungjawaban pribadi, di satu sisi mereka melayani, disisi lain mereka melakukan pelecehan atau penyimpangan seksual dan bahkan secara teratur terlibat dalam mabuk-mabukan !

Ini bukan hal yang baru. Selama berabad-abad tubuh Kristus telah bergumul dengan sesuatu yang disebut antinomianisme (anti berarti “melawan”; nomos berarti “hukum”). Ini adalah keyakinan bahwa hukum moral Perjanjian Lama telah dilakukan lagi lebih jauh, dan mereka percaya bahwa sekali kita di dalam Kristus, selalu ada kasih karunia di mana kita hampir dapat hidup dengan cara apapun yang kita inginkan karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia .
Jadi, menurut pandangan ini, Perjanjian Lama ini tidak lagi penting untuk dibaca dan itu hanya sebagai metafora jenis dan simbol mengenai kedatangan Kristus. Menurut mereka Perjanjian Baru adalah semua tentang kasih karunia dan tidak jauh dengan Hukum Perjanjian Lama !

INI SALAH DAN SESAT !!!

Tentu saja, rasul Paulus memperingatkan terhadap hal semacam ini di Roma 6: 1-2 ketika ia secara retoris bertanya, apakah boleh kita terus berada dalam dosa, karena rahmat Tuhan berlimpah?
Jawabannya: Tuhan melarang ! Bagaimana kita yang sudah mati bagi dosa, masih dapat hidup lagi di dalam dosa dan senantiasa melakukan dosa itu ?

Yudas 1:3 (TB)  Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.

Orang-orang fasik di antara mereka yang menolak kasih karunia Allah kita untuk lisensi untuk berbuat dosa. Terbukti ini bebas tenggang pengkhotbah yang memutar Kitab Suci dengan mengajarkan bahwa “kita tidak lagi di bawah hukum Taurat” berarti “kita tidak lagi memiliki kewajiban untuk mematuhi hukum moral Allah sekali kita diselamatkan.”

Ini terlepas dari masing-masing Sepuluh Perintah Allah yang langsung dikutip atau diajarkan secara tidak langsung dalam Perjanjian Baru. Contoh kutipan yang tepat adalah Efesus 6: 1-3, yang mengutip perintah kelima; Yakobus 2:11, yang mengutip perintah keenam dan ketujuh (tentang pembunuhan dan perzinahan) dan mengatakan dalam ayat 12 bahwa orang percaya akan dinilai sesuai dengan “hukum” kebebasan; dan Roma 7: 7, di mana Paulus mengutip perintah-10 mengenai tidak mengingini. Paulus juga mengatakan bahwa kita menghina Allah ketika kita tidak mematuhi (moral) hukum (Roma 2:23).

Ketaatan kepada Sepuluh Perintah (hukum moral) juga diajarkan secara tidak langsung, seperti dalam 1 Yohanes 5:21, yang memerintahkan orang percaya untuk menjauh dari berhala-berhala (dari perintah kedua, mengenai tidak membuat patung pahatan untuk ibadah); dan ketika Yesus berkata bahwa perintah terbesar dalam Hukum adalah untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati, pikiran dan jiwa (Mat 22:37-38), yang sesuai dengan perintah pertama tentang tidak memiliki allah lain di hadapan-Nya.

Paulus menjelaskan dalam :
Roma 7:12 (TB)  Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.

Roma 8:4 (TB)  supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.

Allah menggunakan hukum moral sebagai standar kebenaran yang menilai kita dari dosa. Dengan demikian, hukum tersebut tidak menyelamatkan kita, tetapi menguduskan kita ketika kita berserah pada kuasa Roh Kudus yang diam di dalam kita, karena melalui itu kita memiliki pengetahuan dosa (Rom. 3:20).

Berikut ini adalah tanda-tanda dari gereja hypergrace:

1. Pengkhotbah tidak pernah berbicara menentang dosa.

Jika Anda berada di sebuah gereja seperti ini, Anda akan melihat bahwa kata ‘dosa’ biasanya hanya disebutkan dalam konteks pengampunan dosa di dalam Kristus, tetapi hampir tidak pernah dalam konteks mengambil sikap terhadap dosa, kecuali tentu saja ketika mereka mengutuk dosa dari “legalis” dan “orang-orang Farisi” yang merupakan pelayanan mereka yang menghakimi untuk berkhotbah melawan dosa.

2. Gembalanya tidak pernah berdiri tegas atas sikap Kebenaran.

Ketika isu-isu seperti aborsi datang, pendeta ini akan menghindar dari menyebutkan hal itu karena mereka takut menyinggung orang-orang baru. Kita sebagai pelayan Kristus diwajibkan untuk setidaknya menyebutkan posisi kita secara terbuka sehingga kita menggunakannya sebagai momen pembelajaran bagi domba-dombanya mengikuti kita. Bukan menutup-nutupi dosa tersebut dan tidak berani mengucapkan kebenaran. Saat mereka tidak mengatakan apa-apa tentang masalah seperti aborsi berarti mereka memperbolehkan hal itu dan para jemaatnya juga tidak tahu bahwa itu salah !

3. Kitab Perjanjian Lama hampir benar-benar diabaikan.

Di gereja ini, Perjanjian Lama diperlakukan hanya sebagai  jenis dan bayangan untuk ilustrasi khotbah tetapi tidak memiliki nilai nyata mengenai standar hidup kita saat ini. Seperti yang saya tampilkan dalam artikel ini, posisi saya adalah bahwa Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama secara organik terhubung, dengan bangunan baru pada Lama, bukan memberantasnya sama sekali tapi melengkapi dan saling menguatkan !

4. Orang yang hidupnya bermoral kacau diizinkan untuk mengajar dan memimpin pelayanan atau gereja.

Salah satu pendeta itu mengatakan bahwa percabulan dan kemabukan merajalela di banyak gereja penginjilan bahkan di antara para pemimpin kelompok kecil dan para pemimpin lainnya di gereja-gereja lokal ! Hal ini terjadi !

5. Gembalanya sering berbicara mengenai hal-hal yang melawan Gereja yang institusional atau gereja lama yang ada.

Banyak pendeta hypergrace terus mengecam gereja yang konservatif dalam nilai-nilai mereka karena mereka percaya gereja yang mewakili “sekolah tua” yang tidak lagi relevan dengan budaya saat ini.

6. Gembala ini berkhotbah  yang melawan persepuluhan.

Meskipun saya percaya persepuluhan terbawa ke dalam Perjanjian Baru, saya percaya itu lebih dari prinsip Alkitab yang mendahului Hukum Musa (Abraham, Ishak dan Yakub semua memberikan perpuluhan sebelum Musa memberi hukum), diajarkan oleh Yesus (Mat. 23) dan disebutkan dalam ayat-ayat lain, seperti Ibrani 7.

Pendeta ini mengecam persepuluhan sebagai hukum yang sudah dilakukan jaman dulu oleh Kristus.

7. Gembala atau Pemimpin rohani mereka hanya berkhotbah tentang pesan motivasi positif atau ‘Motivation’ saja.

Mereka yang menghadiri gereja hypergrace hanya mendengar pesan-pesan positif tentang bagaimana hidup sehat, miliki kekayaan, kemakmuran, kasih Allah, pengampunan Allah dan bagaimana untuk berhasil dalam hidup. Meskipun saya setuju akan hal-hal tersebut dan kadang-kadang mengajarkan tentang topik-topik ini, tapi kita harus berhati-hati untuk memasukkan ke dalam khotbah kita. Bukan hanya hal-hal itu saja tapi juga harus diimbangi dengan PERTOBATAN – REPENTANCE,  KEKUDUSAN – HOLINESS.

Kisah Para Rasul 20:11, 26-27 (TB)  Setelah kembali di ruang atas, Paulus memecah-mecahkan roti lalu makan; habis makan masih lama lagi ia berbicara, sampai fajar menyingsing. Kemudian ia berangkat.
Sebab itu pada hari ini aku bersaksi kepadamu, bahwa aku bersih, tidak bersalah terhadap siapa pun yang akan binasa.
Sebab aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah kepadamu.

8. Anggota pengerja penting dalam gereja masih secara teratur menjalani kehidupan yang penuh dosa dengan tanpa rasa berdosa.

Mereka yang menghadiri sebuah gereja hypergrace kemungkinan besar akan menemukan bahwa, karena ‘penekanan kuat pada kasih karunia’ – tanpa mengajar terhadap dosa atau pertobatan, penghakiman atau neraka-ada suasana hidup yang santai penuh kasih karunia tanpa ada rasa takit akan Tuhan, dengan banyak terlibat dalam percabulan dan kemabukan serta berbagai kejahatan fisik lainnya.

Alasan untuk ini adalah “hukum adalah penuntun kita yang menuntun kita kepada Kristus” (Gal 3:24) karena melalui (moral) hukum Taurat, orang mengenal dosa (Rom 3:20). Jika hukum moral dari Sepuluh Perintah Allah tidak diberitakan atau tidak disinggung, maka dalam ketidaktahuan, masyarakat akan hidup bodoh dan akan menjadi seperti orang buta menuntun orang buta.

Kesimpulannya : HATI-HATI SAAT INI PENYESATAN SEDANG BERLANGSUNG DIMANA-MANA. BAIK MELALUI PENGAJARAN YANG ENAK DIDENGAR, HANYA BERKAT-BERKAT SAJA… BAGAIMANA MENJADI KAYA, SEHAT, DIBERKATI… WALAUPUN ITU TIDAK SALAH, TAPI HARUS BERIMBANG DENGAN PENGETAHUAN AKAN DOSA, PERTOBATAN, KEKUDUSAN, PENGHAKIMAN, NERAKA ITU ADA BAGI YANG MELAKUKAN DOSA !

DAN TIDAK HIDUP DALAM KEMUNAFIKAN !
APA YANG TUHAN BERIKAN SECARA GRATIS, MAKA DENGAN GRATIS PULALAH FIRMAN ITU KAMU BERIKAN PADA ORANG LAIN AGAR TERJADI PERTOBATAN SECARA MELUAS !

KERJAKAN KESELAMATANMU DENGAN TAKUT DAN GENTAR AKAN TUHAN !!!

Print Friendly and PDF

Kesaksian - Tipuan Lucifer : "Sekali Selamat Tetap Selamat"


Ini adalah kesaksian dari Neraka
Cuplikan dari buku nubuat berjudul “Ketika aku berada di luar tubuh aku melihat Tuhan, neraka dan orang orang mati” oleh Dr Roger Mills. Dia menyingkapkan apa yang Tuhan perlihatkan kepada dia di neraka. Dia memberitakan peringatan dari Tuhan kepada yang terhilang, dan apa yang akan terjadi kepada mereka yang tidak mau bertobat, suam kuku, tidak mau taat, munafik, termasuk jemaat dan pelayan di neraka, kecuali mereka bertobat. Ini adalah yang Tuhan katakan di Matius 7, 21-23. Peringatkan dan share kepada yang lain.

Hamba yang Tidak Setia
Ada suara pria dari sebuah sel berteriak “Biarkan aku keluar ! lepaskan aku!” dan aku melihat seorang pria kulit putih dengan jubah putih gembel. Dia melihat ke arah Tuhan Yesus berdiri, tetapi dia tidak melihat kami. Tuhan Yesus berkata “Orang ini dahulu adalah hambaKu ketika dia berada di bumi. Dia pendeta yang di urapi menggembalakan gereja beranggotakan 25 orang” Aku bertanya kepada Tuhan Yesus. “Apakah dia benar seorang pendeta?” “Ya. Dia adalah salah satu hambaKu yang tidak puas dengan memiliki gereja kecil. Dia menggerutu tentang keuangan gereja, tidak merasa cukup, dia merasa tidak puas. Jadi Aku menunjukan FirmanKu dimana dikatakan:

Matius 25:23 : Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.


Tuhan Yesus melanjutkan “Tetapi dia tidak sabar, jadi dia berhenti berkhotbah tentang kebenaran dan dia berbohong kepada jemaat. Beberapa pergi dari gereja, dan sisanya tetap tinggal. Aku menegurnya secara kuat dengan Roh-Ku, bahwa pengajaran dan khotbahnya bukan kebenaran. Dia berkata dalam hatinya “jika aku berkhotbah tentang apa yang orang mau dengar, maka aku akan bisa punya gereja yang besar”

Tuhan Yesus berkata ” Gereja nya benar bertambah jemaatnya. roh jahat menggoda hatinya dengan nafsu dan cinta uang. Hatinya dipenuhi kebohonganm dia tidak lagi mengatakan bahwa Aku adalah satu satunya Juruselamat manusia. Dia berkhotbah ada banyak jalan menuju Tuhan, padahal dia mengetahui Firman-Ku yang mengatakan “Aku adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup, Tidak ada yang dapat datang kepada Bapa kecuali melalui Aku” (Yohanes 14:6)


Tuhan Yesus berkata “DIA JUGA BERKHOTBAH KEPADA ORANG BANYAK SEKALI SELAMAT, ENGKAU AKAN SELAMANYA SELAMAT, DAN APAPUN YANG KAU LAKUKAN, KAU TIDAK DAPAT KEHILANGAN KESELAMATAN. PENDETA INI MENDORONG BANYAK ORANG UNTUK BERDOSA.” Dia menjadi kaya dari khotbah seperti ini. Aku datang kepadanya banyak kali dengan Roh Kudus untuk mengatakan hentikan perbuatan yang salah, tetapi dia menolak untuk mendengar. Bahkan, dia menjadi lebih buruk, dan berzinah dengan perempuan yang sudah menikah di gereja. Dia minum alkohol setiap hari, dan menjadi alkoholik. Suatu hari dia minum terlalu banyak alkohol sewaktu mengendarai mobil dan dia menabrak mobil lain, membunuh pengemudinya dan dirinya sendiri. Ketika dia mati dia harus ke Neraka. Dia berada di sini karena dia tidak bertobat dari perbuatan dosa dosanya.”

Ketika orang ini melihat Tuhan Yesus dia berkata “Tuhan aku tahu Engkau datang untuk melepaskanku, aku ini sudah jadi baik.” Tuhan berkata “Martin, kau tahu alasan kenapa engkau berada di sini.” Martin Berkata “Aku berkhotbah kepada ratusan orang untukmu. Aku memberitakan kasihmu. Aku menyuruh mereka datang ke gereja.” Tetapi Tuhan Yesus menjawab “YA, KAU MEMBUAT BANYAK ORANG DATANG KE GEREJA, DAN ALASAN MEREKA DATANG ADALAH UNTUK MENDENGAR APA YANG KAU KATAKAN, BUKAN YANG AKU KATAKAN. KAU TELAH MEMUTAR BALIKAN KEBENARAN INJILKU DENGAN KEBOHONGAN. KAU TUNDUK KEPADA BISIKAN ROH JAHAT, DAN MENYEBABKAN BANYAK ORANG DISESATKAN DARI KASIHKU”

– 1Tim4,1-2 … “Roh Allah dengan tegas mengatakan bahwa di masa-masa yang akan datang, sebagian orang akan murtad, mengingkari Kristus. Mereka akan patuh kepada roh-roh yang menyesatkan dan mengikuti ajaran-ajaran roh jahat, yang disampaikan melalui orang-orang munafik yang membohong. Hati nurani orang-orang itu sudah gelap.”

Tuhan Yesus melanjutkan, “Jika saya kau mendengar kebenaran dan taat, kau tidak akan berada di sini sekarang.” Orang itu berteriak “Biarkan aku keluar Tuhan! lepaskan aku!” mata Tuhan Yesus mengeluarkan air mata, dia berkata “Aku tidak mengirimu ke sini di neraka. Kau mengirim dirimu sendiri dengan sengaja melanggar perintahKu dan tidak mau bertobat. Maafkan Aku, Martin, tetapi permintaanmu ditolak. Kau harus di hukum atas dosa dosamu”. Kami berjalan menjauh, orang itu terperangkap di dalam sellnya, berusaha menggapai kami, dengan geram dan marah berteriak menghujat. Tidak lama kemudian tubuhnya terbakar dengan api. Dia berteriak kesakitan ketika api melelehkan daging wajahnya hingga tulangnya menjadi hitam. Aku sangat ketakutakn. Tuhan Yesus berkata kepadaku “Ingat yang Kukatakan di injil Matius pasal 25 ayat 30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”


Yakobus 1:12-16– … “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!”

Filipi 2:12 “Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar , bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,”
Print Friendly and PDF

Monday, October 26, 2015

Cara Membuat Lilin Gel (Gel Candle)

Alat yang dibutuhkan:

- Kompor

- Kaleng Bekas / panci yang ga kepake (jangan yang di buat masak ya)

- Pengaduk (sendok / yang lainnya, sebaiknya ga terbuat dari plastik, kayu lebih di sarankan)

Bahan untuk membuat lilin Gel:


- Gelas Kaca


- parafin cair


- Polimer PVC 


- Sumbu Lilin.


- Cat Minyak (warna tergantung yang kita butuhkan, dan jangan sekali2 mengganti dengan cat / pewarna yang harus dicampur dengan air)


- Hiasan Tahan Panas (bisa dari batu, pasir, dll sesuai kreativitas dan bahan yang ada di sekitar kita)


untuk polimer pvc dan parafin mudah di dapatkan di toko kimia,
harganya cukup terjangkau dan di jual bebas.
Cara pembuatannya :

- Panaskan parafin cair dalam panci dengan temperatur sedang (takaran sesuai kebutuhan aja), setelah panas larutkan serbuk polimer pvc secukupnya, hingga campuran terasa cukup kental

- Jangan lupa masukkan juga sumbunya dalam rebusan paraffin+polymer itu tadi. (agar sumbu tidak mudah habis)

- Setelah larut sempurna angkat dulu sumbunya lalu dinginkan, kemudian cairan gel yang sudah jadi tadi dicampur dengan cat minyak,
disini jangan menggunakan cat / pewarna yang larut dalam air, resikonya bisa warna ga tercampur, fatalnya dalam larutan bisa timbul busa yang meluap kalo kena api bisa kebakar. 

- Letakkan sumbu pada gelas kaca / media yang akan digunakan sebagai wadah lilin gel, tata letak hiasan yang diinginkan di dalamya.

- tuangkan sedikit demi sedikit larutan yang sudah dicampur dengan pewarna dalam gelas tadi, perlahan2 biar hiasan ga berpindah tempat, dan sumbunya juga ga pindah posisi (hati2 cairan dalam keadaan panas, wajib menggunakan pengaman).

- setelah terisi penuh (kira2 hingga ujung gelas) tinggal didiamkan, tunggu dingin dan membeku jadi gel.
 
- Untuk hasilnya sesuai kreativitas masing2. 

Tips :
- untuk membuat lilin yang beraneka warna bisa dengan cara memisahkan larutan gel (polimer pvc +parafin) yang awalnya bening, untuk di campur dengan warna2 yang di butuhkan, tantunya di wadah yang berbeda.

- pencampurannya jangan serempak untuk beberapa warna yang berbeda, tunggu warna dasar dulu beku baru tambahkan lagi. begitu seterusnya hinggga penuh.

- Kalo ingin beraroma tambahkan aja minyak aroma terapi kedalamnya.



Keunggulan Lilin Gel dibanding Lilin Biasa :
- Dapat di campur dengan aroma terapi.

- Lilin lebih awet dan tidak mudah menguap.

- bisa juga sebagai hiasan ruangan.

- memiliki nilai seni tersendiri.

- kalo dinyalakan cahaya di sekitar gelas lilin keliatan lebih indah 0.0

- cocok bagi yang mau membuat bisnis, harga jualnya relatif lebih tinggi dari lilin biasa. $.$

- kalo yang mau nikah cocok nih jadi cindramata 

Gambar Lilin Gel:











Print Friendly and PDF

Monday, October 12, 2015

3 Roh ini bekerja “lembur” di Akhir Zaman dan siap menjatuhkan orang Percaya!

Syalom saudara-saudara terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus,
Tahukah anda bahwa hidup di ahkir zaman sungguh merupakan sebuah peperangan rohani yang besar? Iblis tahu bahwa waktunya sudah semakin dekat sehingga pasti mereka tidak akan tinggal diam. Mereka akan berusaha semaksimal mungkin menjatuhkan setiap orang percaya.

Perlengkapan Senjata Allah

armor-of-god-classic
armor-of-god-classic
Alkitab dengan jelas memberitahukan kita untuk kita selalu menggunakan semua perlengkapan senjata Allah (Efesus 6). Jika anda teliti membacanya akan menemukan beberapa hal yang penting untuk diketahui seperti berikut
Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, ~Ef 6:10-18
Alkitab dengan jelas memberitahu bahwa kita harus kuat dalam Dia dan kuasaNya, bukan kekuatan kita! Sebelum masuk dalam peperangan rohani, kita perlu kuat dulu. Ayat di atas juga memberikan 2 kategori perlengkapan senjata Allah, yaitu senjata untuk bertahan dan senjata untuk mengadakan perlawanan. Senjata untuk bertahan kita gunakan karena Iblis selalu menyerang kita kapan pun ia tahu kita membuka celah. Pedang Roh atau Firman merupakan senjata untuk kita mengadakan perlawanan, seperti saat Yesus dicobai di padang gurun. Namun, yang tidak kalah penting ialah anda harus tahu siapa musuh anda. Ayat di atas memberikan keterangan yang sangat jelas mengenai musuh kita, yaitu tipu muslihat iblis. Musuh kita bukan iblis lagi, karena ia telah dikalahkan oleh kematian Tuhan Yesus. Strateginya sekarang ialah menggunakan tipu daya.

Berikut adalah 3 roh yang bekerja di akhir zaman lewat tipu muslihatnya

Roh Izebel

roh-izebel
roh-izebel
Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:  Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama. Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala. Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinahnya. ~Wahyu 2:18-21
Roh Izebel adalah roh dominan yang akan menukarkan peran suami dan istri (Izebel dominan terhadap Ahab). Salah satu cara yang paling ampuh dari iblis untuk menghancurkan anak-anak Tuhan ialah dengan merusak rumah tangga mereka. Distorsi peran akan menimbulkan efek berkepenjangan, seperti hancurnya rumah tangga. Jika orang tua tidak utuh lagi, efeknya akan langsung dialami oleh generasi mereka. Kehilangan otoritas dari keluarga membuat anak tidak akan dalam lingkungan itu. Biasanya mereka yang tidak puas dengan keadaan rumah akan melampiaskan pada pergaulan. Itulah sebebnya suami harus kembali kepada perannya sebagai imam dan kepala rumah tangga, demikian juga istri.
Bukan hanya itu, Alkitab menuliskan bahwa roh Izebel merupakan roh penyembahan berhala, dan roh perzinahan. Iblis menipu kita bahwa berhala itu ialah patung, dll. Namun segala sesuatu yang didahulukan daripada Tuhan adalah berhala. Saat ini dunia menawarkan banyak hal yang bisa membuat kita nyaman dan melupakan aktivitas dengan Tuhan. Banyak anak-anak Tuhan yang lebih gemar dengan gadget ataupun menghabiskan waktu di depan televisi hanya untuk yang kurang bermanfaat, seperti infotaiment, dll. Hati-hati terhadap roh Izebel.
Izebel dalam 1Raja-raja 19 bersumpah akan membunuh Elia. Roh inipun telah masuk ke dalam gereja, dengan melumpuhkan anak-anak Tuhan lewat intimidasi dan ketakutan. Berapa banyak anak-anak Tuhan akhir-akhir ini memilih untuk tidak melayani hanya karena teringat dengan masa lalu mereka. Iblis berkata “kamu tidak layak” sembari mengingatkan masa lalu kita. Jika iblis mengingatkan anda tentang masa lalu anda, ingatkan dia masa depannya, yaitu dalam neraka yang kekal!
Roh izebel juga merupakan roh yang egois dan suka memaksakan kehendak sendiri. Dalam gerejae, masalah kecil saja bisa jadi perpecahan jika kita mempertahankan ego. Menariknya iblis selalu berhasil menghasut agar kita meninggalkan pelayanan. Roh ini membuat kita susah menundukkan diri terhadap otoritas, suka membangkan dan lebih suka pamer kerohanian. Kita berdoa dan melayani tetapi hanya untuk status rohani.

Roh Antikristus

dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus  dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. ~1 Yoh 4:3
Kristen KTP
Kristen KTP
Roh antikistus pada dasarnya adalah roh agamawi. Secara identitas mungkin beragama Kristen, tetapi justru tidak mengenal Yesus secara pribadi. Singkat kata, lebih cocok disebut kristen KTP atau kristen yang belum lahir baru. Kegiatan rohani dan aktivitas gereja hanya merupakan rutinas belaka.
Banyak aliran gereja yang saai ini menganut “Father center”, sehingga ketuhanan Yesus dan keilahian Roh Kudus diabaikan. Adapula yang menganut “Jesus Center”, sehingga Bapa dan Roh Kudus dibaikan. Padahal kita percaya kepada Allah tritunggal.
Roh ini akan bekerja semaksimal mungkin agar kita meninggalkan iman kita. Hati-hati terhadat berkat akhir-akhir ini. Iblis akkan menawarkan sesuatu yang lebih besar, yang mungkin saja akan menyita waktu anda untuk beribadah dan berbakti kepada Tuhan. Perlahan tapi pasti, ia akan mebuat kita berjalan tanpa Tuhan, sampai di suatu titik nanti,  ia akan meninggalkan anda dalam keadaan hancur.

Roh Babel

Roh Babel
Roh Babel
Babel adalah suatu kerajaan yang dibangun oleh Nimrod salah satu dari keturunan Ham. Nimrod adalah manusia yang mula-mula paling berkuasa dimuka bumi ini. Anda tentu tahu bagaimana Alkitab mencatat peritiwa saat Tuhan menghancurkan menara babel. Roh ini adalah roh “aku”. Jika keakuan kita lebih besar maka Tuhan akan semakin kecil dalam hidup kita. Kita bukanlah apa-apa tanpa Tuhan.
Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” ~Yoh 3:30
Keakuan juga sama dengan kesombongan. Tahukah anda bahwa tidak ada orang mabuk yang benar-benar sadar dia sedang mabuk? Demikian juga dengan kesombongan. Dosa ini kadang tidak bisa dikenali kapan munculnya. Bisa saja memiliki sesuatu yang lebih sedikit daripada orang lain, kita sudah sombong dalam hati kecil. Roh inipun masuk dalam gereja. Sepertinya pelayanan sukses karena “aku”, semua jemaat diberkati karena “aku”. Hal ini baru benar-benar bisa disadari jika kita merendahan diri dalam hadiratNya. Berapa banyak anak-anak Tuhan yang karena sudah fasih lidah sudah jarang mempersiapkan diri saat pelayanan? “Ah, itu gampanglah”, pungkasnya. Betapa sombong dan angkuhnya anak-anak Tuhan yang sudah mahir dan berbakat bermain musik tetapi mengabaikan persiapan? Salah satu cara terbaik melayani Tuhan adalah dengan mempersiapkan diri melayaniNya, apapun bentuk pelayanannya. Jangan pernah memulai konser sebelum menyetel alat musik.
Roh arogansi ini juga berhasil merusak gereja Tuhan dengan mengatakan denominasiku yang paling benar! Berdebat tiada henti hanya untuk hal yang tidak perlu dipusingkan. Inilah yang menyebabkan doa Tuhan Yesus di Yohanes 17 belum digenapi sampai saat ini. Berhentilah mengagung-agungkan merek gereja, dan mulailah berfokus kepada Tuhan yang punya gereja.
Roh babel juga akan menghasut setiap orang percaya lebih banyak melakukan aktivitas rohani dibandingkan dengan memperhatikan kerohanian sendiri. Banyak anak-anak Tuhan yang lebih gemar menyetel musik rohani, tetapi malas untuk menyembah. Mereka lebih gemar mendengar khotbah-khotbah daripada melakukan saat teduh pribadi, ataupun lebih gemar membaca renungan tanpa Alkitab. Hal ini tentulah tidak salah, namun waspadalah akan strategi dari roh babel. Kita harus bisa menempatkan mana yang utama, mana yang sebagai pelengkap. Semua hal ini bisa menjerumuskan kita pada rutinitas.

“Sadarlah dan berjaga-jagalah”! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa  yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. ~ 1 Pet 5:8

Print Friendly and PDF

Perbedaan Pengangkatan dan Penyingkiran!

Shalom sahabat FresOn, pada kesempatan kali ini kita akan belajar tentang Penyingkiran di Akhir Zaman. Sedikit mengulas, admin pernah membahas topik ini. Jika anda belum membacanya, silahkan klik di sini.
Rapture
Rapture
Masih banyak orang tidak bisa menyamakan antara Pengangkatan dan Penyingiran. Mungkin Anda termasuk orang-orang yang pernah mendengar orang berkhotbah “yang satu akan diangkat, yang lain akan ditinggalkan”. Mungkin yang mereka maksudkan adalah ayat ini
Aku berkata kepadamu: Pada malam itu ada dua orang di atas satu tempat tidur, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Ada dua orang perempuan bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. ~Lukas 17:34-35
KJV : I tell you, in that night there shall be two men in one bed; the one shall be taken (paralambanō) , and the other shall be left. Two women shall be grinding together; the one shall be taken (paralambanō), and the other left.
Kata paralambanō (diambil) berbeda dengan kata analambanō (diangkat).
Kata paralambanō ini juga digunakan dalam Matius 2:13 dimana tertulis :
Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah (paralambanō)Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.
Jeff Hammond menjelaskan arti kedua kata ini demikian:

Paralambanō menunjukkan sesuatu dengan jalan horizontal, sedangkan analambanō menjelaskan sesuatu dengan jalan vertikal. Dengan demikian, penyingkiran dan pengangkata itu jelas berbeda.

Murka Allah
Murka Allah
Lalu kapan penyingkiran itu terjadi? Dalam perikop ayat di atas sebenarnya terdapat kisah mengenai Murka Tuhan yang turun atas Sodom dan Gomora. Perhatikan baik-baik bahwa Tuhan tidak mengangkat Lot dan Isterinya, tetapi memindahkannya. Inilah makna dari penyingkiran itu, yakni memindahkan orang percaya sebelum Murka Allah turun.
Mungkin saudara-saudara sedikit bingung mengapa di artikel pertama admin mengatakan bahwa gereja tidak akan disingkirkan menurut ayat 2 Tes 2:7-8. Admin masih yakin konteks ayat itu bukan gereja karena kata yang dipakai dalam frasa “taken” bukan paralambanō tetapi ginomai.
Perhatikan baik-baik, jika Masa murka Allah itu baru terjadi di 3,5 tahun kedua. Sejauh ini kita bisa berkesimpulan bahwa gereja masih akan masuk dalam pemerintahan Antikristus (3,5 tahun pertama).
Print Friendly and PDF

Apakah betul gereja atau orang percaya akan “disingkirkan” sebelum pemerintahan Antikristus?

Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang “menahan”. Kalau yang menahannya itu telah “disingkirkan”, pada waktu itulah si pendurhaka baru (antikristus) akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. ~2 Tes 2:7-8
Banyak artikel yang menyamakan antara pengangkatan dan penyingkiran. Sesungguhnya kedua kata tersebut berbeda. Jika ayat di atas ditafsirkan bahwa yang menahan itu gereja, berarti gereja jugalah yang akan disingkirkan. Apakah ini benar?
Berikut adalah petikan asli ayat di atas:
For the mystery of iniquity doth already work: only he who now letteth will let (κατέχω:to hold down :menekan, until he be “taken out” (γίνομαι: confiscated: disita) of the way. ~KJV Version
Sesungguhnya kata disingkirkan itu sama dengan kata “removed”. Kata ini sangatlah kasar. Kalau anda punya hutang pada sebuah bank dan tidak sanggup melunasi, maka pihak Bank akan datang menyita aset saudara. Itu sebabnya kata “disita” itu merupakan kata yang terdengar kasar. Saudara, kita adalah “mempelai” Tuhan Yesus, mustahil Yesus menjemput kita dengan kasar! Yesus menjemput kita dengan cara ἁρπάζω: harpazō, inilah yang dinamakan PENGANGKATAN!
Frasa “taken out” memang sangat pas untuk mengambarkan kata “penyingkiran”, dimana kata tersebut berarti “disita” atau “diambil”. Jika kata tersebut ditafsirkan sebagai pengangkatan, maka harusnya yang tertulis adalah “taken away” atau “dibawa”.
antikristus
antikristus
Perhatikan pula kata “menekan”, yang memberi kita arti bahwa “yang menekan” lebih kuat daripada yang ditekan. Yang di tekan itu adalah Antikristus. Kekuatan yang dimaksud disini ialah kekuatan politik yang lebih besar daripada kekuatan politik Antikristus.
Apakah gereja memiliki kekuatan politik sehingga berhak “menahan” Antikristus? Tidak!
Satu-satunya cara untuk mengetahui siapa yang “menekan” si Antikristus itu hanyalah dengan menafsirkan siapa “perempuan” yang menunggangi “binatang” (Antikristus) dalam Wahyu 17.
Kesimpulannya, apakah gereja atau orang percaya disingkirkan sebelum masa pemerintahan Antikristus? Boleh percaya, boleh juga tidak, yang benar adalah “yang menekan” si Antikristus akan Tuhan singkirkan, sehingga antikristus bisa menyatakan diri, dan itu bukanlah gereja!
Tuhan Yesus Memberkati
Print Friendly and PDF

Inikah maksud dari Blood Moon 28 September untuk Israel?

Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu ~Yoel 2:31
Pemandangan Blood Moon dari Yerusalem
Pemandangan Blood Moon dari Yerusalem
Shalom sahabat FresOn, banyak sekali yang masih menganggap bahwa fenomena Blood Moon adalah fonomena alam biasa. Hampir semua media massa dan orang awan beranggapan demikian. Padahal, fenomena ini tidak pernah terjadi dalam siklus tertentu, tetapi selalu acak. Berdasarkan data sejarah, setiap peristiwa tetrad, selalu ada hubungannya dengan bangsa Israel.
Lalu peristiwa apa yang terjadi di tanggal 28 September ini terhadap Israel? Seperti yang kita ketahui bahwa Perayaan hari raya Yom Kippur di tanggal ini diwarnai insiden serangan roket militerSuriah dan Hizbullah. Israel kemudian membalasnya lewat serangan udara di dataran tinggi Golan. Kerusuhan membesar saat militer Israel dan polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa melalui gerbang Al-Mugharbeh dan Al-Silsila. Aksi ini dikecam keras oleh Arab Saudi yang bersumpah akan menghadapi agresi Israel pada Masjidil Aqsa. Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al Jubeir, akan melakukan gerakan untuk menghadapi pendudukan Israel tersebut. Mungkinkah insiden ini akan menjadi perang besar yang Alkitab nubuatkan?
Rabbi Vaknin saat berdoa di Tembok Barat untuk Kedatangan Mesias
Rabbi Vaknin saat berdoa di Tembok Barat untuk Kedatangan Mesias
Rabbi Amram Vaknin adalah rabbi yang pernah meramalkan mengenai perang besar yang akan dihadapi bangsa Israel. (Baca di sini) Gill Nachman selaku murid rabbi Vaknin menjelaskan bahwa nilai numerik dari kata Ibrani untuk darah, (dam) adalah 44, menyinggung presiden ke-44 Amerika Serikat.
Vaknin meramalkan bahwa presiden ke-44 akan membawa pertumpahan darah (dam) kepada orang-orang Yahudi. Menariknya nubuatan ini dikatakannya sebelum Obama terpilih menjadi Presiden. Vaknin percaya bahwa hanya 44 ditambah satu, (45) , bisa melawan bahaya yang ditandai oleh Blood Moon. Angka ini mengacu pada angka Mesias.
Rabbi Vaknin menyerukan pertobatan orang-orang Yahudi dan dunia menjelang kedatangan Mesias. Saya mendengar kabar hari ini dari Israel bahwa sudah banyak orang Yahudi yang percaya. Sungguh luar biasa! Hampir semua nubuatan dalam Alkitab menuju penggenapannya.
Rabbi Vaknin bukan orang satu-satunya yang mengasosiasikan tetrad saat ini dengan penebusan Yahudi. Blood Moon pertama dan ketiga dalam siklus tetrad saat ini bertepatan dengan Paskah, dan yang kedua dan keempat dengan Hari Raya Pondok Daun, dan berhubungan erat dengan penebusan bangsa pilihan.
Situs yahadoot.net menggali perspektif Yahudi fenomena langit ini. Talmud membahas signifikansi peristiwa astronomi dalam sejarah manusia, yang menyatakan bahwa gerhana matahari adalah peringatan bagi bangsa-bangsa, sementara gerhana bulan menandakan bahaya bagi orang-orang Yahudi, yang disamakan dengan bulan.
Anda yang mengerti hal ini pasti terkagum-kagum menyaksikan seluruh penggenapan ini terjadi. Mazmur 89 mengatakan:
“Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus”
Orang-orang Yahudi percaya bahwa tanda di langit seperti Blood Moon merupakan saksi kesetiaan Tuhan atas mereka. Tuhan Yesus memberkati.
Print Friendly and PDF

PERNYATAAN MENGEJUTKAN dari Paus Francis

Shalom sahabat FresOn,
PAUS memproklamirkan diri “Wakil Kristus” dan menyerukan PESAN DARI KEGAGALAN Yesus di kayu salib saat berkhotbah di NEW YORK’S ST. PATRICK’S CATHEDRAL .
Pope at NEW YORK'S ST. PATRICK'S CATHEDRAL
Pope at NEW YORK’S ST. PATRICK’S CATHEDRAL
Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah ~1 Korintus 1:18
Alkitab jelas memberitahu kita bahwa Salib adalah satu-satunya jalan kepada Bapa di Sorga. Lalu apa jadinya jika pekerjaan yang Yesus lakukan itu gagal? Bukankah Yesus telah berseru di Golgota bahwa “Sudah Selesai”? Ini berarti bahwa kita telah dilayakkan oleh pengorbananNya dan memiliki akses kepada Bapa.
Berikut adalah petikan pernyataan Paus

“Salib menunjukkan kita cara yang berbeda untuk mengukur keberhasilan. Kita ada untuk menanam benih. Allah melihat buah dari pekerjaan kita. Dan jika pada waktu usaha dan karya kita tampaknya gagal dan tidak menghasilkan buah, kita harus ingat bahwa kita adalah pengikut Yesus Kristus dan hidupNya, secara manusia, berakhir dengan kegagalan, kegagalan salib.”

Bukankah justru kematianNya di kayu salib merupakan kemenangan bagi kita? Karena saliblah kita menerima pengampunan dari semua dosa-dosa kita.
Selain mengatakan mengatakan bahwa Yesus telah gagal di kayu Salib, dan mendukung kaum Gay, kini Paus Francis terang-terangan mendukung penggunaan Chip RFID.

Pope Francis
Pope Francis
Langkah kontroversial kini diambil oleh gereja Katolik setelah pemimpin tertinggiya Paus Francis memberikan dukungannya atas penggunaan teknologi RFID. Tentunya kecaman besar datang dari banyak pihak, bahkan dari kalangan umat Katolik sendiri, mengingat implan RFID adalah alat yang nantinya digunakan oleh Antikristus, dan hal ini tertulis jelas dalam Alkitab.
Selama beberapa minggu belakangan, Paus berbicara kepada banyak orang terkait pandagannya menggunakan teknologi RFID. Ia meyakinkan para pengikutinya bahwa penggunaan teknologi ini dengan cara mengimplannya tidak ada hubungannya dengan kerohanian.

Ia berkata “Kami telah memeriksa kitab suci secara menyeluruh, dan saya dapat mengatakan dengan yakin bahwa tidak ada yang menunjukkan bahwa Chip RFID adalah sesat atau milik Iblis . Perangkat ini adalah berkat dari Tuhan sendiri, diberikan kepada umat manusia untuk memecahkan banyak penyakit di dunia. “


Ia sendiri mendorong umat untuk berfikir lebih terbuka terhadap perubahan teknologi yang semakin maju. Uskup Roma juga menjelaskan kegembiraannya atas implan RFID nantinya yang menjadi prosedur wajib bagi semua karyawan dan warga Vatikan.
Saat ini beberapa negara telah terang-terangan menggunakannya, terutama Amerika dan Eropa. Diprediksikan seluruh dunia akan menggunakan Chip ini sampai tahun 2017.

Sumber: nowtheendbegins.com
Print Friendly and PDF

“Karpet Merah” kedatangan Mesias – Bagian 1

Shalom sahabat FresOn, anda tentu memiliki orang-orang yang anda kasihi, entah itu pasangan, kerabat, orang tua, ataupun kolega. Bayangkan anda sudah berpisah begitu lama, sehingga perasaan ingin bertemu begitu besar. Tiba-tiba orang yang anda kasihi tersebut memberi tahu bahwa ia akan segera bertemu dengan anda. Apa yang anda lakukan? Ya, PERSIAPAN!
Mungkin ada yang membuatkan surprise, ada yang bersih-bersih rumah, ada yang belanja makanan, dll. Pertanyaannya adalah persiapan apa yang kita lakukan jika Yesus telah memberi sinyal bahwa Ia akan datang segera? Seorang Pemimpin negara sebelum tiba di negara lain, terlebih dahulu dipersiapkan karpet merah  sebagai tanda penyambutan.
Lalu, “Karpet Merah” apa yang perlu kita gelar bagi kedatangan Raja kita? Apakah kita hanya bermalas-malas saja? Ataukah kita pergi menjual semua harta kita? Tentu sikap demikian keliru.
Dalam Khotbah Besar Yesus tentang Akhir Zaman (Matius 24 dan 25), Ia meninggalkan 6 Pesan penting dalam 6 Perumpamaan. Kedua pasal ini merupakan pasal Profetis yang sifatnya pasti digenapi! Apa sajakah itu? Simak berikut ini:

1. Perumpamaan tentang pohon Ara (Matius 24:32-35)

Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. ~Matius 24:32-35
Israel
Israel
Pesan Moral : Israel adalah pohon ara itu. Bertunas memiliki arti merdeka. Perhatikan baik-baik bahwa Alkitab menuliskan dengaan begitu jelas bahwa saat Israel sudah merdeka, itu artinya musim panas sudah dekat! Musim panas adalah musim menuai! Saat ini belahan dunia mana yang tidak terjamah oleh Tuhan? Timur tengah sekarang telah dilanda oleh kehausan akan kebenaran. Beribu-ribu orang telah menjadi percaya. Demikian juga di Aceh, saya membaca bahwa 20.000 warga Aceh kini murtad dari agamanya.
Perhatikan dengan seksama ayat diatas, Alkitab berkata bahwa saat jiwa-jiwa sudah mulai dituai, waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu! Kita harus bisa menjadi genrasi yang tahu tanda-tanda itu, jangan terlena dengan dunia! Perhatikan kecaman Yesus ini :
Yesus berkata pula kepada orang banyak: “Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi. Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi. Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini? ~Lukas 12:54-56
Print Friendly and PDF

“Karpet Merah” kedatangan Mesias – Bagian 2

2. Perumpamaan tentang Nuh (Matius 24: 37-44)
noah-and-the-ark
noah-and-the-ark
“Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” ~Matius 24:37-44
Pesan Moral : Alkitab jelas menganalogikan bahwa kedatangan Anak Manusia sama dengan keadaan di zaman Nuh. Masih ingatkah Anda saat nabi Nuh memberitahu mereka akan datangnya air bah? Apa respon orang-orang saat itu? Bayangkan saja, Nuh membangun bahtera itu ratusan tahun dan bukan di saat hujan besar datang. Pastilah ia jadi bahan ejekan.
Yang menjadi penekanan dari kisah ini adalah bahwa Tuhan memberi tahu waktu kapan Ia akan meluluhlantaka bumi.
Sebab tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya, dan Aku akan menghapuskan dari muka bumi segala yang ada, yang Kujadikan itu.” ~Kejadian 7:4
Ini menjadi peringatan keras bagi kita. Sudah banyak hamba-hanba Tuhan yang meneguhkan bahwa kedatanganNya sudah semakin singkat. Bagaimana respon kita? Apakah kita masuk dalam bilangan orang-orang yang Petrus dan Yudas nubuatkan?
Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. ~2 Pet 3:3
Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: “Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka.” ~Yudas 1:18 
Yang paling penting dari kisah Nuh ini adalah saat Tuhan sendiri yang menutup pintu bahtera itu (Kej 7:16b). Ini berbicara soal kasih karunia. Saya percaya limit waktu yang Tuhan berikan itu ada. Jika hari ini kita mendengar suaraNya jangan keraskan hati. Mari bertobat sebelum waktuNya habis.
Tidak mau tahu
Tidak mau tahu
Jika diumpamakan, orang yang tidak mau mendengarkan peringatan Tuhan itu sama seperti situasi di sebuah desa yang terletak dibawah kaki gunung merapi. Pada tahun 1994 mereka sudah diingatkan bahwa gunung merapi akan segera meletus. Meski diperkirakan beberapa bulan lagi, namun mereka diharapkan untuk waspada dan segera pergi meninggalkan daerah mereka. Beberapa dari mereka ada yang pergi, namun ada yang tidak mau meninggalkan kenyamanan mereka. Mereka pikir meletusnya masih lama sehingga mereka tidak perlu berwaspada. Akibatnya pada 22 Nov 94, awan panas berkecepatan 300 km/jam dengan suhu 600 derajat celcius melanda desa itu dan memakan korban 100 jiwa, serta melukai 68 orang, dan meluluh hancurkan ribuan rumah menjadi puing-puing.
Bukankah ketidakmauan untuk diberitahu merupakan bentuk kesombongan?
Print Friendly and PDF

“Karpet Merah” kedatangan Mesias – Bagian 3

3. Perumpamaan tentang hamba yang setia yang hamba yang jahat (Matius 24:45-51)
Parable of Two Servants
Parable of Two Servants
“Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
Pesan moral : Pasti anda akan setuju bahwa tuan di sini adalah Tuhan Yesus sendiri. Sebegitu bodohnyakah Tuhan Yesus memilih hamba-hamba yang bodoh? Saya percaya bahwa hamba-hamba tersebut adalah hamba-hamba pilihan, pilihan Tuhan Yesus sendiri! Masalah itu muncul saat hamba-hamba pilihan itu mulai berkata dalam hatinya Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk!
Kita sebagai anak-anakNya harus tetap bisa menjaga api kita. Seberapa banyak anak-anak Tuhan yang sudah mulai kendor hari-hari ini? Pastikan kita tetap mengawali dan menutup hari-hari kita dengan doa dan membaca Firman.
Kasih mula-mula
Kasih mula-mula
Itulah makanan dan kekuatan kita. Iblis tahu waktunya semakin singkat, sehingga ia tidak tinggal diam. Jika anda orang percaya, anda harus tahu bahwa anda termasuk sasarannya! Jika anda melayani, jangan padamkan roh anda. Jangan pernah lelah berkerja di ladangNya Tuhan. Apa yang anda kerjakan merupakan investasi kekal di sorga!
Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta. Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah. Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. ~Wahyu 2:2-5
Print Friendly and PDF

“Karpet Merah” kedatangan Mesias – Bagian 4

4. Perumpamaan 5 gadis bodoh dan 5 gadis bijaksana (Matius 25:1-13)
5 gadis bodoh dan 5 gadis bijaksana
5 gadis bodoh dan 5 gadis bijaksana
“Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka. Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia! Gadis-gadis itu pun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka. Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam. Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ. Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup. Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.”
Pesan moral : Admin pernah membahas kisah ini berdasarkan pernikahan adat Yahudi. (Silahkan baca di sini). Menurut adat Yahudi, Pernikahan itu berlangsung malam hari. Setelah kontrak dengan mempelai wanita selesai, mempelai pria akan datang dalam waktu dekat ke kediaman mempelai wanita. Dan ingat, jarak waktunya itu tidak mungkin sebulan, atau bertahun-tahun. Pernikahan sudah diumumkan, tinggal menanti kedatangannya saja. 10 wanita tersebut sebenarnya sudah melakukan persiapan, bahkan ke-10nya tahu peringatan bahwa mempelai itu datang. Hanya saja hanya 5 yang benar-benar siap, sedangkan 5 lainnya kurang persiapan.
Perhatikan pesan rasul Yakobus berikut:
Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat! ~Yakobus 5:7-8
Mempelai pria datang pada saat yang tidak begitu jauh dari pengesahan surat kontrak, tetapi tetap juga tidak bisa di duga. Pada zaman itu, pelita yang dipakai bentuknya seperti obor, dengan tongkat yang ujungnya ada semacam mangkok tembaga yang berisi minyak. Kemudian di mangkuk itu ditaruh sumbu yang agak panjang di mana sebagian sumbu itu dicelupkan kedalam minyak, dengan tujuan agar apinya dapat menyala terang dan indah. Tentulah pelita ini akan sangat membutuhkan minyak. Masalahnya muncul ketika 5 gadis bijaksana tahu bahwa mempelainya datang pada waktu yang tidak bisa diterka, dan karena minyak cepat habis, mereka membawa minyak cadangan. Sebaliknya, gadis-gadis yang bodoh juga pasti tahu bahwa minyak itu cepat habis. Keteledoran mereka melambangkan sikap berjaga-jaga yang setengah hati!
Mungkin kisah ini bisa memberikan kita pemahaman tentang berjaga-jaga.
7 Astronot
7 Astronot
Februari 2003, sebuah kecelakaan pesawat luar angkasa milik NASA menimbulkan kesedihan yang mendalam. 7 orang astronot tewas seketika. Keluarga korban berduka, tim NASA berduka, dan Colombia berduka. Apa yang menyebabkan kecelakaan itu terjadi? Selidik punya selidik ternyata ditemukan bahwa ketika para astronot itu mengudara ada lobang kecil di bagian sayap bawahnya. Namun para astronot itu mengabaikannya. Mereka menganggap bahwa lobang itu terlalu kecil sehingga tidak akan menyebabkan apa-apa. Namun apa yang terjadi? Beberapa menit seblum mereka mendarat kebumi, ketika pesawat hendak memasuki atsmosfer, ternyata tekanan atsmofer itu langsung menekan lewat kelobang kecil itu, tidak tau prosesnya bagaimana, dan akhirnya menyerang bahan bakar pesawat. Dalam waktu seketika, pesawat itu hancur, dan 7 orang di dalamnya tewas. Kesalahan kedua mereka sebenarnya ialah mereka melanggar aturan main. Seharusnya ketika berangkat dan mendarat, mereka harus memakai pakaian pelindung yang lengkap. Namun mereka mengabaikan hal itu. Mereka melepas semua itu, dan bersukacita dengan yakin bahwa mereka akan mendarat dengan selamat. Seandainya mereka memakai pelindung itu, masih ada kemungkin selamat dari kecelakaan itu. Kesalahan terbesar mereka ialah karena mereka tidak waspada dan tidak berjaga-jaga.
Intim dengan Tuhan
Intim dengan Tuhan
Tuhan memberikan pesan lewat perumpaaan ini agar kita harus senantiasa berjaga-jaga sepanjang hari. Berjaga-jaga bisa kita lakukan dengan tetap dekat dengan Tuhan. Semakin kita dekat dengan Tuhan, semakin sedikit potensi untuk jatuh dalam dosa. Bukankah dosa itu celah yang yang sungguh membahayakan seperti celah di pesawat tersebut?
Tuhan ingin agar Api kita tetap menyala! Untuk itu, diperlukan minyak untuk menjaga api kita tetap menyala untuk menanti Sang Mempelai kita datang. Haleluya…
Print Friendly and PDF

Berlanganan