Thursday, June 25, 2015

Mengubah Flashdisk Menjadi RAM Tanpa Software



      Flashdisk mungkin lebih sering kita kenal sebagai device penyimpanan yang simple. Namun tahukah anda ada cara mengubah flashdisk
menjadi RAM tanpa software?

      Ya! Dengan menggunakan Flashdisk Menjadi RAM Tanpa Software ini, anda dapat menggunakan Flashdisk anda sebagai
penyokong kinerja memory komputer. 

      Hal ini karena pentingnya memory dalam kinerja komputer karena dengan semakin besar  kapasitas RAM, komputer kita akan semakin meningkat kinerjanya, oleh karena itu tutorial ini akan sangat membantu anda dengan mudah. 

          Bagi anda yang tidak memiliki budget untuk upgrade RAM mungkin cara mengubah flashdisk
menjadi RAM tanpa softwareini bisa sangat membantu.

Hanya dengan bermodal flashdisk kita dapat membuat RAM tambahan. 

      Jika anda yakin untuk mengikuti Tips ini, anda harus merelakan salah satu port USB untuk dijadikan slot default Flashdisk RAM. Untuk langkah-langkahnya silahkan anda baca artikel di bawah ini:

1. Colokkan Flashdisk pada slot USB yang Anda kehendaki.

2. Klik menu Start>Control Panel>pilih ikon System. lalu klik tab
advanced.
3. Klik tombol Settings pada bagian Performance. Setelah itu klik tab
Advance pada jendela Performance Options, lalu klik tombol Change di
bagian Virtual Memory untuk menampilkan kotak penyetingan memory virtual.

4. Klik drive C:
5. Pilih opsi No Paging File pada radio Button yang ada, dan tandailah
books Set.

6. Pilih drive yang menyatakan Flashdisk Anda. Setelah itu tandai opsi
System Managed Size pada radio button.lalu kliklah tombol Set. 

Kalau ternyata rekomendasi total paging file size-nya terlalu besar, anda bisa
memasukkan nilai kapasitas total Flashdisk.

7. Klik OK,,dan Restart komputer anda

Namun sebagai catatan ada sebagian orang yang mengatakan Mengubah
Flashdisk Menjadi RAM Tanpa Software ini dapat merusak flashdisk, namun
jika anda hanya ingin mencoba apa salahnya
Print Friendly and PDF

10 Perusahaan Besar Yang Mengendalikan Pilihan Anda




      Sebuah bagan menarik nongol di Reddit.com, Rabu (25/4) ini. Bagan itu menunjukkan bahwa sebagian besar produk yang dibeli konsumen dikontrol oleh segelintir perusahaan.

      Diagram itu dijuluki 'The Illusion of Choice' (Ilusi Pilihan).
      Kemudian bila anda tengok, Unilever misal, hampir memproduksi semuanya, mulai dari sabun Dove hingga kudapan coklat. Nestle memiliki banyak mainan besar, dari L'Oreal yang menyediakan perawatan dari ujung rambut hingga kaki dan juga merek jins, Diesel.
      Terlepas dari berbagai merek yang bisa dipilih, bila anda cermati semua kembali ke figur-figur besar tadi.

      Pernah bertanya-tanya mengapa anda tak bisa mendapat Coca Cola di restoran tertentu? Tentu saja, sejumlah merek dagang sudah terikat kerja sama dengan Pepsi. Bahkan di antara mereka menjalin kontrak seumur hidup!.

      Kemudian bila anda tengok, Unilever misal, hampir memproduksi semuanya, mulai dari sabun Dove hingga kudapan coklat. Nestle memiliki banyak mainan besar, dari L'Oreal yang menyediakan perawatan dari ujung rambut hingga kaki dan juga merek jins, Diesel.

      Terlepas dari berbagai merek yang bisa dipilih, bila anda cermati semua kembali ke figur-figur besar tadi.
Print Friendly and PDF

Bahas Tuntas e-KTP: Jangan Difotokopi, Micro Chip, Mind Control dan Illuminati


Mengapa e-KTP Tak Boleh di Fotokopi?
Apa Kelanjutan dari Pengumpulan “Identitas Elektronik” Hingga “Mind Control”?
Apa Hubungannya Dengan “New World Order” dan “Elit Illuminati”?

“e-KTP itu tidak mudah rusak. e-KTP tidak boleh difotokopi adalah untuk mencegah kerusakan dan pelayanan prima kepada masyarakat betul-betul terwujud. Sebenarnya tidak perlu fotokopi, ini perubahan mendasar di negara kita, mengubah mindset. Karena dengan fotokopi sangat mudah dipalsukan!
Akhir-akhir ini banyak orang membicarakan tentang e-KTP, apalagi setelah Mendagri mengeluarkan surat edaran tentang tak bolehnya e-KTP di steples hingga tak boleh di fotokopi dan masalah itu membuat rakyat makin bingung. Kini kami akan membahasnya dari e-KTP hingga identitas diri yang lebih canggih ke masa yang akan datang, yaitu mengenai pengumpulan data diri dan identitas pribadi secara tuntas.
e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik), merupakan Kartu Tanda Penduduk yang di buat secara elektronik, dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaan berfungsi secara komputerisasi. e-KTP didesain dengan metode autentikasi dan pengamanan data tinggi. Hal ini dapat dicapai dengan menanamkan chip di dalam kartu yang memiliki kemampuan autentikasi, enkripsi dan tanda tangan digital.
http://www.baratamedia.com/wp-content/uploads/Mendagri-Gamawan-Fauzi1.jpg
Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi
Isyu yang terus berkembang akibat tidak bolehnya e-KTP di staples dan difotokopi makin membuat masyarakat bingung. Untuk itulah kami berusaha untuk bisa memberi penjelasan kepada masyarakat yang makin kebingungan.
Beberapa diantara mereka bahkan sudah mengaku pernah berkali-kali e-KTP miliknyadifotokopi, bahkan sudah ada yang distreples dan mengakibatkan e-KTP menjadi berlubang.
Pihak departemen dalam negeri juga telah menyatakan bahwa selain hanya bisa difotokopi sekali untuk keamanan chip, e-KTP juga tidak boleh di staples. Penegasan tersebut tertuang dalam surat Edaran Menteri Dalam Negeri No 471.13/1826/SJ tentang e-KTP.
Pernyataan tersebut dirasa aneh oleh hampir semua orang, tak masuk akal, tak masuk logika. Mungkin untuk masalah tidak boleh distaples masyarakat bisa mengerti, karena dengan distaples akan mengakibatkan e-KTP menjadi berlubang-lubang. Namun untuk tidak boleh difoto kopi hanya karena ada chip atau perangkat keras berupa mikro chip yang berguna untuk menyimpan data, tidak relevan. Lalu akan timbul pertanyaan, mengapa tidak boleh difotokopi?
Didalam surat edaran Menteri Dalam Negeri dinyatakan dalam surat edarannya. Berikut isi lengkap surat edaran Mendagri No 471.13/1826/SJ, tentang Pemanfaatan e-KTP dengan Menggunakan Card Reader:
Nomor : 471.13/1826/SJ
Sifat : Penting
Lampiran : -
Hal : Pemanfaatan e-KTP dengan Menggunakan Card Reader
Kepada Yth:
1. Para Menteri/Kepala LPNK/Kepala Lembaga Lainnya;
2. Kepala Kepolisian RI
3. Gubernur Bank Indonesia/Para Pimpinan Bank;
4. Para Gubernur;
5. Para Bupati/Walikota.
di-Seluruh Indonesia
SURAT EDARAN
Sesuai dengan amanat Pasal 63 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional (e-KTP), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2010, Peraturan Presiden) Nomor 67 Tahun 2011 dan Peraturan Presiden Nomor 126 Tahun 2012, dengan hormat disampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. Kelebihan yang mendasar dari e-KTP adalah bahwa di dalam e-KTP tersebut dilengkapi dengan chip yang memuat biodata, pas photo, tanda tangan dan sidik jari penduduk, sehingga e-KTP dimaksud tidak dimungkinkan lagi dipalsukan/digandakan;
2. Chip yang tersimpan di dalam e-KTP hanya bisa dibaca dengan card reader (alat pembaca chip); Instansi Pemerintah, Pemerintah Daerah, Lembaga Perbankan dan Swasta wajib menyiapkan kelengkapan teknis yang diperlukan berkaitan dengan penerapan e-KTP termasuk card reader sebagaimana diamanatkan Pasal 10C ayat (1) dan (2) Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2011.
Berdasarkan hal tersebut di atas dan agar e-KTP yang sudah dimiliki oleh penduduk (masyarakat), dapat dimanfaatkan secara efektif, dengan hormat kami ingatkan kepada semua Menteri, Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Kepala Lembaga lainnya, Kepala Kepolisian RI, Gubernur Bank Indonesia/Para Pimpinan Bank, Para Gubernur, Para Bupati/Walikota untuk:
1. Memfasilitasi semua unit kerja/badan usaha atau nama lain di jajaran masing-masing yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, dapat menyediakan card reader dalam waktu yang singkat, dengan penjelasan sebagai berikut :
a. Penyediaan anggaran dan proses pengadaannya merupakan kewenangan dan tanggung jawab masing-masing Kementerian/Lembaga/Badan Usaha atau Nama Lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
b. Semua unit kerja, badan usaha atau nama lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah memiliki card reader paling lambat akhir tahun 2013 dengan alasan KTP non elektronik terhitung sejak 1 Januari 2014 tidak berlaku lagi;
c. Agar card reader tersebut dapat digunakan untuk membaca chip e-KTP secara efektif, maka dalam persiapan pengadaannya khususnya yang berkaitan dengan aspek teknis dikoordinasikan dengan Tim Teknis Pemanfaatan e-KTP, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri.
2. Supaya tidak terjadi kesalahan fatal dalam penggunaan e-KTP, maka diminta kepada semua Menteri, Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Kepada Lembaga lainnya, Kepala Kepolisian RI, Gubernur Bank Indonesia/Para Pimpinan Bank, Para Gubernur, Para Bupati/Walikota, agar semua jajarannya khususnya unit kerja/badan usaha atau nama lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, bahwa e-KTP tidak diperkenankan di foto copy, distapler dan perlakukan lainnya yang merusak fisik e-KTP, sebagai penggantinya dicatat “Nomor Induk Kependudukan (NIK)” dan “Nama Lengkap.”
3. Apabila masih terdapat unit kerja/badan usaha atau nama lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat masih mem-fotocopy, menstapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP, akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku karena sangat merugikan masyarakat khususnya pemilik e-KTP.
Demikian atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Menteri Dalam Negeri
Gamawan Fauzi
Tembusan Yth:
1. Bapak Presiden Republik Indonesia (sebagai laporan);
2. Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia;
3. Menteri Koordinator Bidang Polhukam;
4. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian;
5. Menteri Koordinator Bidang Kesra;
6. Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi;
7. Kepala Lembaga Sandi Negara;
8. Rektor Institut Teknologi Bandung.
Demikianlah isi surat edaran tersebut yang dikeluarkan oleh Mendagri tentang tidak bolehnya e-KTP distapler atau difotokopi. Dan jelas sekali bahwa data didalam e-KTP hanya dapat dilihat melalui card reader, yaitu sebuah alat interface yaitu alat elektronik yang dapat mendetaksi data antar hardware, dalam hal ini yang dapat mendeteksi data dari e-KTP tersebut.
Namun salah jika pihak Mendagri hanya membuat suat edaran seperti itu tanpa penjelasan detail. Tidak semua rakyat dan warga mempunyai IQ dan inteligensia yang rata-rata kelas menengah / medium keatas. Dalam masyarakat yang heterogen, surat edaran yang kurang penjelasan tersebut akan langsung “dimakan” oleh masyarakat yang didominasi orang awam tanpa “diolah” atau dipikir lebih lanjut.
Micro Chip dalam e-KTP
e-KTP adalah KTP yg dilengkapi dgn contactless chip berisi biodata, tanda tangan, pas photo & sidik jari telunjuk kanan & kiri penduduk yang bersangkutan. “chip” pada e KTP pada dasarnya hampir mirip dengan chip yang ada pada memori komputer, memori flasdisk, memori kartu HP dan lain-lain.
e-ktp 02Bahan fisik chip yang tipis seperti kertas didominasi oleh silikon dan jenis plastik, tidak tahan panas, korosi, basah atau lembab serta dapat rusak akibat patah, sobek dan jenis pengrusakan fisik  lainnya.
Namun kelemahan-kelemahan itu tiada artinya, setelah micro chip jenis ini selalu berada di dalam sebuah kartu yang solid dan micro chip ini secara otomastis sangat terlindungi, menjadi lebih tahan panas, tahan air atau basah, tahan banting, tahan korosi, tahan sobek atau patah, karena chip berada didalam lapisan kartu yang bersangkutan.
Chip e-KTP menggunakan antar muka nirsentuh (contactless) yg memenuhi standar ISO 14443 A/B. Transmisi data melalui gelombang radio (RF). Blangko e-KTP terbuat dari bahan PETG, semacam polimer termoplastik, yang tersusun dalam 7 lapisan.
e-ktp layers 03Penggunaan chip dewasa ini sudah sangat banyak karena tingkat keamanaannya lebih tinggi. Misalnya pihak perbankan sudah mengalihkan teknologi ATM mereka dari sistem Kartu berbasis Magnetic Stripe ke Kartu Chip (Smart Card). Sedangkan e-KTP sendiri secara mekanisme teknis memiliki keuntungan:
  • Chip e-KTP dilindungi, salah satunya, dengan mekanisme autentikasi dua arah, yaitu suatu mekanisme untuk saling mengenali antara chip e-KTP dengan card reader, di mana chip harus dapat mengenali card reader (arah 1) dan card reader harus dapat mengenali chip (arah 2), setelah melalui mekanisme autentikasi ini maka data yang tersimpan di dalam chip baru dapat dibaca oleh card reader.
  • Card reader harus menghasilkan medan RF frekuensi tinggi untuk memberikan pasokan daya yang sesuai dengan kebutuhan chip e-KTP, di mana medan RF tersebut akan dimodulasikan untuk keperluan komunikasi.  Frekuensi fc dari medan RF pada e-KTP card reader adalah 13,56 MHz ± 7 kHz.
  • Kisaran dari besar medan magnet (RF) yang dihasilkan oleh card reader adalah mengikuti ketentuan dalam ISO/IEC 14443, yaitu antara 1,5 A/m sampai dengan 7,5 A/m. Sedangkan besar frekuensi dari modulasi amplitudo medan magnet tersebut (yaitu medan RF), yang digunakan untuk mengirimkan data ke chip e-KTP, adalah 13,56 MHz.
  • Identifikasi ketunggalan data penduduk pada Penerapan e-KTP menggunakan Sistem Identifikasi Biometrik.
  • Setiap manusia memiliki ciri-ciri fisik khusus yg unik dan dapat menunjukkan ketunggalan identitas seseorang dgn tingkat akurasi yg tinggi.
Chip yang tertanam dalam kartu ini memungkinnya melakukan berbagai proses komputasi yang tidak dapat dilakukan oleh kartu berbasis magnetic stripe. Dengan kemampuan ini, kartu chip dapat menjalankan berbagai algoritma dan protokol keamanan yang cukup kompleks.
e-ktp 01
Beberapa keamananan digital yang dapat dilakukan oleh chip di dalam e-KTP tersebut adalah:
  1. Kerahasiaan data  dengan menerapkan algoritma enkripsi dan mekanisme kendali akses.
  2. Integritas data dengan menerapkan algoritma fungsi hash dan tanda tangan digital.
  3. Keotentikan data dengan menerapkan protokol otentikasi yang berbasis algoritma enkripsi simetris ataupun asimetris.
  4. Non-repudiasi dengan menerapkan tanda tangan digital.
  5. Ketersediaan transaksi secara offline (availability) dengan dimungkinkannya pelaksanaan transaksi secara offline tersebut.
  6. Tingkat keamanan yang disediakan oleh kartu chip juga tergantung dari jenis kartu dan standar yang digunakan.
Alat Aktivasi e-KTP di Kecamatan/ sumber. harianterbit.com
Satu cara yang dapat dilakukan agar e KTP anda masih baik adalah mengceknya menggunakan card  reader pembaca data.
Tapi dengan syarat chip yang tertanam dalam kartu anda sudah diaktivasi dulu di Kecamatan.
Sebab sekarang banyak warga telah mengambil e-KTP langsung ke RT tanpa diaktifkan sebelumnya. Padahal aktivasi ini penting agar bisa langsung terkoneksi dengan sistem yang telah dibuat melalui card reader.
Card Reader pembaca e-KTP
Apakah card reader itu? “Card Reader” itu adalah Pembaca Kartu (memori) (memory card reader atau card reader), alat ini biasanya dihubungkan ke komputer dengan kabel USB.  Nah, sekarang masalahnya Card Reader yang beredar di pasaran kemungkinan belum ada yang bisa membaca “chip” atau memori e -KTP ini.
Berdasarkan informasi dari Kemendagri, pada saat ini card reader pembaca e-KTP  itu baru saja dilelang dan diperkirakan baru akhir tahun 2013 didistribusikan ke kecamatan-kecamatan, dinas kependudukan dan catatan sipil dan lembaga pemerintah lainnya.  Sedang bagi pihak perbankan dan BUMN yang membutuhkan card readernya “diupayakan”sendiri apakah dengan bekerjasama dengan pihak swasta atau BUMN lainnya.
card-reader-ektp
Mengapa e-KTP Tak Boleh Difotokopi?
Dalam keterangan tertulisnya, Kemendagri memastikan, larangan fotocopy e-KTP hanya bagian kecil dari isi edaran Mendagri Nomor 471.13/1826/SJ tanggal 11 April 2013.
“Poin pentingnya adalah instansi wajib menyediakan card reader atau alat pembaca e-KTP.”
Berikut penjelasan lengkap Kemendagri seperti yang dikirim dalam rilis kepada detikcom, Senin (13/5/2013):
1. Larangan mem-foto copy e-KTP merupakan sebagian kecil dari substansi SE Mendagri Nomor 471.13/1826/SJ tanggal 11 April 2013.
2. Substansi utama dalam SE Mendagri tersebut adalah mengingatkan amanat Perpres Nomor 67 Tahun 2011 Menteri/Kepala Indonesia/para pimpinan bank, para Gubernur, para Bupati/Walikota untuk memfasilitasi unit kerja yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat menyediakan card reader dengan maksud agar tujuan program e-KTP dapat terwujud (tidak dapat dipalsukan).
Dalam hal ini, Perpres tersebut sudah disebarluaskan kepada pemerintah dan pemerintah daerah. Dengan demikian, pemberitahuan kewajiban penyiapan card reader tersebut tidak terlambat. (catatan Anto: perpres No.67 Th.2011 dapat didownload dari sini )
3. Kewajiban pemerintah dan swasta untuk menyediakan card reader tersebut merupakan amanat dari Perpres Nomor 67 Tahun 2011 Pasal 10C yang antara lain mengamanatkan instansi pemerintah, pemerintah daerah, lembaga perbankan dan swasta wajib menyiapkan kelengkapan teknis yang diperlukan berkaitan dengan Penerapan KTP Elektronik berupa antara lain alat pembaca (card reader).
4. Pengadaan oleh masing-masing instansi terkait, dengan demikian tidak ada hubungannya dengan proyek Kementerian Dalam Negeri. Card Reader tersebut semata-mata bertujuan agar chip e-KTP dapat dibaca dan dimanfaatkan sebagaimana yang diharapkan.
5. Dengan adanya card reader, maka lembaga pelayanan publik bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Di pihak lain, lembaga pelayanan publik, misalnya perbankan, tidak dimungkinkan lagi dibohongi oleh oknum nasabah dengan menggunakan identitas palsu.
6. Mengenai larangan mem-foto copy e-KTP ditujukan kepada lembaga pemerintah dan swasta yang melakukan pelayanan kepada masyarakat, bukan kepada masyarakat pemilik e-KTP. Dengan demikian berarti masyarakat pemilik e-KTP tidak dilarang mem-foto copy.
7. Larangan mem-foto copy e-KTP tersebut, belum diberlakukan untuk dukungan calon DPD RI dan dukungan calon perseorangan (independen) dalam Pemilukada.
8. Larangan mem-foto copy e-KTP bagi lembaga pemerintah dan swasta yang melayani masyarakat bukan karena kualitas chip e-KTP rendah atau mudah rusak, karena e-KTP yang diterapkan di Indonesia sudah memenuhi standar internasional, akan tetapi bertujuan untuk:
a. Untuk menghindari/mencegah kerusakan chip e-KTP dalam jangka waktu panjang, dimana masa berlaku e-KTP direncanakan akan diubah masa berlakunya dari lima tahun menjadi berlaku seumur hidup melalui perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang sudah masuk ke dalam Program Legislasi Nasional DPR RI Tahun 2013;
b. Untuk menghindari/mencegah pemalsuan, karena fotocopy e-KTP sangat dimungkinkan untuk dipalsukan, mengingat dalam foto copy e-KTP tidak ada lagi chip.
Jadi memfotokopi e-KTP semestinya tidak dianjurkan, karena hasil fotokopi tersebut dapat disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggungjawab. Semua badan terkait tidak hanya badan pemerintahan, namun juga badan swasta apapun termasuk bank, rumah sakit dan lainnya sebaiknya juga harus memiliki card reader khusus e-KTP ini.
Seharusnya, dalam pendataan sebelum adanya e-KTP, badan atau pihak terkait dengan pemilik KTP tetap tidak boleh memfotokopi KTP jadul sekalipun. Karena sejatinya, dalam mendapatkan data dari penduduk, mereka para instansi terkait baik bank, rumahsakit dan lainnya hanya boleh mencatat semua info dari KTP dengan cara DITULIS ULANG, bukan di fotokopi.
Banyak negara yang sejak lama memang tak mau KTP-nya difotokopi kecuali dalam masalah imigrasi dan pengurusan pasport. Namun kebiasaan orang Indonesia yang malas, membuatnya semua kepentingan apapun, KTP selalu difotokopi.
Padahal fotokopi adalah tidak valid, karena dapat dipalsukan. Tapi fotokopi kadang justru dianggap “keakuratan yang sama” dengan KTP asli oleh para instansi pemerintah dan swasta.
Jadi salahsatu tidak bolehnya e-KTP difotokopi adalah untuk mencegah penggunaan data dari pemilik e-KTP oleh pihak yang tak bertanggungjawab agar pemilik e-KTP justru merasa aman.
Ini juga salahsatu cara pengubahan mindset masyarakat Indonesia yang berada di instansi pemerintah dan swasta seperti bank dan sebagainya yang malas untuk menulis ulang mulai nama, tanggal lahir, alamat dan seterusnya di KTP kliennya sejak dulu.
Inilah salah satu yang membuat banyaknya identitas palsu yang digandakan, salah satunya untuk dapat membuat kartu kredit palsu atas nama anda, tanpa anda ketahui, dan tiba-tiba ada pelunasan hutang yang anda tak tahu dari pihak siapa. Dan pembuatannya sangat mudah, hanya sekedar fotokopi KTP saja.

Asal Muasal e-KTP: Mirip dengan Program “RFID Micro Chip” Yang Didukung “Elite Dunia” Untuk Mengontrol Manusia Dunia Menuju “Tatanan Dunia Baru”

Tentu yang mengusik nurani kita adalah bahwa e-KTP sangat bersinggungan dengan privasi kita. Dengan adanya chip di dalam e-KTP, tiap warga negara bisa diawasi begitu ketat, baik keberadaannya maupun gerak-geriknya. Terlebih kini sudah lahir UU Intelijen sebagai otoritas penguat untuk mengintai daya kritisme masyarakyat.
Tentu kita harus sadar, selain terkait masalah kependudukan, penerapan e-KTP tidak terlepas dari isu terorisme yang melanda bangsa ini. Bayangkan dalam tahap pembuatan e-KTP, tiap warga negara harus melalui proses berlapis.
The RFID Chip 666 01
Radio-frequency identification device (RFID) micro chip – RFID tag adalah sebuah benda kecil (kira-kira sebesar biji beras) yang biasanya ditempelkan pada suatu barang atau produk.
Selain difoto, kita juga harus membubuhkan tanda tangan secara digital, mencap sidik jari (10 jari), memverifikasi sidik jari, dan terakhir kita juga diharuskan melakukan verifikasi tanda tangan digital.
Bahkan selain itu, tiap pembuat e-KTP diharuskan melakukan perekaman iris mata. Tentu kita bertanya-tanya apa maksud dari ini semua. Dan kita tidak tahu fungsi sejatinya dari sebuah ‘perekaman iris mata’.
RFID Micro Implant Device
Tanpa bermaksud melakukan generalisasi secara menyeluruh, namun salah satu yang mengusik pikiran kita selama ini ialah kemiripan asal muasal e-KTP beserta chip di dalamnya dengan program-program selanjutnya, hingga suatu saat memakai teknologi The RFID Chip 666 sebagai alat kontrol zionisme dan sekutunya yang dimasukkan ke dalam permukaan kulit manusia.
Dasar pengembangan RFID (Radio-Frequency Identification Device) untuk manusia adalah sebuah sistem dengan pancaran gelombang radio frekuensi dua arah (tranceiver) yang awamnya disebut SmartCard dan memiliki microchip lithium yang berfungsi membaca data riwayat seseorang yang berhubungan secara elektronik ke pusat data pemerintah seperti informasi kesehatan, data pajak, dan jumlah tabungan serta identitas pribadi lainnya.
Cara kerja RFID adalah mengirim signal berupa radio frekuensi ke antena yang dimilikinya, berupa 16 kode digital yang merupakan nomer individu orang bersangkutan.
The RFID Chip 666 02
RFID digunakan untuk menyimpan atau menerima data secara jarak jauh dengan menggunakan suatu piranti yang bernama RFID tag atau transponder.
Keenambelas kode digital itu lalu dikirim ke server pusat di internet melaui BTS atau langsung via satelit dimana data anda sudah tercatat sebelumnya dan telah disimpan.
Dengan dikonfirmasikannya kode tersebut oleh server pusat maka mereka langsung tahu dimana keberadaan anda pada saat yang sama pula.
Dari sisi positif, microchip ini dapat digunakan dalam sisi baik dan dapat menguntungkan serta membantu mempermudah orang seperti mencegah kriminalitas, mengenali seorang atau sekelompok kriminal karena kemampuannya memantau seseorang setiap saat.
Sebagai contoh, misalkan seseorang ingin mencuri mobil anda, maka akan diketahui dengan mudah dan mesin mobil dapat di non-aktifkan dari jauh.
Misalnya lagi jika anda harus ke rumahsakit karena sakit atau anda ingin sekedar check-up atau juga ingin berobat, maka dokter akan lebih mudah untuk mengetahui rekam riwayat kesehatan anda hanya dengan mengakses data dari micro chip tersebut.
RFID activationItulah sebenarnya dua dari beberapa keuntungan yang baik dari RFID ini, tapi pada kenyataanya alat ini justru digunakan secara berlebihan untuk mengontrol suatu komunitas atau mengontrol secara sosial, maka akan menimbulkan penyerangan privasi dan usaha pengontrolan terhadap setiap individu.
Namun itulah kenyataan dan kebenaran tentang penyalahgunaan RFID dalam beberapa tahun belakangan oleh para elite illuminati yang sangat mendukung upaya mengontrolan tiap individu ini.
Tujuannya sederhana, Zionis dan sekutunya ingin melakukan kontrolisasi dan pendataan pergerakan manusia-manusia yang telah mereka incar seantero dunia.
Mereka adalah elit-elit ambisius yang tak ingat mati, tapi ingin menguasai dunia seperti mereka merasa akan hidup kekal selamanya. Dengan dimasukkannya chip ke dalam tubuh manusia, hal itu akan memudahkan mereka untuk memastikan target yang mereka incar berada dalam pengawasan melalui inteligen dan kaki-tangan para elite dunia.
The RFID Chip 666 03
Namun pada masa kini pengembangan RFID menjadi meluas setelah didukung dan didanai para elite dunia untuk pemantauan keberadaan dan identifikasi setiap individu manusia.
Hebatnya meski kecil, RFID tag yang telah berisi antena akan memungkinkan mereka untuk menerima dan merespon terhadap suatu query (semacam kemampuan untuk menampilkan suatu data dari database) berupa nomer identitas sebanyak 16 digit yang dipancarkan oleh suatu RFID transceiver (transmit & receive – komunikasi dua arah).
Sejarah ini bermula ketika tahun 1946, Léon Theremin menemukan alat mata-mata untuk pemerintah Uni Soviet yang dapat memancarkan kembali gelombang radio dengan informasi suara.

RFID Implant setelah dimasukkan di dalam tangan
Gelombang frekuensi ini kemudian memodulasi frekuensi radio yang terpantul. Walaupun alat ini adalah sebuah alat pendengar mata-mata yang pasif dan bukan sebuah kartu/label identitas, alat ini diakui sebagai benda pertama dan salah satu nenek-moyang teknologi RFID.
Beberapa publikasi menyatakan bahwa teknologi yang digunakan RFID telah ada semenjak awal era 1920-an, sementara beberapa sumber lainnya menyatakan bahwa sistem RFID baru muncul sekitar akhir era 1960-an.
Rupanya alasan dibalik pembuatan tekhnologi canggih ini tidak terlepas dari asal mula zionist Israel dalam bidang ekonomi dan bergabung dalam Uni Eropa sebagai partnernya.
Pendataan Elektronik Perorangan Didukung Zionisme
Pada 1 Juni 2000, Israel menjadi sebuah Anggota Asosiasi dari Uni Eropa. Perjanjian ini dirundingkan pada 1995. Kedudukan sebagai anggota asosiasi ini memungkinkan Israel bekerja sama dengan Eropa dalam industri, perdagangan, transporasi, komunikasi, dan pemanfaatan energi.
The RFID Chip 666 04Israel kini resmi dikaitkan dengan apa yang disebut sebagai Kekaisaran Romawi yang bangkit kembali.
Ada klaim bahwa kedudukan anggota asosiasi Israel dengan Eropa ini membangun hubungan yang akan dimiliki oleh Israel dengan Antikristus!
Binatang itu (Antikristus) diyakini sebagai pemimpin diktator dari “sebuah pemerintahan dunia” (New World Order).
Ia akan menjanjikan perdamaian kepada dunia sementara memimpin penduduk dunia kepada kemurtadan, dan memaksakan “sebuah sistem keuangan dunia” berdasarkan angka 666.
Mengutip Wahyu 13:16-18:
“Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.” (rujukan wikipedia: Akhir zaman)
RFID chip revelationJadi, dengan pemahaman ini, diyakini – baik dahulu maupun sekarang – bahwa setiap orang, agar dapat masuk ke dalam sistem ekonomi ini, harus memiliki Bilangan Sang Binatang dalam bentuk tertentu yang dicapkan pada diri mereka.
Microchip RFID ditanamkan juga di binatang, seperti pada kambing dan domba
Microchip RFID pada awalnya ditanamkan untuk identifikasi binatang, mulai dari ikan, hewan langka sampai kambing dan domba.
Seperti halnya para kaisar Romawi di zaman dahulu, ia akan memaksakan kematian syahid atas mereka yang menolak mengenakan tanda ini.
Pada suatu saat setelah munculnya, ada sejumlah besar orang Yahudi yang akan beralih memeluk agama Kristen dan memberitakan Injil setelah orang-orang Kristen disingkirkan, melalui Pengangkatan.
Lantas apa yang membahayakan dari program chip ini? Tidak lain adalah sebuah perangkat yang bisa memanipulasi manusia dari mulai frekuensi emosi, mental, sekaligus fisik.
Dalam program zionis, inilah yang biasa kita kenal sebagai mind control. Dan masalah mind control ini akan dibahas lebih lanjut beserta sebuah video dibawah.
Amerika Serikat sendiri sebagai pemerintahan Zionis, sudah mempersiapkan pemberlakukan RFID Chip melalui presiden Barack Obama kepada para warganya dengan alasan sebagai antisipasi dari tindakan terrorisme yang menyerang negaranya (lihat video).
Bahkan di Spanyol Baja Beach Club, sebuah klub malam eksklusif di Barcelona, sejak tahun 2004 sudah menanamkan Chip sebagai prasyarat untuk menjadi pelanggan VIP dengan dalih keperluan identifikasi.
Dan sungguh khawatir bahwa e-KTP adalah cikal bakal dari pemberlakuan RFID Chip 666, terlebih dalam e-KTP ada sebuah chip yang berisi data-data yang sama seperti tercantum di tampilan muka kartu identitas, alamat kontak pemilik kartu, sertifikat serta data kunci pemilik kartu yang tersimpan dalam database milik negara.
RFID communication data
4 Langkah Teknologi Digital Pendataan Manusia Menuju Robotisasi Yang Terkontrol Dengan Memanipulasi Psikologi Manusia
Dan Saat ini e-KTP telah mulai meluas digunakan di hampir seluruh negara anggota Uni Eropa dan beberapa negara Asia seperti China dan India. Sedangkan di Indonesia, semua dikte dari negara barat pasti akan direalisasikan oleh pemerintah, siapapun pemerintahnya, karena ada “lahan becek” berupa kenikmatan duniawi disana.
Dan bisa jadi proyek e-KTP adalah sebuah “batu loncatan” awal menuju sistim komputerisasi info data yang terpusat, agar mudah memonitor setiap individu, yup setiap individu dimanapun berada, melalui program New World Order. Karena ada 4 tahapan dalam mengontrol seluruh manusia untuk masa yang akan datang meallui identifikasi individu:
e-ktp 02Langkah Pertama, melalui identifikasi secara elektronik yang diawali dengan microchip seperti e-KTP ini. Semua data didaftar ulang, mulai dari tanda tangan, sidik jari kesepuluh jari tangan, retina kedua bola mata, dan semua data penting lainnya.
Dengan adanya informasi itu maka dibuatlah dalam bentuk software atau file berbentuk data, maka dengan info data itu akan lebih mudah untuk mendeteksi misalnya siapa orang itu, melalui data elektroniknya yang telah ditempatkan di sebuah atau beberapa server induk dipusat data center.
The RFID Chip 666 04Langkah Kedua, akan ditanam di dalam badan pada setiap individu seperti microchip jenis RFID yang sudah dibahas diatas.
Setelah semua data yang ada di server pusat melalui e-KTP yang sudah ada sebelumnya, maka antara transceiver RFID (transmit & receive RFID – komunikasi dua arah) dan server data, akan dilakukan sinkronisasi “nomer penduduk” pada microchip yang ada di tubuh anda terlebih dahulu dengan cara memancarkan dan menerima gelombang radio, mirip handphone.
Jadi anda sudah punya nomer penduduk yang ditanam di dalam tangan atau bagian badan anda lainnya. Lalu, melalui transceiver didalam RFID, maka server data dan RFID mulai dapat saling “berkomunikasi” melalui menara-menara BTS dan satelit tentang keberadaan anda dimanapun.
RFID neck arcode identification tattoo on back neckLangkah Ketiga, penduduk akan diberi kode barcode berupa barcode tattoo dibagian tengkuk atau belakang leher. Karena suatu saat nanti RFID dirasa agak merepotkan dan masih dianggap “berukuran besar”.
Melalui tahap awal yaitu setelah semua data yang ada di server pusat melalui e-KTP dan RFID yang sudah ada sebelumnya, maka barcode tattoo jauh lebih praktis.
Langkah Keempat, adalah tahap akhir dengan dipindahnya tattoo berupa barcode dibagian tengkuk belakang berpindah tempat menjadi persis dibelakang telinga. Alat identifikasi itu berupa transceiver atau generasi terbaru dari RFID, menjadi sebuah chip ukuran nano yaitu nanochip komplit dengan rangkaian komponen nano dan bahkan dengan antena! Maka anda menjadi seperti robot!
Alat identifikasi generasi terakhir tersebut dapat memantau dimana anda berada, akan disuruh kemana, bahkan dapat melalukan sesuatu sesuai perintah mereka. Semua itu disebabkan karena alat transceiver (transmit & receive – komunikasi dua arah) ini menempel dikulit, otomatis dapat memanipulasi anda secara elektrikal, secara elektromagnetik bahkan secara kimiawi, nanochip yang jauh lebih kecil dari microchip itu akan  mengontrol emosi dan pikiran melalui kemampuannya tersebut dibagian telinga anda.
RFID nanochip
RFID jenis terbaru, lengkap dengan baterry dan antenanya, dapat dimasukkan (implant) dalam tubuh kita, jenis ini biasanya diletakkan dibelakang telinga
Setelah RFID diaktifkan maka anda dapat dikontrol atau dimanipulasi dari jauh tanpa sadar, baik secara mental, emosional bahkan secara fisik. Bahkan dari kandungan dari keringat anda saja, mereka sudah dapat mendeteksi kesehatan dan penyakit anda.
Mereka juga dapat mengetahui selama ini anda mengkonsumsi apa, dimana saja, namun buruknya anda dapat dengan mudah dimanipulasi melalui kulit anda dan indikator bahan kimia yang ada dikeringat anda sendiri.
Cara mengontrol manusia atau individu tersebut juga ada jenisnya pendekatan kontrolnya secara fisik danmental :
Pertama, mereka dapat mengguncang, mengacaukan dan menggoyahkan mental anda. Maka secara fisik anda akan merasa seperti orang sakit-sakitan dan kehidupan anda akan semakin buruk dan semakin sulit.
Kedua, mereka dapat memanipulasi secara emosional, maka anda dapat menjadi agresif, beringas, patuh, taat, penurut atau sejenisnya.
Ketiga, mereka dapat memanipulasi anda menjadi seorang pemikir, atau menjadikan anda selalu berfikir.
Jadi ketika anda menerima chip dalam bentuk terakhir, anda sama saja ingin membuat suatu komunitas robot. Suatu komunitas yang setara, saling sesuai, selaras, skur, tunduk, cocok, patuh dan taat.
Program Pengintaian Privasi Individu Oleh Para Elite Sudah Tertuang di Buku Terlaris dan Terpopuler Sejak 1984
George Orwell
George Orwell
Semua rencana yang sudah dijalankan itu mirip dengan isi buku dari George Orwell yang memiliki nama asli: Eric Arthur Blair; Motihari, lahir di Bengal, India, 25 Juni 1903 – meninggal di Sutton Courtenay, Oxfordshire, Inggris, 21 Januari 1950 pada umur 46 tahun, adalah sastrawan, jurnalis, penulis bidang politik dan novelis asal  Inggris yang terkenal.
Beberapa karya tulisannya yang paling termasyur di dunia diantaranya adalah yang berjudul Nineteen Eighty-Four dan Animal Farm.
Nineteen Eighty-Four atau 1984 adalah buku karya George Orwell yang diterbitkan pada tahun 1949 dan sebagian besar ditulis pada tahun 1948.
Buku ini menceritakan visi Orwell mengenai keadaan di dunia pada tahun 1984, dalam masa kekuasaan suatu rezim yang selalu mengamati setiap tingkah laku warganegaranya sampai tidak ada satu tempatpun yang lolos dari pengamatan, termasuk kamar tidurnya sendiri.
Inilah salah-satu awal tulisan yang sangat kontroversial namun menjadi kenyataan yang akhirnya diistilahkan pada masa kini sebagai Big Brother, atau Saudara Tua (atau yang selalu memantau). (baca: Big Brother’s Watching You: Pengguna Internet Diawasi Intelijen) (baca: Awas “Big Brother” Israel Sadap Telepon Anda!)
Namun di dunia nyata, orang-orang yang berada dibelakang teknologi pemantauan dan pendataan secara individu dengan microchipping dan mengubahnya menjadi kepada pendataan dan pemantauan individu secara perseorangan adalah orang-orang yang sama, yaitu elit-elit yang telah mendanai Hitler.
Anda dapat menyelidikinya sendiri melalui internet, karena anda akan menjurus ke hal yang sama seperti yang telah dijelaskan, bahwa elit-elit kaya raya yang mendanai Hitler dengan proyek micro-chipping ini, adalah sama.
Nantinya di dalam “komunitas microchip” kita semua tak memiliki uang cash, semua uang yang kita miliki ada didalam chip berupa data saldo keuangan.
Dengan begitu, mereka dapat mengontrol, memantau dan membatasi anda dalam berpergian dengan seksama, kemanapun anda pergi, dibelahan dunia manapun.
Jika anda keluar dari batasan yang telah ditetapkan disaat anda berpergian, maka anda akan dinyatakan telah melanggar undang-undang dan dipenjara karena anda telah melalui batasan yang telah ditentukan oleh mereka.
rfid-arrestedBagusnya, e-KTP di Indonesia pada masa kini belum secanggih dan tidak memiliki transmitter dan receiver (transceiver) seperti jenis RFID yang lebih maju ini. Jadi, micro chip yang ada di e-KTP masih bersifat pasif. Micro chip hanya akan memberikan data jika ada pancaran sinyal dari card reader atau pembaca kartu elektroniknya.
Namun perlu diingat!! anda masih memiliki gadget atau handphone yang tetap dapat dipantau oleh mereka melalui GPS dan jejaring sosial, hingga banyak aplikasi lain seperti Endomondo dan WhatsApp. Aplikasi-aplikasi jenis tersebut dapat selalu memantau dimanapun anda berada!!
Yang juga harus diingat bahwa dari 3 program inti Illuminati group yaitu Money, Power dan Control, dua diantaranya sudah berhasil diraih, yaitu Money (keuangan dunia) dan Power (Kekuatan Politik dan Militer dunia).
Nah, hanya tinggal satu lagi yang belum didapat para elit dunia ini, yaitu bisa Controlling terhadap manusia, yaitu melalui program “depopulasi” dengan bantuan pemantauan tiap individu seperti e-KTP ini. (baca: Depopulasi Dunia Sedang Berjalan! Depopulation Is On The Way!) (baca: Depopulasi Dunia: Pesawat Semprot Zat Kimia Berupa “Chemtrails” di Angkasa)
facebook bigbrotherMungkin anda masih menganggapnya mengada-ada dan terlalu dini, tapi anda dapat menelitinya sendiri melalui internet yang sangat sarat info ini dengan misal memakai kata kunci “RFID news compilation”.
 Mereka menganggap cara pengontrolan manusia pada masa ini masih “primitif” dan jauh kurang efektif.
Mereka masih mengandalkan dinas intelijen untuk turun langsung kelapangan dan menghasut, memprovokasi, menebar info bohong melalui media-media milik group mereka.
Lalu masyarakat akan terhasut, dengan bantuan dinas intelijen, mereka mendanai kelompok oposisi disebuah negara untuk membantu misi mereka. Maka akan timbulah ketidak-stabilan sosial dan politik dinegara tersebut, jika perlu mereka membuat operasi false flag dan sejenisnya, maka rakyat yang bersaudara dalam ikatan nasional sebuah negara menjadi berontak, pecah dan mereka perang saudara.
whos nextBanyak bukti negara yang tercerai-berai dan pecah belah melalui track record yang sudah mereka jalankan selama ribuan tahun. Jadi dengan adanya RFID nanochip, maka ada kemungkinan mereka akan mendukung proyek ini agar pengendalian orang-orang yang menghambat kelompok mereka bisa dikejar hingga ke ujung dunia manapun.
Jika jika sekitar 10 tahun lagi ada benda berupa microchip dengan jenis seperti RFID micro ini, pastikan kita akan menolaknya. Karena anak cucu kita akan kehilangan cara berfikir yang bebas untuk kebaikan dirinya sendiri dan tidak dipengaruhi, dimanipulasi dan dikontrol oleh oang lain. Sadarlah bahwa  “komunitas micro chip” adalah rencana yang sesungguh-sungguhnya dari kaum elit dunia tersebut.
Big-BrotherAda ribuan sumber di internet berupa makalah, penelitian, penyelidikan dan videonya, sadarlah pula bahwa micro chip ini tidak hanya sebatas tracking atau memantau seseorang, namun juga pengontrollan pikiran (mind control) dalam skala global!
Memang seperti yang sudah, bahwa program zionis ini selalu ditutup-tutupi oleh pemerintah hampir di tiap negara. Mereka menjadi pro-zionism walaupun tak mengakuinya, namun bukti itu selalu ada. (baca: Big Brother Indonesia? Provider Mulai Intai Pelanggan!)
Akankah e-KTP ini betul-betul “batu loncatan” menuju sebuah tatanan yang satu, maksud yang satu, dan arah yang satu yakni sebuah tatanan dunia baru yang lazim disebut New Wolrd Order? Kita harus jeli dan terus waspada. Awasi terus program e-KTP.
(sumber gabungan: wikipedia/ youtube/ NatGeoChannel/ Prof. Anto Satriyo Nugroho/ indocropcircles/ pedomannews/ arrahmah/ mawatemajawordpress/ tldmorg/  forums dan berbagai sumber lainnya)
rfid microchip mixed banner
Print Friendly and PDF

Penempatan 60% Tentara AS di Australia : 8 Tahun Lagi, Perang Beralih ke Asia Pasifik!

  war

 

Persiapan Tahun 2020:
Penempatan 60% Militer AS di Australia di Fokuskan ke Asia, “Zona Perang” AS di Timur Tengah Kini Beralih ke Asia

Worst Case Scenario: Sudah Siap Perangkah Indonesia?

 

cia terorisme in action header

 

Peneliti:
AS Fokus ke Asia, Beban Indonesia Kian Berat?

 

sby obama

“Belum ada negara ASEAN yang punya kemampuan seperti Indonesia.!” 

(Professor Ann Marie Murphy, peneliti senior di Weatherhead East Asia Institute, Columbia University)



ktt-asean-di-brunei-darussalam

Add caption
      Langkah pemerintah Amerika Serikat mengubah fokus mereka ke Asia akan semakin membebani Indonesia sebagai negara berpengaruh di ASEAN. Indonesia dituntut memainkan peranan pendorong dan penyeimbang berbagai konflik di Asia.
Hal ini disampaikan oleh Professor Ann Marie Murphy, peneliti senior di Weatherhead East Asia Institute, Columbia University.
Menurut Murphy, Indonesia akan memiliki peran penting dalam menyokong ASEAN dari belakang.
“Amerika Serikat menganggap Indonesia adalah perekat yang menjaga persatuan Asia Tenggara. Sejak zaman Soeharto memiliki kepentingan untuk menjaga stabilitas regional dan menjaga kesatuan antar negara Asia,” kata Murphy pada Forum Terbuka USINDO, Jakarta, 24 Juni 2013.
Keterlibatan AS di Asia yang mendukung negara-negara sekutunya akan membuat konflik semakin panas. Penambahan pasukan AS di Asia juga membuat ketegangan meningkat.

“AS menurunkan 60 persen kekuatan Angkatan Lautnya ke Asia. Sebanyak 500 tentara AL AS akan tugas bergilir di Darwin, totalnya akan berjumlah 2.500 tentara dalam beberapa tahun ke depan,” jelas Murphy.

 

Dr. Ann Marie Murphy is Associate Professor at the John C. Whitehead School of Diplomacy and International Relations, Seton Hall University and adjunct research scholar at the Weatherhead East Asian Institute, Columbia University.
Dr. Ann Marie Murphy is Associate Professor at the John C. Whitehead School of Diplomacy and International Relations, Seton Hall University and adjunct research scholar at the Weatherhead East Asian Institute, Columbia University.



      Adu kepentingan kemudian terjadi di tubuh ASEAN. Salah satu contohnya adalah dengan tidak tercapai komunike dalam KTT ASEAN tahun 2012 lalu.
Saat itu, Kamboja yang menjadi ketua ASEAN menolak komunike yang mendesak China menyelesaikan konflik perairan tersebut.
Seperti telah diketahui bahwa Kamboja adalah salah satu sekutu China di Asia Tenggara.
Dalam buntunya situasi ini, kata Murphy, Indonesia menunjukkan peran pentingnya.
Peran Indonesia terpenting adalah menjembatani antara kepentingan China dan ASEAN dalam konflik Laut China Selatan.

“Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa melakukan shuttle diplomacy,” jelas Murphy.
Kala itu, Natalegawa secara maraton mengunjungi negara-negara ASEAN untuk menyatukan suara.

“Berkat kerja keras Indonesia, ASEAN akhirnya satu suara dengan menelurkan beberapa poin kesepakatan soal Laut China Selatan. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia masih punya pengaruh kendati tidak menjabat ketua ASEAN,” Murphy menegaskan.

Peran inilah yang diharapkan dapat dimainkan Indonesia saat AS masuk ke Asia. Murphy mengatakan, ketua-ketua ASEAN berikutnya belum bisa menyamai kepemimpinan Indonesia, terlebih di tengah adu kepentingan negara-negara besar di Asia.


“Kepemimpinan ASEAN berikutnya, yaitu Brunei, Laos dan Myanmar, masih perlu bantuan Indonesia. Mereka belum bisa menyatukan negara-negara yang adu kepentingan di Asia, seperti India, China dan Jepang. Ini bukan tugas yang mudah bagi Indonesia,” tegas Murphy. (sumber: Denny Armandhanu / vivanews)

*

AS Tempatkan Pasukan di Australia,  Indonesia Meradang

Sebanyak 200 pasukan Amerika Serikat telah tiba di Australia sejak April 2012 lalu sebagai gelombang pertama dari 2.500 pasukan yang direncanakan sampai tahun 2017 mendatang.
Personil awal sebanyak 200 pasukan marinir AS yang telah tiba langsung berlatih bersama militer Australia. Kedatangan pasukan AS ini disambut hangat oleh Menteri Pertahanan Australia Stephen Smith.


Darwin antibases protest 2011

      “Penempatan pasukan AS di Australia ini merupakan evolusi dari berbagai kegiatan dan pelatihan angkatan bersenjata kedua negara dalam kerja sama militer yang sudah dibuat sebelumnya,” jelas Smith.

Hal tersebut juga ditegaskan dan didukung oleh Perdana Menteri Australia Julia Gillard dan Menteri Utama Wilayah Utara Australia Paul Henderson.
Penempatan pasukan AS ini menjadi babak baru dalam 60 tahun kerja sama pertahanan antara Australia dengan AS. Rencananya AS akan menempatkan sebanyak 2.500 prajuritnya di Australia pada 2017 nanti.
Penempatan ribuan pasukan AS di Darwin ini menunjukkan pergeseran strategi global yang sangat signifikan. Terkait dengan penempatan ribuan pasukan AS ini, Smith menyatakan bahwa kemungkinan besar  AS akan menggunakan Pulau Cocos yang terpencil sebagai pangkalan militer AS.

 

      Salah satu media Amerika Serikat Washington Post melaporkan bahwa rencananya militer AS akan menempatkan pesawat tempur berawak dan tidak berawak yang dikenal dengan nama Global Hawk.
Menanggapi pernyataan dan situasi tersebut, pemerintah Indonesia bereaksi dengan mengirim nota protes kepada Pemerintah Australia dan AS dan meminta penjelasan terkait rencana pembangunan pangkalan militer AS tersebut.

      Juru Bicara Kementerian Pertahanan Indonesia Brigadir Jenderal Hartind Asrin berpendapat bahwa sebaiknya pemerintah Australia dan AS menjelaskan apa tujuan pembangunan pangkalan tersebut untuk menghindari kesalahpahaman.
“Secara prinsip Indonesia tidak memiliki wewenang untuk ikut campur dalam rencana mereka. Namun, kami meminta mereka menjelaskan tujuan menempatkan pesawat tak berawak dekat wilayah Indonesia,” ungkap Asrin seperti dikutip Reuters, pada bulan Maret 2012.

       Dalam acara menyambut kedatangan tentara AS di Australia tersebut, tiga pejabat Australia, yaitu: Perdana Menteri Australia Julia Gillard, Menteri Pertahanan Australia Stephen Smith, dan Menteri Utama Wilayah Utara Australia Paul Henderson, juga menegaskan bahwa tidak akan pernah ada pangkalan militer AS di Australia.

      Ternyata bukan hanya pemerintah Indonesia saja yang bereaksi, China juga merasa terganggu dengan rencana AS ini dan menilai hal ini sebagai upaya mengimbangi kekuatan dan pengaruh China di Asia-Pasifik.
China juga menuduh Australia dan AS memperkuat sekutunya dalam sengketa Laut China Selatan. Pasalnya, akhir-akhir ini China, Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei dan Taiwan saling berebut wilayah di Laut China Selatan yang diyakini mengandung persediaan minyak dan gas yang melimpah. (Bft/Deb/jaringnews)
*

Pangkalan AS di Darwin, China Kecam Australia

“Masa-masa persekutuan ‘Perang Dingin’ telah lama berakhir.”
      China menunjukkan kejengkelan atas meningkatnya hubungan kerja sama pertahanan antara Australia dan Amerika Serikat, terutama setelah Negeri Paman Sam itu mengirimkan kontingen pertama dari total 2.500 tentara yang akan berbasis di Darwin sejak April 2012.
Kecaman itu dialamatkan kepada Menteri Luar Negeri Australia, Bob Carr, ketika tengah melakukan lawatan kenegaraan untuk kali pertama ke Beijing pada awal Mei 2012 lalu.


Warga Darwin protest pangkalan militer dan menentang perang

      “Saya kira saya bisa meminjam kata-kata dari salah satu pejabat yang saya temui, dan saya yakin ia adalah sang menteri luar negeri: masa-masa persekutuan ‘Perang Dingin’ telah lama berakhir,” ujar Carr, yang menggantikan Kevin Rudd, seperti dicuplik dari laman BBC.
China merupakan mitra dagang utama Australia. Sekitar seperempat volume ekspor Negeri Kangguru itu diarahkan ke China.
Hanya saja, Australia memilih merekatkan kerja sama militer dengan Amerika Serikat, hal yang dikritik pengamat militer China, Song Xiaojun. Menurutnya, Australia tidak mungkin bisa sekaligus menjaga hubungan dengan China dan Amerika Serikat.
“Cepat atau lambat, Australia harus memilih siapa yang akan menjadi ‘godfather’ baginya. Semuanya bergantung dari seberapa kuat calonnya, dan seberapa strategis lingkungannya,” kata Song dari sumber The Telegraph.

usa china australia

      Tak hanya memperkuat tali kerjasama dengan Australia, Amerika Serikat pun mempererat hubungan luar negerinya dengan beberapa negara Asia Tenggara. China menganggap strategi itu sebagai upaya ‘pengepungan.’
Menurut Carr, kehadiran AS di wilayah Asia-Pasifik dapat meningkatkan kestabilan di kawasan. Namun, ia menekankan pemerintah kedua negara menginginkan terwujudnya kerja sama militer yang lebih baik di masa mendatang.
“Kerja sama pertahanan adalah sebuah misi membangun kepercayaan. Semakin kita mengerti bagaimana mitra kita menerapkan pendekatannya atas masalah pertahanan, kemungkinan muncul kesalahpahaman akan kian kecil,” ujarnya. (adi/vivanews)
*

Persiapan Militer Indonesia di Tahun 2020:

8 Tahun Lagi, Perang Beralih ke Asia Pasifik!?

 

       “Pergeseran kekuatan militer AS ke Asia Pasifik bukanlah hal sederhana. Bisa jadi, pada 8 tahun ke depan, “perang” perebutan sumber daya alam dan jalur perdagangan akan beralih ke kawasan ini. Indonesia harus menyiapkan diri untuk menghadapinya.” (Connie Rahakundini Bakrie, Pengamat Pertahanan dan Militer dari Universitas Indonesia)




      Rencana Amerika Serikat (AS) menggeser 60 persen kekuatan militernya ke kawasan Asia Pasifik hingga tahun 2020 mendatang, membawa implikasi besar bagi kawasan ini, termasuk Indonesia.
Tahun 2020 itu tidak lama. Dalam 8 tahun ke depan, Indonesia sudah terkurung oleh pangkalan-pangkalan militer AS. Apakah kita sudah sepakat sebagai bangsa untuk menyadari dan memahami persepsi ancaman yang sebenarnya sedang dihadapi?

Connie Rahakundini Bakrie 

      Menurut pengamat Pertahanan dan Militer dari Universitas Indonesia Connie Rahakundini Bakrie, dengan kondisi seperti ini, jelas sekali, tidak tersedia waktu banyak bagi elite kita untuk segera mereposisi arah kebijakan luar negeri dan pertahanan Indonesia yang lebih tegas, strategis dalam menyikapi perubahan konstalasi politik di kawasan.

      Connie menilai, pergeseran kekuatan militer AS ke Asia Pasifik bukanlah hal sederhana. Bisa jadi, pada 8 tahun ke depan, “perang” perebutan sumber daya alam dan jalur perdagangan akan beralih ke kawasan ini.
Indonesia harus menyiapkan diri untuk menghadapinya. Berikut petikannya:
Bagaimana anda melihat dinamika perkembangan militer AS saat ini?
Kebanyakan dari kita, atau bangsa AS sendiri, tidak ingin mengakui, bahwa, AS telah mendominasi dunia melalui kekuasaan militernya. Dengan alasan kerahasiaan negara, warga AS sendiri sering tidak menyadari bahwa pendudukan pasukan-pasukan AS sesungguhnya telah mengepung planet bumi ini. Kecuali kawasan Antartika.

 


      Mudah dan banyak cara dalam melacak jejaknya, seperti dengan menghitung seberapa banyak jumlah koloni milter yang ada di berbagai belahan dunia.
Pada Abad-20 ini, yang dimaksud dengan koloni bisa terjelma dalam berbagai gaya, salah satunya melalui pangkalan militer yang berada di negara lain. Dengan cara ini, kita bisa ikuti koloni yang terbentuk dan menyebar ke seantero dunia dan melahirkan “kekaisaran militer” AS.
Pada perspektif dinamika politik global, kita bisa menyimak bagaimana kekaisaran militer AS semakin tumbuh menuju wujudnya tahun 2020 nanti. Saat ini tengah berproses, sejak Presiden Goerge Walker Bush menetapkannya pada 14 Januari 2004 lalu.


Bisa digambarkan seperti apa ‘Kekaisaran Militer AS’ itu?


      Salah satu cara memahaminya, dengan memahami jumlah dan ukuran dari aspirasi “kekaisaran militer”  AS tersebut. Lebih dari setengah juta tentara formal plus mata-mata yang terselimuti melalui jejaring lembaga donor, teknisi, guru, serta badan usaha sudah tersebar membentuk koloni di negara-negara lain.



Air Craft Carrier USS Nimitz

      Bukan hanya di darat, juga mendominasi lautan hingga samudera. Mereka membangun kekuatan Angkatan Laut yang hebat dengan mencantumkan nama-nama pahlawan mereka pada kapal induknya, seperti: Kitty Hawk, Constellation, Enterprise, John F. Kennedy, Nimitz, Dwight D. Eisenhower, Carl Vinson, Theodore Roosevelt, Abraham Lincoln, George Washington, John C. Stennis, Harry S. Truman, dan Ronald Reagan.
Selain itu, begitu banyak pangkalan rahasia dibangun dan difungsikan hanya sekedar untuk memonitor apa yang dikerjakan masyarakat dunia.
Mereka mampu memonitor apa yang isi percakapan,  surat menyurat baik lewat fax atau pun email antara satu sama lainnya, termasuk atas warga negara AS sendiri.
Di Okinawa, pulau paling selatan Jepang yang telah menjadi koloni militer AS selama 58 tahun,  terdapat 10 pangkalan korps marinir, termasuk korps marinir Futenma dan stasiun udara yang menduduki 1,186 Ha di pusat kota.
Selain itu, di Inggris terdapat senilai US$5 miliar instalasi miliiter dan mata-mata AS yang disamarkan sebagai pangkalan Royal Air Force.


Sebenarnya berapa jumlah pangkalan militer AS di luar negaranya?

       Diyakini jumlah pangkalan militer AS di luar negaranya jumlahnya telah mencapai lebih dari 1,000 pangkalan di negara berbeda. Bahkan, Pentagon sekalipun mungkin tidak tahu secara pasti jumlah setiap penghuninya.

      Data resmi dari Departement of Defence (DoD) pada laporan struktur tahun fiskal 2003 menyebut, Pentagon memiliki 702 pangkalan di luar negeri di 130 negara. Jumlah itu, belum termasuk 6.000 pangkalan di wilayah AS sendiri.



      Pada pangkalannya di luar negeri, jumlah tentara AS yang tak berseragam mencapai 253,288 personel. Mereka  juga mempekerjakan 44,446 orang lainnya sebagai staff tambahan lokal yang disewa.
Pentagon mengklaim, pangkalannya mencakup 44,870 barracks, hangars, rumah sakit, dan bangunan lain yang dibeli atau disewa sebanyak lebih dari 4,844 bangunan.


Lantas bagaimana?


      Gambaran itu membawa kita pada kesadaran bahwa sebenarnya hanya sedikit sekali ruang yang ditinggalkan di planet bumi ini yang tidak terisi oleh kekuatan militer AS. Dan ruang kosong itu, adalah kawasan kita, wilayah Indonesia terus menuju arah bawah melalui Samudera Hindia ke arah Antartika.
Bagaimana anda melihat kaitan kondisi ini dengan reformasi TNI?
Sejak reformasi 1998, pembangunan profesionalisme TNI masih menemui banyak hambatan. Tekad kuat TNI untuk menjadi militer profesional yang berfungsi sebagai alat pertahanan negara, tidak serta-merta bisa diwujudkan.

 

      Memprofesionalkan militer, bagaimana pun juga menimbulkan konsekuensi yang harus dipenuhi oleh kedua pihak, yakni sipil dan militer itu sendiri.
Militer perlu dukungan sipil atas persoalan alokasi “anggaran” dalam rangka mengatasi berbagai ancaman yang timbul.
Yang perlu kita ingat, kabinet pemerintahan bisa saja silih berganti, tetapi road map pertahanan jangka panjang adalah sesuatu yang harus diisi dengan komitmen tinggi seluruh elemen bangsa untuk memenuhinya.


Apakah penyebab hambatan pembangunan profesionalisme TNI?

Bila kita realistis dan berpikir kritis, sampai hari ini, ketidaksepakatan di kalangan pemimpin sipil mengenai beberapa konsep kebijakan pertahanan keamanan negara menjadi penyebab inkonsistensi dan terhambatnya muncul regulasi yang diperlukan.
Persoalan bertambah kompleks, ketika munculnya wacana bahwa demokrasi dan militer adalah 2 hal yang tak dapat disatukan.

       Disadari atau tidak, jika virus berpikir bahwa demokrasi dan militer adalah 2 hal yang tak dapat disatukan, dan sengaja disebarkan secara sistematis. Akhirnya akan membuat sipil semakin tidak memahami fungsi militer untuk kepentingan eksistensi negara.

      Seolah-olah, militer tidak dibutuhkan lagi dalam negara berdemokrasi. Padahal, pembangunan demokrasi sebuah negara sangat butuh “pengawal”. Peran militer dalam menjaga demokratisasi di sebuah negara yang berdaulat, sangat penting.


Pandangan anda soal pertentangan militer dan demokrasi itu?

Militer dan demokrasi bukanlah sesuatu yang bertentangan. Lihat saja AS. Sebagai negara yang mengklaim paling berdemokrasi di muka bumi, faktanya memiliki militer yang paling kuat di dunia.
Bukan hanya di dalam negeri, tapi tumbuh berkembang, bak kecambah di musim hujan menjadi koloni-koloni di berbagai belahan bumi. Militer hadir sebagai komponen inti untuk menjaga kedaulatan negara.

       Tak terbayangkan apa yang akan terjadi di masa datang jika Indonesia tidak segera memperkuat TNI untuk menghadapi “perang” perebutan sumber daya alam dan jalur perdagangan.

      Ingat, Indonesia adalah jantung maritim Asia dan bisa menghindar dari dampak langsung dan tidak langsung serta harus dihadapi.


Mengapa militer AS bisa begitu mendominasi dunia?

      Karena instalasi pangkalan militernya di luar negeri membawa keuntungan tak terkirakan untuk kemajuan industri usaha dan ekonomi sipil mereka. Mulai dari desain pembuatan senjata untuk angkatan bersenjata, pakaian untuk tentara berseragam dan pasukan tidak berseragam yang tercatat ada 253,288 personil berikut keluarganya yang belum termasuk didalamnya, stok makanan dan bisnis fasilitas liburan bagi tentara.

war is profit
WAR IS PROFIT

      Hampir sebagian besar sektor ekonomi AS sebenarnya mengandalkan militer untuk target penjualannya.
Satu contoh kecil, misalnya terhadap pangkalan militer AS di Irak. Untuk pangkalan itu, DoD harus memesan extra ration of cruise missiles dan depleted-uranium armor-piercing tank shells.
Selain itu, DoD juga mengakuisisi sebanyak 273,000 botol sunblock yang dianggap sama pentingnya seperti rudal bagi para tentaranya disana.
Belum lagi DoD harus menyediakan biaya binatu, dapur, surat menyurat dan pengiriman barang, serta cleaning services yang telah dikontrak militer dari perusahaan swasta, juga menjadi bagian dari kegiatan membangun dan mengembangkan sektor ekonomi AS.
Diketahui, sepertiga dari dana US$ 30 miliar tambahan yang dianggarkan untuk perang Irak, habis untuk service layananan bagi kenyamanan tentara AS.
Dengan begitu, keberadaan mereka di front-front perang tampak sama seperti kehidupan di rumah ala Hollywood. Selain itu pengamanan juga dilakukan melalui sub-kontrak pada private military companies seperti Brown & Root, DynCorp, dan the Vinnell Corporation.
Artinya, AS memberikan tingkat kesejahteraan yang tinggi bagi prajurit militernya?
The Washington Post pernah mengkritisi kondisi yang terjadi di Fallujah, bagian barat Baghdad. Bagaimana pelayan-pelayan berkemeja putih bercelana hitam dan berdasi kupu-kupu bertugas setiap malamnya melayani makan malam untuk petugas dari 82nd Airborne Division.

 

      Beberapa dari pangkalan ini, karena sangat luasnya, membutuhkan 9 trayek bus internal untuk tentara dan kontraktor sipil di dalam area berkawat tersebut.
Pangkalan Anaconda, kantor pusat divisi brigade ke-3 dan infanteri ke-4 yang bertugas menjadi ‘polisi’ sepanjang 1.500 mil persegi di wilayah Irak, ke Utara Bagdad, hingga Samarra, menempati area besar seluas 25 kilometer persegi dan penyediaan perumahan untuk sebanyak 20.000 pasukan.
Untuk keperluan spritual, misionaris bagi militer AS, mereka dilayani perusahaan penerbangan sendiri. Tentara AS juga dilayani perusahaan penerbangan dengan armada untuk penerbangan jarak jauh sehingga mampu menyambungkan langsung post dari Greenland hingga Australia.


Bagaimana dengan kita?

Wah, anda bisa bayangkan sendiri. Betapa jauhnya dengan cara kita memperlakukan personil militer. Untuk melaksanakan tugas negara  pun kadang harus berutang hanya sekadar untuk membeli obat nyamuk di warung setempat.
Atau harus terdampar di pulau terluar menjaga perbatasan dengan segala fasilitas yang sangat terbatas dan minim.

Asia Pasifik jadi target ekspansi AS selanjutnya, bagaimana anda melihatnya?

       Perkembangan terkini kekaisaran militer AS, bisa disimak  dari pernyataan Menteri Pertahanan, Panetta yang menyatakan bahwa 60 persen kekuatan militer AS akan pindah ke kawasan Asia Pasifik mulai 2012 hingga 2020.

      Reposisi pangkalan tersebut ada dibawah kendali dan tanggung jawab Andy Hoehn, Wakil Menhan AS untuk bidang strategi.
Hoen dan dan rekan-rekannya mengatur tahapan implementasi akan apa yang disebut Goerge Bush dulu sebagai strategi perang pencegahan terhadap “persatuan negara-negara merah dan orang-orang jahat”.

       Negara-negara “persatuan orang-orang jahat” ini oleh AS telah diidentifikasikan sebagai “busur ketidakstabilan” yang tersebar dari mulai daerah Andes di Colombia terus ke arah Afrika Utara dan kemudian menyapu negeri negeri seberang Timur Tengah, hingga termasuk Filipina dan Indonesia.

      Jadi, perang terhadap terorisme adalah sebagian kecil dari alasan untuk semua strategisasi militer AS di belahan dunia. Yang sebenarnya adalah untuk membangun cincin baru dari Pangkalan militer sepanjang khatulistiwa guna memperluas kekaisaran militer AS dalam mendominasi dunia.
Kebijakan pertahanan yang seperti apa, bagi Indonesia menyikapi kondisi ini?
Arah kebijakan pertahanan negara Indonesia saat ini telah berubah dari threat based planing ke capabilities based planning. Itu sudah ditetapkan. Soalnya kemudian, apakah kita sudah sepakat sebagai bangsa untuk memahami persepsi ancaman yang sebenarnya sedang dihadapi dalam waktu dekat, sebagai dampak tersebarnya 60 persen kekuatan militer AS ke kawasan ini.

       Persis sama seperti saat Irak akan digempur melalui persiapan Operation of Enduring Freedom, dimana saat ini Indonesia sama juga “sudah terkurung” seperti Irak, oleh  pangkalan-pangkalan AS sejak titik di Diego Garcia, Christmas Island, Cocos Island, Darwin, Guam, Philippina, terus berputar hingga ke Malaysia, Singapore, Vietnam hingga kepulauan Andaman dan Nicobar beserta sejumlah tempat lainnya.

      Dengan kondisi ini, jelas sekali, tidak tersedia waktu banyak bagi elite Indonesia untuk segera mereposisi arah kebijakan luar negeri dan pertahanan Indonesia yang lebih tegas, strategis dalam menyikapi perubahan konstalasi politik di kawasan.
Indonesia juga harus memperkuat TNI sebagai aktor pertahanan yang tugas utamanya adalah untuk melindungi segenap wilayah kedaulatan termasuk kekayaan dan kesejahteraan penduduknya.

PENEMPATAN PANGKALAN MILITER DAN PASUKAN AS SERTA SEKUTUNYA


Apa yang paling mendesak untuk dilakukan?

      Persoalan yang paling mendesak dan menjadi kewajiban sipil adalah perumusan dan penyusunan landasan serta kerangka hukum yang mengatur peran dan posisi TNI dalam konteks tugasnya sebagai garda terdepan bangsa untuk menjalankan misi pertahanannya.
Kondisi hari ini, TNI terbentuk menjadi tentara yang ditekankan hanya pada kemampuan stabilisasi dan rekonstruksi, tetapi tidak sebagai tentara profesional yang memiliki kemampuan outward looking defences seperti bagaimana seharusnya.
Keberhasilan pembangunan landasan hukum ini, sebenarnya sangat terkait dengan visi politik dan visi transformasi militer untuk membangun kekuatan berdasarkan threat dan capabilities yang seharusnya dimiliki oleh kalangan sipil penentu kebijakan pertahanan.

Konstalasi politik keamanan kawasan telah berubah signifikan dan ancaman telah muncul mengikuti trend geopolitik yang berjalan. Kebijakan luar negeri Indonesia harus di re-shaping dalam cita-cita kita membangun keseimbangan regional yang merupakan tugas terbesar kita.

Semakin cepat terjawab, semakin baik.  Sehingga kita tahu TNI seperti apa yang harus dipersiapkan untuk mengantisipasinya.

whos next


Pendapat anda, apa yang paling penting dalam membangun profesionalitas TNI?

      Hal yang terpenting bukan semata persoalan mana Alutsista yang perlu diganti dan mana yang masih layak pakai. Lebih dari itu, dalam membangun TNI yang profesional dan berwibawa di mata internasional, diperlukan sebuah grand strategy and design atas postur TNI. Postur TNI yang ideal untuk menghadapi segala bentuk ancaman yang segera akan terbentang di kawasan ini dalam 8 tahun mendatang.

       Meski dengan kemampuan Indonesia saat ini, komposisi ideal sulit diwujudkan dalam kenyataan. Namun tanpa standar ideal, kita tidak akan pernah tahu kemana tujuan negara ini 100 atau 200 tahun yang akan datang. Bagaimana TNI yang kita cintai harus dibangun untuk itu.

      Bagaimanapun juga, standar ideal sangat dibutuhkan sebagai panduan dalam mencapai cita-cita pembangunan akan postur TNI yang kuat, berwibawa, mumpuni dan profesional dalam menghadapi ancaman-ancaman atas kedaulatan kita sebagai bangsa yang kaya dan besar. (berbagai sumber)

you go to the war we will stay here
Print Friendly and PDF

Berlanganan