Rabu, 22 Juli 2015

Benarkah Nubuatan dari St. Malachy dan St. Nostradamus?

Jika hal ini nubuatan ini benar, artinya kita benar-benar hidup di masa Paus yang terakhir!
Saudara-saudara, telah diposting sebelumnya mengenai siapa “oknum Antikristus” yang memenuhi syarat-syarat dalam Kitab Daniel dan Kitab Wahyu. Untuk meneguhkan hal itu kita perlu mengerti mengenai siapa raja kedelapan yang Kitab Wahyu tuliskan. Kalau identitas raja ini telah diketahui, kita akan mengerti bahwa kita hidup benar-benar di penghujung zaman ini.
Nubuat St. Malachy
St. Malachy
St. Malachy
Uskup Malachy O’ Morgair hidup di abad 12. Ia berasal dari Irlandia. Lebih dari 900 tahun yang lalu, ia pernah mendapat penglihatan serta bernubuat bahwa Paus yang terakhir akan memegang peranan vital di Akhir Zaman. Ia menyebutnya sebagai Petrus Romanus.
Saat berkunjung ke Roma di tahun 1139, Malachy melihat semua nama Paus di masa depan, lengkap dengan ciri khas mereka, yang akan memimpin Gereja Katolik hingga akhir zaman. Nubuat Malachy menyebut Paus Benediktus XVI adalah paus ke-111 atau paus sebelum yang paus yang terakhir. Penglihatan Malachy berakhir di paus ke-112.
Sebelumnya pernah diposting bahwa tahun 1929, Gereja Katolik Roma diakui sebagai Vatican City, yang dipimpin oleh Kepala Negara (Raja) sekaligus memegang jabatan Paus. Paus Pius XI merupakan raja pertama. Dan sejak saat itu sampai zaman Paus Benediktus XVI, telah ada 7 Raja. Kehadiran Paus berikutnya, “bisa saja” merupakan Petrus Romanus yang uskup Malachy nubuatkan.
Dalam buku Life of St Malachy karya St Bernard of Claivaux disebutkan bahwa Malachy adalah seorang peramal terhormat yang bisa memprediksi dengan tepat hari dan jam kematiannya sendiri. Setidaknya, salah satu paus abad ke-20, Paus Pius X, sangat yakin bahwa ramalan Malachy benar adanya. Begitulah menurut biografi Pius-X karya Rafael Merry del Val.
Semenjak nubuatan ini diketahui orang banyak, terus terjadi perdebatan di kalangan para ahli Agama dan ahli Teologi, termasuk dari aliran Katolik sendiri. Pihak Vatikan membenarkan bahwa tidak pernah ada arsip mengenai hal itu. Namun dunia dikagetkan dengan ditemukannya catatan dari Uskup Malachy di tahun 1590.
Berikut adalah contoh keakuratan dari Nubuatan St. Malachy
  • Paus Yohanes Paulus II, misalnya, dikaitkan dengan frasa nomor 110, “Berasal dari kekuatan matahari”. Pasalnya, baik saat lahir maupun saat dimakamkan, terjadi gerhana matahari.
  • Paus pertama, menurut daftar itu, berasal dari sebuzah instansi di Sungai Tiber. Bagi yang mempercayai nubuat ini, kalimat itu merujuk pada Paus Celestine II yang lahir di tepian Sungai Tiber. Beliaulah Paus pertama.
  • Paus Benediktus, dalam daftar itu, digambarkan sebagai “kejayaan dari zaitun (olive)”, dan para ahli eskatologi merujuk pada Paus Benediktus karena ia pendiri Ordo Benediktine juga dikenal sebagai “Olive”tan.
  • Contoh lainnya ialah pemilihan Paus Adrian IV yang menjabat pada masa 1154-1159. Saat itu, sang Paus diramalkan akan berasal dari sebuah kota bernama St. Albans. Kenyataannya, prediksi itu tidak meleset sedikitpun.
  • Berkaitan dengan Petrus Romanus, ia berkata bahwa paus terakhir digambarkan sebagai “dalam tekanan yang besar, takhta suci Gereja Katolik Roma akan diduduki Peter (Petrus) Si Orang Roma (Paus Fransiskus juga keturunan Italia)” Sementara itu, tak seorang pun kardinal dari Italia yang bergelar Petrus atau Peter.
Saint Malachy pernah menulis:
“Pada akhirnya di Gereja Suci Roma, akan ada Petrus dari Roma, yang akan menggembalakan domba-dombanya di padang rumput kesengsaraan (tribulation), dan ketika hal ini berakhir, kota tujuh bukit akan hancur dan hakim mengerikan akan menghakimi umat-Nya selesai,” tulis Saint Malachy
Dengan mundurnya Paus benediktus XVI, misteri Petrus Romanus yang telah dinubuatkan berabad-abad sudah terkuak. Siapa yang akan muncul sebagai Raja ke Delapan dari Wahyu 17 juga terbuka di depan mata kita!
Nubuat ini didukung oleh Nubuat St. Nostradamus.
Pada abad 16, St. Nostradamus bernubuat dengan meneguhkan apa yang St. Malachy pernah nubuatkan.
Ia menuliskan seperti berikut:
“Paus terakhir ini akan meninggalkan Roma di bulan Desember ketika dua matahari terlihat di langit.”
Setelah ratusan tahun berselang, nubuatan Nostradamus ternyata tak jauh meleset. Jika pernyataan Nostradamus ini dihubungkan dengan peristiwa alam, maka akan nampak kebenarannya.
Sejarah mencatat, bulan November, sebelum pengunduran diri Paus Benediktus XVI , Komet ISON, dengan ekor sepanjang 40.000 mil, melintasi bumi. Komet ini sangat terang, sehingga saat siang hari pun juga bisa terlihat. Para ahli berpendapat bisa saja komet ini yang uskup Nostradamus maksudkan mengingat komet ISON terbilang besar dan sangat terang.
Ramalan itu semakin nyata dengan tanda alam yang sangat jelas. Beberapa jam setelah Benediktus XVI mengumumkan pengunduran dirinya, petir menyambar kubah Basilila Santo Petrus. Beberapa hari kemudian, meteorit jatuh di Rusia.
Siapakah Paus saat ini?
Jorge Mario Bergoglio
Jorge Mario Bergoglio
Kandidat yang paling kuat diprediksi akan menggantikan Paus Benediktus ialah Kardinal Peter Turkson. Namun prediksi ini keliru saat Takhta Suci Vatikan pada 13 Maret 2013 memilih Kardinal Jorge Mario Bergoglio menjadi Paus baru untuk memimpin umat Katolik sejagat. Bergoglio menjadi Paus ke-112 menggantikan Paus Benediktus XVI yang resmi mengundurkan diri pada 28 Februari 2013 lalu. Ia mendapat sebanyak 77 dari 115 suara kardinal yang memilih. (Kenyataan ini turut mendukung nubuatan St. Malachy, mengingat Peter Turkson berasal dari Ghana, bukan Italia)
Kardinal Jorge Mario Bergoglio yang berasal dari Ibu Kota Buenos Aires, Argentina ini bergelar Paus Fransiskus , menjadi Paus pertama dari luar Eropa pada “era modern” seperti sekarang ini. Namun menilik sejarah ternyata dia bukan satu-satunya pemimpin Takhta Suci dari luar Eropa.
Pada abad ke-8 ada Paus Gregory III asal Suriah, Paus Santo Evaritus asal Betlehem, Paus Theodore asal Yerusalem, dan Paus Victor asal Libya. Sebelumnya, 265 Paus berasal dari negara-negara di Eropa, termasuk Paus Benediktus XVI asal Jerman dan Paus Yohanes Paulus II asal Polandia.
Apakah raja kedelapan tersebut merupakan Antikristus?
Di dunia ini, hanya ada 2 bangsa yang bilangannya sama dengan huruf alfabetnya, yakni Yahudi dan Roma. Dalam postingan sebelumnya telah disinggung bahwa telah banyak antikristus, salah satunya adalah Kaisar Nero yang mana bilangannya adalah 666. Saat kitab Wahyu ditulis, kekuasaan Romawi yang sedang berkuasa. Itulah sebabnya, kitab Wahyu ditulis dengan banyak simbol, agar kitab tersebut tidak dibakar ataupun dibuang oleh Kaisar Nero.
Kaisar Nero merupakan pribadi yang sangat kejam. Menurut sejarah, ia membunuh saudara-saudaranya sendiri, bahkan ibunya juga. Selain itu, ia terkenal kejam terhadap orang-orang kristen pada masa itu. Saat Yohanes menerima Wahyu ini, ia melihat bahwa binatang itu (baca:antikristus) “sudah ada”. Namun ia juga “tidak ada” karena saat murid-murid Yohanes menulis kitab ini Nero sudah mati. (Catatan: Yohanes yang menerima Wahyu, namun yang menulis kitab Wahyu adalah murid-muridnya. Karena keadaan Yohanes digoreng hidup-hidup oleh Nero, ia mengalami luka bakar, dan Yohanes dibawa oleh murid-muridnya ke Patmos. Disanalah ia menerima pewahyuan mengenai Akhir Zaman). Selanjutnya, dikatakan ia (antikristus) akan muncul lagi. Hal ini diteguhkan dalam Wahyu 17:8 dimana binatang itu MUNCUL DARI JURANG MAUT.
“mereka yang tidak tertulis di dalam kitab kehidupan sejak dunia dijadikan, akan heran, apabila mereka melihat, BAHWA BINATANG ITU TELAH ADA, NAMUN TIDAK ADA, DAN AKAN MUNCUL LAGI. Yang penting di sini ialah akal yang mengandung hikmat: ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk, ketujuhnya adalah juga tujuh raja: LIMA DI ANTARANYA SUDAH JATUH (Raja 5), YANG SATU ADA (Raja 6) DAN YANG LAIN BELUM DATANG (Raja 7&8), DAN JIKA IA DATANG (Raja 7), IA AKAN TINGGAL SEKETIKA SAJA. Dan BINATANG YANG PERNAH ADA DAN YANG SEKARANG TIDAK ADA ITU (Raja 5), ia sendiri adalah RAJA KEDELAPAN dan namun demikian satu dari ketujuh itu dan ia menuju kepada kebinasaan.” ~Wahyu 17:10-11
8-kings-chart-new-francis
8-kings-chart-new-francis
Daftar Kaisar Romawi
Lima Kaisar yang pertama “sudah jatuh,” yaitu mati secara tidak wajar. Kelima Kaisar itu adalah Yulius Kaisar, Tiberius, Kaligula, Klaudius, dan Nero. Mereka mati dibunuh dan bunuh diri sebelum kitab ini ditulis. Yang keenam, Domitian, yang juga dibunuh, masih hidup ketika murid Yohanes menulis kitab ini. Raja 7&8 belum ada. Jika raja ke 7 datang ia akan memerintah dengan singkat. Sejarah mencatat, Kepausan berganti saat Paus atau Raja yang memimpin meninggal. Namun anehnya, Paus Benediktus sebagai raja ke-7 digantikan bukan karena ia meninggal, tetapi karena ia mengundurkan diri dengan asalan kesehatan. Ia berusia 85 tahun saat mundur dari jabatannya.
Selanjutnya, raja ke-8 merupakan raja yang pernah ada (Nero:666), dengan demikian “roh antikristus” dalam diri Nero akan muncul dalam pribadi raja ke-8. Saat ini semua mata memandang pada Paus Fransiskus. Saat ini ia adalah Raja Kedelapan dari Vatican City, namun apakah kedudukannya memantapkan pendapat bahwa ia adalah Antikristus dalam Alkitab? Bagaimana menurut pendapat anda?
Berikut beberapa kejanggalan keputusan Paus Fransiskus yang notabene bertolakbelakangan dengan kebenaran Alkitab :
  • Ia membenarkan Teori BingBang yang sebelumnya ditolak oleh Vatikan
  • Ia membenarkan Teori Evolusi yang bertentangan dengan Penciptaan
  • Ia membela Kaum Gay, Lesbi, Biseksual, dan Transgender
  • Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka dan menyarankan Israel memberikan tanah konflik itu sebagai milik Palestina.
Seperti yang kita ketahui Katolik masih melakukan tradisi mengaku dosa kepada Paus. Saat ini bahkan mengaku dosa bisa dilakukan secara online. Beberapa ajaran lain yang dianggap menyimpang ialah ajaran api penyucian.
Terlepas dari semuanya itu, yang menjadi bahan perenungan kita adalah saat ini Paus Fransiskus telah berusia 77 tahun. Kita tidak pernah tahu sampai kapan ia memerintah sebagai raja kedelapan. Yang pasti bahwa rapture di depan mata kita. GBU all.
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Benarkah Nubuatan dari St. Malachy dan St. Nostradamus?
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan