Senin, 13 Juli 2015

Bukti Keilahian Yesus secara Ilmiah!

Shalom sahabat Fres-On, hari ini admin akan menjelaskan mengapa kita harus begitu teguh percaya bahwa Yesus satu-satunya jalan keselamatan. Namun, kali ini dari sudut pandang yang berbeda, karena admin akan mencoba menyajikan sebuat data ilmiah yang bisa dipercaya.
Ronald Eldon Wyatt
Ronald Eldon Wyatt
Ronald Eldon Wyatt yang dikenal sebagai Ron Wyatt (lahir di Amerika Serikat tahun 1933) adalah seorang petualang dan bekas perawat anestesi asal Amerika Serikat yang terkenal karena sejumlah penemuan tempat yang berkaitan dengan Alkitab, termasuk situs Durupinar, Turki sebagai tempat Bahtera Nuh. Banyak klaimnya diperdebatkan dan ditolak oleh para pakar sejarah, ilmuwan dan Alkitab, tetapi hasil penelitiannya terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk golongan Kristen fundamentalis dan evangelikal.
Penemuan yang akan dibahas ialah penemuan sampel darah yang ia temukan persis di bawah bukit Golgota tempat Yesus di salib. Ron telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menggali reruntuhan dan puing-puing sampai ia berhasil menemukan gumpalan darah beku yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya. Ia kemudian berinisiatif untuk membawa sampel darah tersebut di salah satu labolatorium terbaik di dunia, di Israel. Dari hasil penyelidikan tim medis, mereka menemukan bahwa sample darah tersebuh masih hidup. Namun yang membuat mereka terkaget-kaget ialah jumlah kromosom dalam sample darah itu hanya 24.

Hukum Biologi

Manusia terdiri dari 46 kromoson, yakni 23 dari ayah dan 23 dari ibu. (22 kromosom autosom dan 1 kromosom genosom atau kromosom kelamin yang menentukan jenis kelamin) Dari kromosom yang diturunkan itu lahirlah mahluk baru dengan total kromosom 46 (23+23). Menurut ilmu biologi mustahil manusia bisa hidup dengan jumlah kromosom lebih atau kurang dari 2 kromosom normal. Manusia normal mamiliki 46 kromosom, namun ada juga yang kurang atau kelebihan 1 kromosom. Inilah penyakit yang dikenal sebagai sindrom, seperti Sindrom Down, Sindrom Klinefelter, Sindrom Turner, Sindrom Edwards, Sindrom Patau, Sindrom Jacobs, Sindrom cri du chat.
Gen yang membawa jenis kelamin wanita adalah X, dan gen yang membawa jenis kelamin pria adalah Y. Jika kromosom XX terpaut, maka yang lahir adalah perempuan, namun jika XY, maka itu adalah laki-laki. Sampel darah yang diteliti tersebut bukan hanya memiliki 23 kromosom, tetapi memiliki kromosom genosom XY. 23 kromoson dari Maria dan kromosom Y datang dari Roh Kudus bukan dari Yusuf! Itulah sebabnya Yesus lahir sebagai laki-laki.
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” ~Matius 1:20-21
Namun mengapa bisa ada darah hidup yang hanya memiliki 24 kromosom? Ini sebuah keajaiban. Tim medis tersebut jauh lebih kaget saat Ron mengatakan itu darah manusia. Itulah darah Mesias yang mereka tolak. Darah Yesus Kristus!

Hubungan darah Yesus dengan Penebusan

Sebuah nubuatan yang luar biasa tercatat dalam Kej 3:15
Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau (iblis) dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.
adam_eve
adam_eve

Perhatikan dengan seksama bahwa Alkitab menuliskan keturunan Perempuan itu, bukan keturunan Adam. Yesus bukan lahir dari pernikahan, itulah sebabnya tertulis keturunan perempuan.

Saat Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, mereka sadar kalau mereka telanjang. Mereka kemudian menyemat dedaunan untuk dijadikan cawat. Namun Tuhan membuat pakaian dari kulit binatang untuk menutup kemaluan mereka karena dosa. Dalam Quran, domba ini adalah domba yang bukan lahir karena pernikahan domba. Namun karena Tuhan menjadikannya. Itulah sebabnya Ia berkata kun fayakun. Domba ini lah yang menjadi gambaran Yesus.
Abraham - Ishak
Abraham – Ishak
Ishak kala itu mau disembelih oleh Abraham. Namun Tuhan menggantikannya dengan seekor domba yang tersangkut dalam belukar (Kej 22). Domba ini adalah gambaran Yesus. Domba yang juga Tuhan jadikan sendiri seperti domba di Taman Eden. Untuk itulah pertama kalinya dalam Alkitab muncul kata Jehovah Jireh, atau Allah yang menyediakan. Mengapa Ishak tidak jadi dikorbankan? Karena Ishak adalah keturunan Adam. Ia dikandung dalam dosa (manusia dikandung dari dosa Mz. 51:5 & Rm 5:1-20). Perlu seekor domba yang tidak dilahirkan dalam dosa, atau tidak lahir dari hubungan manusia. Satu-satunya yang tepat menggambarkan domba ini hanyalah Yesus.
Sampel darah tersebut membuktikan bahwa dialah satu-satunya yang layak disembelih karena dia tidak berdosa. Ia tidak lahir dari perkawinan manusia sehingga ia tidak mewarisi dosa. Manusia berdosa hanya bisa ditebus oleh yang tidak berdosa. Semua manusa berdosa. Hanya Tuhan yang tidak berdosa. Itulah alasan mengapa Ia turun menjadi seorang manusia, tidak lain dan tidak bukan agar Ia bisa menebus kita dari dosa. Adam pertama dan keturunannya berdosa, tetapi Adam kedua datang dengan membawa hidup yang kekal.

Yesus adalah satu-satunya Juru Selamat manusia. Sedikit lagi Ia akan datang. Percayalah bahwa dalam Dia ada hidup kekal. Ia memastikan anda tidak turut dalam penghukuman nanti.

Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Bukti Keilahian Yesus secara Ilmiah!
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan