Sabtu, 01 Agustus 2015

MENDENGAR SUARA TUHAN


Umat Tuhan masih banyak yang sulit menerima dan sulit mengerti dengan yang disebut "mendengar suara Tuhan". 
Jangankan menerima, memba-yangkannya saja sulit, rasanya tidak mungkin.
Kita masih tidak memahami bahwa Allah kita adalah pribadi yang mendengarkan kita juga pribadi yang masih mau berbicara kepada kita.

Tuhan berbicara kepada tokoh-tokoh perjanjian lama bahkan juga tokoh-tokoh di perjanjian baru, seperti:
- Nuh (Kejadian 6:13)     - Abraham (Kejadian 12:1)
- Musa (Keluaran 3:15)    - Petrus (Kisah 10:13-19)
- Paulus (Kisah 16:6-7)

Pertanyaannya, mengapa Tuhan masih berbicara kepada umat-Nya hingga kini? Jawabannya:
> karena Ia ingin menyampaikan kehendak-Nya
> karena Ia ingin menegur manusia

Dan pertanyaan lainnya, "Apakah Tuhan benar-benar masih berbicara kepada umat-Nya hari ini?"
Umat Tuhan masa kini adalah umat Tuhan era perjanjian baru. Sama seperti kepada Petrus juga Paulus, Tuhan masih ingin berbicara kepada umat-Nya yang hidup di zaman modern sekarang ini. 
Dan perlu diketahui, ayat berikut tidak ditujukan kepada umat Tuhan era perjanjian lama, tapi umat Tuhan era perjanjian baru:

Wahyu 2:7, "Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: ..." 
  
Maka, suara Tuhan masih akan diperdengarkan ke telinga kita di hari-hari ini, ... mauu? (DI)
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: MENDENGAR SUARA TUHAN
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan