Rabu, 05 Agustus 2015

Rahasia Karunia Membedakan Roh


Kisah Para Rasul sama sekali tidak menyatakan apakah Agabus nabi sejati atau nabi palsu. Dari generasi ke generasi umat Kristen meyakini bahwa Agabus adalah nabi sejati. Saya belum pernah menemukan sumber pustaka yang mempertanyakan kesejatian nabi Agabus. dalam generasi ini, banyak sekali pengkotbah dan jemaat alam roh yang mengaku punya karunia membedakan roh. Para PAWANG roh mengaku, dengan JURUS membedakan roh, mereka mampu mendeteksi keberadaan roh-roh jahat di suatu tempat atau suatu benda atau di dalam diri seseorang. Yang lebih sakti mengaku mampu membedakan jenis roh-roh jahat itu, ada roh ejakulasi dini, roh impoten, roh susah orgasme, roh males goyang, roh nggak nafsu, dan lain-lainnya. Yang paling sakti seperti Ev. Daud Tony dan Pdt. Dr. Eku Hidayat, dll mengaku mampu melihat roh-roh itu dengan indera ketujuh karena indera keenam adalah anugerah roh teritorial kepada penyembahnya. Handai taulan sekalian, Pawang roh adalah pembual atau mereka yang telah disesatkan. Inilah rahasia jurus membedakan roh guna membongkar kedok nabi Agabus. 

Atas dasar apa para sarjana teologi menyimpulkan bahwa Agabus adalah nabi sejati? Umumnya akan dijawab, “Karena NUBUATANNYA digenapi.” yang paling teliti dan hati-hati mempelajarinya akan menjawab, “Karena Agabus bernubuat dengan kuasa Roh dan mengucapkan kata-kata Roh Kudus.” Handai taulanku sekalian, apakah itu yang diajarkan oleh Allah melalui kitab Kisah Para Rasul?
Bukankah Paulus mengajarkan tentang karunia membedakan roh? BENAR! Bukankah para PAWANG roh mengaku memiliki karunia membedakan roh? BENAR! Bukankah mereka memang memiliki karunia membedakan roh? MUSTAHIL! Mungkin di antara mereka ada yang membual, namun bukankah di antara mereka mungkin ada yang memang benar-benar memiliki karunia membedakan roh? MUSTAHIL! Kenapa demikian? Karena sebagian besar dari orang-orang itu membual sementara sebagian kecilnya bertindak bodoh karena telah disesatkan. Bagaimana cara kita menarik kesimpulan demikian? Ini caranya:
Bagaimana cara PAWANG roh mendeteksi dan membedakan roh-roh jahat? Ada yang mengaku, karena dirinya merinding. Ada yang mengaku, karena merasakan hadirat atau kehadiran roh-roh jahat. Ada yang mengaku, karena mendengar bisikan Tuhan. Ada yang mengaku, karena mendapat penglihatan. Ada yang mengaku, karena mendapat karunia bernubuat. Ada yang mengaku, karena melihat roh-roh jahat gentayangan.
Handai taulanku sekalian, apa pun pengakuannya, pada hakekatnya JURUS membedakan roh dilakukan dengan DUA cara yaitu: MERASA dan atau BERHALUSINASI. Alkitab sama sekali tidak mengajarkan tentang membedakan roh dengan PERASAAN juga tidak mencatat kisah manusia mendeteksi keberadaan roh jahat dengan perasaan. Itu sebabnya PAWANG roh yang mengaku mendeteksi dan membedakan roh dengan PERASAAN adalah pembual.
Alkitab sama sekali tidak mengajarkan tentang karunia melihat roh-roh jahat juga tidak mencatat kisah manusia melihat roh jahat gentayangan. Itu sebabnya PAWANG roh yang mengaku melihat roh-roh jahat gentayangan sedang berhalusinasi. Keempat Injil mencatat kisah Yesus membedakan roh dengan akal budi. Kisah Para Rasul mencatat kisah Paulus membedakan roh dengan akal budi. Alkitab mengajarkan dengan tegas dan gamblang sehingga mustahil menyangkalnya. Mendeteksi dan membedakan roh dilakukan dengan akal budi bukan dengan perasaan apalagi dengan berhalusinasi.
Karunia membedakan roh diwujudkan melalui akal budi. Kisah nabi Agabus memang dicatat sebagai bahan latihan membedakan roh. Agabus adalah nabi palsu. Iblis bisa menyamar sebagai malaikat Allah (Terang). Mari kita membuktikannya.
Agabus Membual Atau Dia Kerasukan?
Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius. Kisah Para Rasul 11:28
ia mengatakan = SEMAINO <4591> = mengatakan
seluruh = HOLOS <3650> = seluruh
dunia = OIKOUMENE <3625> = dunia; bumi
kuasa roh = PNEUMA <4151> = roh
Apakah ROH di dalam Kisah Para Rasul 11:28 adalah Roh Allah atau roh jahat? Huruf besar dan kecil tidak bisa digunakan sebagai patokan sebab bahasa Yunani sama sekali tidak membedakan huruf besar untuk Roh Allah dan huruf kecil untuk  roh jahat.  Itu sebabnya yang dilakukan adalah menguji apakah perkataan Agabus digenapi? Pada jaman Klaudius (41-54) sama sekali tidak terjadi bencana kelaparan yang melanda seluruh kekaisaran Roma apalagi melanda seluruh dunia. Karena ramalannya tidak digenapi itu berarti Agabus adalah NABI PALSU. Mungkin dia sengaja membual atau dia membual karena kerasukan Iblis (roh) yang menyamar sebagai malaikat Allah (Terang).
Iblis Menyamar Jadi Malaikat Allah (Terang)
Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: “Ananias!” Jawabnya: “Ini aku, Tuhan!” Kisah Para Rasul 9:10
Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Kisah Para Rasul 9:15
Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.” Kisah Para Rasul 9:16
Di situ kami mengunjungi murid-murid dan tinggal di situ tujuh hari lamanya. Oleh bisikan Roh murid-murid itu menasihati Paulus, supaya ia jangan pergi ke Yerusalem. Kisah Para Rasul 21:4
Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan:”Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! Kisah Para Rasul 18:9
Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorangpun yang akan menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umat-Ku di kota ini.” Kisah Para Rasul 18:10
Pada malam berikutnya Tuhan datang berdiri di sisinya dan berkata kepadanya: “Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma.” Kisah Para Rasul 23:11
Karena tadi malam seorang malaikat dari Allah, yaitu dari Allah yang aku sembah sebagai milik-Nya, berdiri di sisiku, Kisah Para Rasul 27:23
dan ia berkata: Jangan takut, Paulus! Engkau harus menghadap Kaisar; dan sesungguhnya oleh karunia Allah, maka semua orang yang ada bersama-sama dengan engkau di kapal ini akan selamat karena engkau. Kisah Para Rasul 27:24
Tetapi sekarang sebagai tawanan Roh aku pergi ke Yerusalem dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku di situ selain dari pada yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu aku. Kisah Para Rasul 20:22-23
Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” Matius 16:23
Apakah ROH di dalam Kisah Para Rasul 21:4 adalah Roh Allah atau roh jahat? Bagaimana cara kita membedakannya? Dengan menganalisanya dengan akal budi. Apakah pernyataan Tuhan kepada Ananias di dalam Kisah Para Rasul 9:16 digenapi sepanjang hidup Paulus? Digenapi! Kisah Para Rasul 18:9-10; 23:11; 27:23-24 adalah bukti kegenapan Kisah Para Rasul 9:16. Apabila roh di dalam Kisah Para rasul 9:16 adalah Roh Allah, itu berarti Kisah Para Rasul 9:16 tidak digenapi. Apabila roh yang membisiki para murid untuk melarang Paulus ke Yerusalem adalah Roh yang menawan Paulus untuk pergi ke Yerusalem itu berarti Roh Allah menjilat muntahnya sendiri atau menyangkal diri-Nya sendiri. Apabila Apabila roh yang membisiki para murid untuk melarang Paulus ke Yerusalem adalah Roh Allah, itu berarti Paulus telah berdosa karena menentang keinginan-Nya.
Apa yang sesungguhnya terjadi? Yang terjadi adalah Iblis menyamar sebagai malaikat Allah (Terang) untuk mencegah Paulus ke Yerusalem seperti dia pernah mencegah Yesus menghadapi penderitaan-Nya.
Iblis Menyamar Jadi Roh Kudus
Setelah beberapa hari kami tinggal di situ, datanglah dari Yudea seorang nabi bernama Agabus. Kisah Para Rasul 21:10
Ia datang pada kami, lalu mengambil ikat pinggang Paulus. Sambil mengikat kaki dan tangannya sendiri ia berkata: “Demikianlah kata Roh Kudus: Beginilah orang yang empunya ikat pinggang ini akan diikat oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem dan diserahkan ke dalam tangan bangsa-bangsa lain.” Kisah Para Rasul 21:11
Sementara mereka merencanakan untuk membunuh dia, sampailah kabar kepada kepala pasukan, bahwa seluruh Yerusalem gempar. Kisah Para Rasul 21:31
Kepala pasukan itu segera bergerak dengan prajurit-prajurit dan perwira-perwira dan maju mendapatkan orang banyak itu. Ketika mereka melihat dia dan prajurit-prajurit itu, berhentilah mereka memukul Paulus. Kisah Para Rasul 21:32
Kepala pasukan itu mendekati Paulus, menangkapnya dan menyuruh mengikat dia dengan dua rantai, lalu bertanya siapakah dia dan apakah yang telah diperbuatnya. Kisah Para Rasul 21:33
Mereka pergi kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi dan berkata: “Kami telah bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa kami tidak akan makan atau minum, sebelum kami membunuh Paulus. Kisah Para Rasul 23:14
Apabila Agabus adalah nabi sejati, itu berarti Tuhan Yesus adalah pembual karena tidak mengenapi ucapan-Nya kepada Ananias:
“Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.”
Apabila Agabus adalah nabi sejati, itu berarti Roh Allah adalah pembual kerena Dia yang menawan Paulus untuk pergi ke Yerusalem namun Dia sendiri kemudian mencegah Paulus ke Yerusalem.
Apabila Agabus adalah nabi sejati, itu berarti Roh Kudus menentang Bapa-Nya sebab Roh Allah menawan Paulus untuk pergi ke Yerusalem namun Roh Kudus berusaha mencegah-Nya.
Apabila Agabus adalah nabi sejati, itu berarti Paulus menghina Roh Kudus karena mengabaikan peringatan-Nya.
Apabila Agabus adalah nabi sejati, itu berarti Paulus menghina Allah karena mengabaikan peringatan-Nya yang diucapkan lewat Agabus.
Handai taulan sekalian, apa yang sesungguhnya terjadi? Yang terjadi adalah Agabus membual atau dia kerasukan Iblis yang menyamar sebagai malaikat Allah (Terang) untuk mencegah Paulus ke Yerusalem.
Apakah RAMALAN Agabus digenapi? TIDAK! Paulus sama sekali tidak “diikat oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem dan diserahkan ke dalam tangan bangsa-bangsa lain.” Kejadian yang dialami oleh Paulus bertolak belakang dengan yang diramalkan oleh Agabus. Paulus diikat oleh bangsa Romawi lalu diserahkan kepada orang Yahudi di Yerusalem lalu diambil kembali. Karena ucapannya tidak digenapi, itu berarti Agabus adalah nabi palsu. Agabus membual atau dia kerasukan Iblis yang menyamar sebagai Roh Kudus.
KESIMPULAN
Handai taulan sekalian, kita sudah belajar MEMBEDAKAN roh dengan akal budi. Silahkan mempelajari kisah Paulus membedakan roh dengan akal budinya dalam: Kisah Para Rasul 13:4-12 dan Kisah Para Rasul 16. Silahkan mempelajari cara Yesus membedakan roh dengan akal budi-Nya dalam: Matius 16:21-28 dan Matius 15:21-28; Markus 7:24-30.
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Rahasia Karunia Membedakan Roh
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan