Jumat, 04 September 2015

KEMUNGKINAN TAMBAHAN MASA ANUGERAH?

israel
Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: “Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya. Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!” ~ Lukas 13:6-9
Tentu banyak sekali penafsiran mengenai ayat ini, namun kali ini kita akan menyelidikinya dari sisi yang lain. Jika anda teliti membaca Alkitab mulai PL dan PB, anda akan menemukan bahwa Alkitab sendiri menggambarkan Israel sebagai pohon ara (Yeremia 24:1-3, Yeremia 8:13).
=======================================================================
Lantas hubungan Israel dengan Akhir Zaman dimana?
Perhatikan perkataan nubuatan ini:
Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: “PERHATIKANLAH POHON ARA ATAU POHON APA SAJA. APABILA KAMU MELIHAT POHON-POHON ITU SUDAH BERTUNAS, KAMU TAHU DENGAN SENDIRINYA BAHWA MUSIM PANAS SUDAH DEKAT. Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT. ~Lukas 21:29-31
=======================================================================

Pohon ara = Israel

Tahun 69 Masehi, pasukan Romawi di bawah pimpinan jenderal Titus, mengepung kota Yerusalem selama satu tahun. Pada waktu itu, seluruh Israel sudah jatuh ke tangan Romawi, hanya Yerusalem yang masih bertahan. Setelah hampir setahun mengepung, pasukan Romawi masuk menyerbu ke dalam kota yang sudah lama hidup dalam kelaparan.
Ketika itu jenderal Titus kembali ke Roma, untuk menggantikan ayahnya menjadi Kaisar. Sedangkan pasukannya (tahun 70 M), menghancurkan dan membakar habis Bait Allah.
Setelah masa penghukuman yang panjang (hampir 19 abad, tepatnya 1878 tahun), Israel memproklamirkan kemerdekaannya di tanah Palestina pada tanggal 14 Mei 1948. (Perhatikan nubuatan Rabbi Judah ben Samuel yang sudah diposting sebelumnya)

Pohon apa saja

Sedangkan “pohon-pohon lain” (pohon apa saja), adalah negara-negara yang memproklamirkan kemerdekaannya, hampir bersamaan dengan lahirnya Israel. Negara-negara itu ialah, India (15 Agustus 1945), Indonesia (17 Agustus 1945), Vietnam (2 September 1945), Pakistan (14 Agustus 1947), Sri Lanka (4 Februari 1948), Maroko (2 Maret 1956), Ghana (6 Maret 1956), Malaysia (31 Agustus 1957), Nigeria (31 Agustus 1960), Bukino Vaso (5 Agustus 1960), Burundi (1 Juli 1961), dst.

Musim panas sudah dekat.

Di Israel sana, musim panas adalah MUSIM MENUAI. Jika kita mencermati proses dari Yesus mengutuk pohon ara itu kita akan menemukan “tambahan masa anugerah” selama maksimal 1 tahun. Kita tahu sampai hari ini orang-orang Yahudilah yang paling kuat menentang Yesus sebagai Mesias.
Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!”
Kita semua tahu bahwa kitab Wahyu menuliskan akan kedatangan 2 saksi Allah (Wahyu 11) yang akan mengadakan banyak tanda, mujizat dan melapetaka. Kemungkinan besar merekalah yang akan “mengusahakan” agar pohon ara itu berbuah (Israel berbalik kepada Yesus)
Yoel menulis:
Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHAN, Elohimmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu. (Yoel 2:23)
======================================================
Istilah “hujan awal” di dalam bahasa Ibrani adalah MOREH. “Hujan akhir” adalah MALKOSH. Moreh memiliki arti yang lain selain “hujan awal” yaitu GURU. Moreh menunjuk pada guru pria. Morah menunjuk pada guru wanita. Apa yang mereka ajarkan disebut dengan TORAH.
Rabbi ben Idi mengatakan atas nama Shmuel:
[Hujan akhir disebut] ‘malkosh’ karena itu adalah sesuatu yang menyingkirkan ketegar-tengkukan Israel.
Hujan MALKOSH ini akan membuat orang yang tegar tengkuk menjadi lembut hati. Setiap tutup Shabbat, semua orang Yahudi menyanyikan sebuah lagu yang memanggil Elia sang nabi untuk segera datang mendahului Mesias. Sebenarnya bangsa ini meminta turunnya MALKOSH, yaitu segala sesuatu yang menyebabkan kelembutan hati. Elia bertugas mengembalikan hati bapa-bapa kepada anaknya dan hati anak-anak kepada bapanya.
Mari kita sama-sama berdoa untuk Israel berbalik kepada Tuhan Yesus.
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: KEMUNGKINAN TAMBAHAN MASA ANUGERAH?
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan