Jumat, 04 September 2015

Kuasa Mengampuni para Paus merupakan bukti Antikristus dalam Alkitab?

Shalom sahabat FresOn, artikel ini dibuat bukan untuk menyerang aliran atau pribadi tertentu, tetapi sebaliknya supaya kita mengerti kebenaran. Banyak yang bertanya kepada saya khususnya mengenai sosok Paus Francis, yang sejauh ini memiliki ciri-ciri yang kitab Wahyu dan Kitab Daniel Nubuatkan. Ada pula yang mengatakan beliau adalah pribadi yang suci, bagaimana mungkin bisa menjadi “calon” Antikristus?
Sahabat FresOn, satu hal yang perlu kita ketahui bahwa Paus menurut ajaran Katolik bisa mengampuni dosa. Berikut adalah petikan artikel yang saya copy dari situs Katolisitas.org
Pope Francis
Pope Francis
Untuk memberikan pengampunan Allah bagi umat-Nya setelah mereka menerima Sakramen Baptis, Kristus memberikan kuasa untuk mengampuni dosa kepada Petrus yang diteruskan oleh para penerusnya yaitu para Paus (lih. Mat 16:16-19) dan kepada para rasul yang diteruskan oleh para uskup dibantu oleh para imam (lih. Yoh 20:21-23). Dalam prakteknya, pengampunan dosa ini terjadi dalam Sakramen Tobat. Katekismus Gereja Katolik menjelaskannya sebagai berikut:
Memang mungkin sulit sekali bagi kita untuk dapat mengerti, mengapa paus, uskup dan para imam, yang adalah manusia seperti kita, diberi tanggung jawab yang sedemikian besar. Kuasa untuk mengampuni dosa ini artinya adalah, kuasa yang diberikan Kristus kepada para rasul-Nya (yang diteruskan kepada para penerus mereka) untuk mengampuni dosa sebesar apapun, tidak terbatas oleh waktu maupun tempat, sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Yesus kepada Petrus untuk mengampuni dosa tujuhpuluh kali tujuh (lih. Mat 18:22) yang artinya: tidak terbatas. Dan lebih lanjut St. Yohanes Krisostomus menuliskan, “Para imam telah menerima kuasa, yang Allah tidak berikan baik kepada para malaikat maupun kepada para malaikat agung… Tuhan mengukuhkan di atas sana segala sesuatu, yang para imam lakukan di atas dunia ini.” (Yohanes Krisostomus, sac. 3,5).

Lalu bagaimana kata Alkitab?

Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri.Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.“Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: “Ia menghujat Allah. “Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu–:”Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” ~Matius 9:1-6
Berdasarkan ayat di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa orang-orang Yahudi kala itu menuduh Yesus menghujat Allah karena Yesus mengampuni! Hal tersebut terjadi karena mereka tidak tahu siapa Yesus. Dengan demikian, setiap manusia yang ingin menyamakan diri dengan Tuhan dalam hal apapun termasuk mengampuni, ia hendak menghujat Allah!
Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri? ~Markus 2:7
Perhatikan baik-baik, Paulus berkata bahwa Antikristus itu menghujat Allah!
vicar-0f-christ
vicar-0f-christ
Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga. ~Wahyu 13:6
Selain menghujat Allah lewat perkataan dan tindakannya, Antikristus juga akan menyamakan diri dengan Allah, dimana menyamakan diri dengan Allah tersebut merupakan tindakan Menghujat Allah. Tuhan Yesus pernah disebut Menghujat Allah, karena dianggap menyamakan diri dengan Allah.
Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.” ~Yoh 10:33

Antikristus Menyamakan diri dengan Allah!

Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah. ~2 Tes 2:2-3.
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Kuasa Mengampuni para Paus merupakan bukti Antikristus dalam Alkitab?
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan