Jumat, 04 September 2015

Obama dan Paus Francis bertemu persis di Hari Raya Yom Kippur?

Jews Holy Feast
Jews Holy Feast
TUHAN berfirman kepada Musa: “Akan tetapi pada tanggal sepuluh bulan yang ketujuh itu ada hari Pendamaian; kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan harus merendahkan diri dengan berpuasa dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN. Pada hari itu janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah hari Pendamaian untuk mengadakan pendamaian bagimu di hadapan TUHAN, Allahmu. Karena setiap orang yang pada hari itu tidak merendahkan diri dengan berpuasa, haruslah dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya ~Imamat 23:26-29
Shalom sahabat FresOn,
Tahun Baru Yahudi, Rosh Hashana, akan mulai pada malam 13 September dan berakhir setelah matahari terbenam pada 15 September. Menurut tradisi Yahudi, Rosh Hashana adalah hari bahwa Allah memulai proses penghakiman seluruh dunia.
Tahun ini Rosh Hashana unik karena akan menandakan akhir dari tahun Shemittah, tahun Sabat yang terjadi dalam siklus tujuh tahun. Menurut Talmud, teks tertulis yang menjelaskan Taurat, Mesias akan datang pada tahun setelah tahun Shemittah.
Bertepatan dengan hari raya Rosh Hashana  pada tanggal 15 September, Sidang Umum PBB ke-70 akan dimulai. Isu pembentukan negara Palestina diperkirakan akan diputuskan oleh perwakilan dunia selama Sidang Umum tersebut. Meskipun belum terjadi, sesi mendatang sudah penuh dengan ketegangan karena tidak jelas apakah AS akan terus menggunakan hak vetonya untuk mencegah Palestina mendeklarasikan diri sebagai negara.
Israel-Palestina
Israel-Palestina
Konflik Tanah Suci dinubuatkan menjadi bagian dari proses penebusan. Dalam Zakharia 12: 6, tertulis “Pada waktu itu Aku akan membuat kaum-kaum di Yehuda seperti anglo berapi di tengah-tengah timbunan kayu dan seperti suluh berapi di tengah-tengah timbunan bulir gandum; api keduanya akan menjilat ke kanan dan ke kiri segala bangsa di sekeliling, tetapi Yerusalem selanjutnya akan tetap tinggal di tempatnya yang dahulu”. Amos 9:15 mengatakan “5 Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” firman TUHAN, Allahmu”.
Setelah hari raya Yahudi Rosh Hashana adalah periode interim disebut sebagai Ten days of Awe. Selama periode ini, khususnya pada 17 September, Kongres AS akan memilih apakah akan menolak atau menerima kesepakatan nuklir yang dinegosiasikan oleh Presiden AS Barack Obama dengan Iran atas program nuklir mereka.
Kesepakatan ini disebut-sebut sebagai pemicu meledakanya perang Gog dan Magog, yang melibatkan beberapa negara. Persia (Iran) secara khusus disebutkan sebagai aktor utama perang. Seperti yang kita ketahui bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memprotes kesepakatan Iran pada tanggal 3 Maret, sehari sebelum hari libur Yahudi Purim. Dalam Alkitab, hari raya ini merupakan hari kemenangan Yahudi atas Haman, seorang petugas di pengadilan Persia, yang sekarang dikenal sebagai Iran. Hari raya Yahudi memang memainkan peran penting dalam proses peringatan ilahi kepada bangsa-bangsa.
Barack Obama-Pope Francis
Barack Obama-Pope Francis
Days of Awe adalah hari raya dari Yom Kippur, yang dikenal sebagai Hari Penebusan Tuhan. Yom Kippur adalah hari paling suci tahun dan jatuh pada 23 September. Anehnya, 23 September, adalah hari di mana Obama telah memilih untuk menjadi tuan rumah atas kunjungan pertama Paus Francis di Gedung Putih. Paus Francis, dalam perannya sebagai pemimpin dunia Katolik, telah memilih untuk melibatkan diri dalam konflik Israel-Palestina. Beliau terang-terangan mengakui “Negara Palestina.”
Hari Raya Yahudi selama seminggu dari Hari Raya Pondok Daun, dimulai 28 September juga merupakan tanggal terakhir dari empat bulan darah dalam siklus tetrad. Sebelumnya siklus tetrad lunar bertepatan dengan peristiwa sejarah penting yang berdampak pada bangsa Negara Israel. Misalnya, empat bulan darah diikuti pembentukan Negara Israel pada tahun 1948. Pada tahun 1967, sebelum Perang Enam Hari di mana Yerusalem dibagi, dibebaskan dan bersatu dengan Israel.
Bulan darah mendatang akan terlihat jelas dari Yerusalem dan pola yang sama dari gerhana tersebut merupakan pola yang pernah terjadi sebelum dan setelah penghancuran Bait Suci Yahudi oleh orang Romawi pada tahun 70 Masehi.
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Obama dan Paus Francis bertemu persis di Hari Raya Yom Kippur?
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan