Friday, September 4, 2015

Pengangkatan 13 September 2015? Ini kemungkinan lainnya…

Shalom sahabat FresOn, seperti yang kita ketahui bahwa beberapa hamba Tuhan telah memastikan tanggal penangkatan berdasarkan nubuat dalam hari raya Yom Kippur. Hal ini diperjelas oleh pesan Rabbi Kanievsky yang mengatakan bahwa Mesias akan datang pada 13 September 2015. Benar atau tidak berita ini, tidak usah terlalu dipusingkan, yang penting selalu berjaga-jaga.
Pada artikel ini, kita akan melihat kemungkinan peristiwa lainnya yang akan terjadi pada 13 September 2015, jika hari itu bukan hari Pengangkatan atau Rapture.
Daniel 12:12 menyatakan :
Berbahagialah orang yang tetap menanti-nanti dan mencapai seribu tiga ratus tiga puluh lima hari.
Hanukkah
Hanukkah
Pada artikel sebelumnya dijelaskan bahwa dari perhitungan mundur, zaman akhir bermula pada tanggal 16 April 2012, tepat saat Paus Benesiktus berulang tahun.
Jika  ditambahkan 1.335 hari sejak tanggal tersebut, maka akan jatuh pada tanggal 12 Desember 2015 yang bertepatan dengan hari raya Hanukah lilin ke 7.
Hanukkah adalah Festival of Lights bangsa Yahudi yang dirayakan selama 8 hari dan 8 malam yang dimulai pada setiap tanggal 25 bulan Yahudi “kislew”, atau bertepatan dengan akhir November sampai akhir bulan Desember pada penanggalam Masehi.
Dalam bahasa indonesia hari Hanukkah dapat diartikan sebagai Festival Pentahbisan, sedangkan dalam bahasa aslinya bahasa Ibrani, Hanukkah mempunyai arti dedikasi.

Jika demikian, bagaimana dengan tanggal 13 September?

Sebagai orang percaya, kita tidak boleh menyepelehkan atau memandang rendah setiap pesan nubuatan. Kita adalah orang yang paling malang seandainya pesan itu benar adanya. Namun, bagaimana jika keliru? Perisitiwa apakah yang akan terjadi, mengingat 13 September bukan hari biasa dalam penanggalan Ibrani dan merupakan sebuah hari Raya Besar.
Sebelumnya telah dijelaskan bahwa Hanukah adalah perayaan penyucian Bait Allah agar kembali menjadi suci. Hari raya ini  mengandung  nubuatan bahwa akan terjadi penyucian gerejaNya, yaitu kita yang percaya.
1 Kor 3:16 menyatakan “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah…..?
Apabila Daniel 12:12 dikaitkan dengan ayat sebelumnya :
Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya. Berbahagialah orang yang tetap menanti-nanti dan mencapai seribu tiga ratus tiga puluh lima hari ~Daniel 12:10-12
Apakah ayat-ayat ini menjelaskan bahwa akan ada suatu masa penyucian bagi anak-anak Tuhan sebelum mereka diangkat dan jika ada proses penyucian, maka anak-anak Tuhan akan disucikan sampai lilin ke 7, yaitu sampai sempurna, karena angka 7 sering dipakai sebagai lambang kesempurnaan.

Penggenapan Hari Raya Pondok Daun

Jika pengangkatan terjadi di hari Hanukah 2015 yang jatuh pada tanggal 12 Desember 2015, lalu kejadian yang berhubungan dengan pengangkatan apakah yang mungkin terjadi di hari Raya Pondok Daun 2015 (September) ?
 "sign" of the Son of man
“sign” of the Son of man
Bila kita perhatikan penjelasan Tuhan Yesus mengenai akhir zaman khususnya di Mat 24:29-30 : Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahayadan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu akan tampak “tanda” Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.”
Bila kita amati ayat di atas lebih cermat, maka kita akan melihat bahwa segera sesudah siksaan pada masa itu, akan tampak “tanda” Anak Manusia di langit, artinya sangat mungkin bahwa pada saat itu baru “tanda Tuhan Yesus di langit” yang kelihatan, belum pengangkatan.
And then shall appear the “sign” of the Son of man in heaven: and then shall all the tribes of the earth mourn, and they shall see the Son of man coming in the clouds of heaven with power and great glory. ~Mat 24:30 (KJV)
Munculnya suatu tanda sebelum kedatangan Tuhan
Yesus dijelaskan juga di 1 Tes 4:15-17:
Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
Dalam 1 Tes 4 :15-17 dijelaskan bahwa ketika tanda diberi maka :
1.Penghulu malaikat berseru.
2.Sangkakala Allah berbunyi.
3.Tuhan akan turun dari sorga.
4.Mereka yang mati dalam Kristus akan bangkit. Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Artinya akan ada waktu jeda antara saat ketika tanda diberi dan anak-anak Tuhan menyongsong Tuhan di angkasa.
Bila kita amati ayat-ayat di atas, mungkinkah saat ketika tanda diberi sampai kita diangkat menyongsong Tuhan tidak terjadi dalam suatu moment atau waktu yang bersamaan, melainkan terjadi secara berurutan dimulai dari :
  • Munculnya tanda Anak Manusia di langit.
  • Anak Manusia datang di atas awan-awan di
  • Mereka yang mati dalam Kristus dibangkitkan.
  • Orang percaya yang masih hidup dan mereka yang mati dalam Kristus yang telah dibangkitkan diangkat bersama-sama dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa.
Selanjutnya bila benar ada waktu jeda antara tanda diberi dengan waktu pengangkatan, maka hal ini sesuai dengan perumpamaanTuhan Yesus mengenai sepuluh gadis (Mat 25:1-13).
5 Gadis Bodoh dan 5 Gadis Bijaksana
5 Gadis Bodoh dan 5 Gadis Bijaksana
“Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka. Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia! Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka. Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam. Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ. Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.”
Dari perumpamaan tersebut, kita bisa mempelajari bahwa :
  • Perumpamaan ini berhubungan dengan Kerajaan Sorga.
  • Gadis-gadis tersebut sedang menyongsong mempelai laki-laki yang bisa ditafsirkan sebagai Jemaat yang sedang menyongsong Tuhan Yesus.
  • Ada tanda berupa suara orang berseru : Mempelai datang! Songsonglah dia!
  • Beberapa lama kemudian (ketika semua gadis bangun, kemudian gadis bodoh meminta minyak pada gadis bijaksana dan ditolak kemudian gadis bodoh pergi untuk membeli minyak) barulah sang mempelai datang.
Bila perumpamaan tentang sepuluh gadis dihubungkan dengan Daniel 12:10 :
Banyak orang akandisucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orangorang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akanmemahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.
Maka ayat-ayat tersebut lebih menguatkan bahwa sangat mungkin kedatangan Tuhan Yesus akan diawali dengan suatu tanda dan sesudah itu ada suatu masa dimana anak-anak Tuhan akan disucikan, dimurnikan sampai sedemikian sehingga dilayakkan untuk menyongsong Tuhan di angkasa.
Terompet terakhir
Terompet terakhir
Namun Dan 12:10 juga menjelaskan bahwa pada saat penyucian dan pemurnian tersebut akan ada banyak orang diuji, dimana hal tersebut dapat diartikan bahwa pada masa tersebut akan ada banyak ujian yang salah satunya bisa berupa penganiayaan. Hari raya Pondok Serunai merupakan akhir dari masa aniayan atau kesesakan besar (Great Tribulation), bukan akhir dari keseluruhan penganiayaan, bahkan sangat mungkin setelah terjadinya great tribulation di Yerusalem, maka penganiayaan terhadap orang-orang percaya menjadi semakin kuat di seluruh dunia.
Selanjutnya Dan 12:10 menjelaskan bahwa orang-orang fasik akan berlaku fasik, tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, yang bisa diartikan bahwa orang-orang percaya yang hidupnya masih duniawi tidak mengerti akan fenomena ujian, penyucian dan pemurnian ini sehingga karena pengetahuan Firman (minyak) yang dimilikinya sangat sedikit, maka akhirnya mereka tersesat, murtad dan tertinggal.

Lamanya penghentian korban sehari-hari adalah 1.290 hari.

Tepat akan berlangusng di pertengahan 7 tahun di tanggal 28 September 2015 pada saat hari raya Pondok Daun. Karena lamanya korban sehari-hari dihentikan dimulai dari pertengahan 7 tahun sampai akhir dari akhir zaman dan berjumlah 1.290 hari, sedangkan 3,5 tahun kedua berjumlah 1.260 hari, maka penghentian korban sehari-hari dimulai (1.290 – 1.260) hari atau 30 hari sebelum 28 September 2015, yaitu jatuh pada tanggal 29 Agustus 2015.
Telah dijelaskan bahwa hari raya Serunai (1 Tishri) merupakan hari pertama dari sepuluh hari yang disebut Yamim Noraim (sepuluh hari pertobatan) yang akan berakhir pada hari raya Pendamaian (Yom Kippur/10 Tishri). Hari raya Serunai merupakan bagian dari empat puluh hari Teshuvah (hari-hari berbalik), yaitu berupa tiga puluh hari persiapan yang dimulai pada tanggal 1 bulan 6 (Elul) selama satu bulan penuh dan sepuluh hari Yamim Noraim untuk mengenang peristiwa ketika Musa naik kedua kalinya untuk menerima Sepuluh Perintah Allah. Selama empat puluh hari mereka meniup serunai untuk memperingatkan diri mereka agar setia dan tidak lagi menyembah berhala (lembu emas buatan Harun).
Hari raya Serunai mengandung nubuat bahwa pada akhir zaman bangsa Israel akan kembali dihadapkan pada pilihan untuk menyembah berhala, yaitu pada masa aniaya atau kesesakan besar (Great Tribulation). Antikristus akan mendirikan berhala kekejian di Yerusalem dan memaksa orang-orang di Yudea untuk menyembah patung “orang suci” itu, dan mereka yang menolak untuk menyembah patung berhala itu akan dianiaya, bahkan dibunuh.
“Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu. Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh” ~Why. 13:14–15
Jadi empat puluh hari Teshuvah dimulai pada tanggal 1 Elul atau 30 hari sebelum hari raya Serunai dan untuk tahun 2015 Teshuvah akan dimulai pada tanggal 16 Agustus 2015. Hal ini berarti bahwa ketika korban sehari-hari dihentikan dan patung antikris mulai didirikan yaitu pada tanggal 29 Agustus 2015 bangsa Israel sedang dalam masa Teshuvah, masa mereka harus berbalik untuk tidak menyembah berhala.
Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.~Why 2:10 
Ayat di atas menjelaskan bahwa lamanya kesusahan tersebut adalah 10 hari dan kalau kita hitung dari mulai didirikannya patung antikris pada tanggal 29 Agustus sampai berakhirnya masa penganiayaan pada saat hari raya Serunai 13 September 2015 terdapat 16 hari. Jadi mungkinkah 10 hari waktu kesesakan yang besar (Dan 12:1) atau siksaan yang dahsyat (Mat 24:21) akan terjadi di periode waktu tersebut dan akan berakhir pada tanggal 13 September 2015.
“Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya (Great Tribulation berakhir di hari Raya Serunai)
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Pengangkatan 13 September 2015? Ini kemungkinan lainnya…
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan