Jumat, 04 September 2015

Peta Zaman dari Taman Eden berakhir di 2033?

Shalom sahabat FresOn, belakangan ini makin banyak versi “akhir zaman” yang beredar. Walaupun perhitungannya berbeda, tetapi saya percaya bahwa semuanya memiliki satu tujuan, yaitu membuat kita semakin berjaga-jaga. Di situs ini sendiri telah dipublish beberapa perhitungan, yang tentunya berbasis Alkitab.
Nah, dari beberapa versi itu muncul perhitungan diantaranya menyebutkan tahun 2015, 2017, 2027. Secara pribadi, saya percaya semua tahun di atas bukanlah tahun biasa, karena memang Alkitabiah. Namun, manakah yang benar?
Di awal-awal admin pernah membahas mengenai tokoh-tokoh yang memegang peranan sebagai tombak sejarah dalam Alkitab, yang dapat membantu kita memahami kalender Alkitab. Ijinkan saya mengulasnya sedikit.
Kita semua tentu tahun bahwa Tuhan menciptakan dunia ini selama 6 hari, dan pada hari ke-7, Ia beristirahat. Tuhan istirahat bukan karena lelah, tetapi karena Ia menguduskan hari ke-7 tersebut. Rasul Petrus berkata bahwa 1 hari di hadapan Tuhan sama dengan 1000 tahun bagi manusia.
Berikutnya, ada tertulis demikian, “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.” ~2 Petrus 3:8

Dengan demikian kita mendapatkan formula ini
6 hari = 6 ribu tahun

Terhitung sejak dari Adam sampai Yesus, itu sudah 4000 tahun. Dan terhitung dari zaman Yesus, ada 2000 tahun Zaman Roh Kudus. Sehingga total sejak tahun 2000 kemarin, praktis kita sudah memasuki hari ke-7, yaitu hari peristirahatan Tuhan. Tetapi, mengapa “Kedatangan Tuhan” belum terjadi hingga di tahun 2015 ini? Apa yang salah? Jika sudah lewat tahun 2000, artinya formula ini sudah tidak bisa dipercaya bukan? Tidak juga! Setelah mencermati lagi, ternyata ada kesalahan dalam menghitung tokoh ke-4, yaitu Yesus Kristus itu sendiri.
Kita lihat dulu nubuatan berikut :
Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga.” ~Keluaran 12:3)
Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.” (Keluaran 12:6).
Sehingga, Anak domba diambil pada tanggal 10 (Keluaran 12:3) dan disembelih pada tanggal 14. Berarti anak domba itu disimpan selama  4 hari.
Namun, menurut sejarah, Yesus wafat antara tahun 33M. Jika kita mengacu pada tahun ini, otomatis perhitungan 2000 tahun zaman Roh Kudus menjadi mundur. Sehingga kalender dengan perhitungan ini baru akan berakhir pada tahun 2033.
peta zaman
peta zaman
Menurut situs torahcalendar, per tanggal 20 maret 2015, kita sudah masuk dalam tahun ke-7. Namun, sampai saat ini menurut penanggalan Yahudi, kita masih berada di tahun 5775, dan akan menjadi tahun 5776 pada bulan september mendatang.
Sahabat FresOn tolong menyikapi ini dengan bijaksana, karena sedikit pun tidak ada tujuan untuk memastikan kapan hari itu datang. Setidaknya dari tahun 2015, 2017, 2027, dan 2033, tahun 2033-lah yang paling jauh. Masih ada waktu sekitar 18 tahun menuju ke tahun 2033. Bahkan masih ada 224 tahun untuk mencapai 6000 tahun berdasarkan perhitungan Ibrani. Sungguhkah Tuhan membuat kalender yang membingungkan?
Rasanya Tuhan ingin agar kita berserah dan tidak berpusat pada penanggalan. Tuhan ingin kita benar-benar siap kapan pun Ia kembali. Tuhan Yesus Memberkati.
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Peta Zaman dari Taman Eden berakhir di 2033?
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan