Jumat, 04 September 2015

Theologia Kemakmuran - “I Was Wrong” Pdt. Jim Bakker

Image result for Pendeta jim Bakker
Pengakuan Pendeta Jim Bakker Soal Teologi Kemakmuran

Baca penjelasan selengkapnya " Apa itu Theologia Kemakmuran? " di sini.
”Tuhan menghendaki Anda berbahagia. Tuhan ingin Anda kaya. Tuhan ingin Anda berhasil, bahkan jiwa Anda pun berkelimpahan. “ Ini adalah tema khotbah yang selalu  dibawakan oleh Pendeta Jim Bakker. Pendeta Jim Bakker adalah seorang tele-evangelist yang terkenal dengan acara televisinya   PTL (Praise the Lord) yang disiarkan lewat satelit ke seluruh dunia di tahun 1970-80-an. Pada awal 1980-an dia membangun “Heritage USA”, pusat retreat seluas 23.000 di Fort Mill, South Carolina. Pendapatan yang diperkirakan masuk perminggu lewat siaran TV-nya sekita 1 juta dollar. Uangnya itu dipakai untuk pengembangan Heritage USA. Tahun 1984-1987 ternyata ada penyalahgunaan dana keanggotaan Heritage USA yang dilakukan oleh Jim Bakker. Dibayangi skandal seks akhirnya Jim Bakker mengundurkan diri dari acara PTL dan dia dijebloskan ke dalam penjara.

Puji Tuhan, Pendeta Jim Bakker bertobat kembali di penjara dan dia mulai mempelajari Alkitab sungguh-sungguh dan mengkritisi pengajarannya sebelumnya. Dia menulis kesaksian tentang pertobatannya terutama refleksinya atas pengajaran “The Prosperity Gospel” atau Injil Kemakmuran dalam buku yang berjudul “I Was Wrong” dan ” Prosperity and the Coming Apocalypse”. 

Ayat popular lain  yang selalu dia pakai untuk mendukung teologia kemakmuran adalah  Yohanes 10: 10 “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam kelimpahan.” Serta 3 Yohanes 1:2: “Saudaraku yang kekasih, aku aharap engkau makmur dan sehat-sehat saja, sama seperti jiwamu makmur “(versi King James). ‘Kelimpahan’ dan ‘makmur’  dalam ayat ini menurutnya ialah materi, jasmani, harta dunia dan kesehatan yang berlimpah. Ini yang menjadi dasar teologi kemakmuran atau teologi sukses.

Ini penjelasan Jim Bakker mengenai ayat-ayat di atas:

 “Sebenarnya, Yohanes 10: 10 tidak ada hubungannya dengan kemakmuran materi. “Sekilas, sangat mudah melihat bagaimana ayat itu dapat ditafsirkan untuk menunjukkan bahwa Tuhan ingin kita menikmati kemakmuran materi. Tetapi, kata ‘hidup’ dalam ayat ini adalah zoé, yang menunjukkan “kehidupan roh dan jiwa”. Kata Yunani yang lain, bios, yang melahirkan kata ‘biologi’, juga berarti “kehidupan”; tetapi bios digunakan untuk menunjukkan kehidupan materi dan jasmani. Dari kedua kata itu, zoé biasanya dianggap konsep kehidupan yang lebih mulia dan lebih tinggi. Yesus berkata, “Aku ingin memiliki hidup yang berkelimpahan dalam roh, itu adalah yang terbaik dan tertinggi dari-Ku untukmu.”

Jim Bakker lebih lanjut menjelaskan : Saya tidak pernah benar-benar menyelidiki arti yang sesungguhnya dari 3 Yohanes 1:2. Saya tidak pernah mencarinya dalam kamus Yunani Inggris atau menanyakan kepada ahli theologia yang terpelajar…Saya hanya mengambil di luar konteks dan memakainya untuk membenarkan teologi saya : Tuhan menghendaki Anda kaya.

Ini penyelidikan Jim Bakker sendiri tentang kata ‘makmur”. Kata ‘makmur’ yang dipakai dalam I Yoanes 3:2 adalah euodoo. Selain dalam 3 Yohanes 1:2, kata euodoo hanya dua kali dipakai dalam Perjanjian Baru dan sama sekali tidak berkaitan dengan banyaknya uang, kekayaan atau keuntungan materi!. Kata euodoo sendiri terdiri dari dua kata, eu artinya baik dan hodos artinya jalan, arah, kemajuan atau perjalanan. Bisa pula berarti “dituntun di jalan yang baik”.
Rasul Yohanes penulis 3 Yohanes 1:2 ketika mengatakan “Saudaraku yang kekasih, aku harap engkau makmur dan sehat-sehat saja, sama seperti jiwamu makmur,” sebenarnya yang dia maksudkan adalah salam dan kerinduan dari Rasul, bukan  prinsip yang menyarankan orang Kristen menjadi kaya! Banyak sarjana theology yang snagat disegani, termasuk William Barclay-Robert Jamieson, A.R. Fausst dan David Brown, percaya bahwa Yohans hanya mengharapkan pembacanya memiliki kesehatan jasmani yang baik. Namun seperti yang diakui Jim Bakker, para pengajar teologi Kemakmuran memakai ayat ini dengan mengatakan bahwa sebagai salah satu sahabat terdekat Yesus di dunia, pasti Yohanes tahu mana yang penting bagi Tuhan.

Bagian favorit dalam Perjanjian Lama yang juga selalu dipakai pengajar teologi Kemakmuran adalah Ulangan 28. Ini bagian yang memotivasi menurutnya. Ayat favorit yang ditampilkan pada acara televisinya adalah Ulangan 28:13,”Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun….”. Jim Bakker mengakui bahwa dia hanya menyukai ayat berkat dan tidak pernah mau ambil  pusing dengan kutuknya.  Dari ayat 13 yang bisa membuat jiwa Anda terbang tinggi maka tiba-tiba Firman Tuhan membuat kita kembali ke bumi dengan bunyi gedebuk yang bergema. Karena dalam ayat ke-15 Tuhan berfirman,”Tetapi jika engkau tidak mendengarkan  suara Tuhan Allahmu dan tidka melakukan dengan setia segala perintah-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk akan datang kepadamu dan mencapai engkau.”

Jim Bakker mangakui bahwa sampai ayat 58 sarat dengan kutukan, bukan kutukan untuk musuh-musuh Allah, tetapi kepada umat Allah sendiriyang tidak melakukan,”semua perintah-Nya”.  Banyak dari kutukan itu berlawanan dengan janji-janji Allah. Dan bagian inilah yang tidak pernah disampaikan oleh para pengajar teologi Kemakmuran.  Siapa yang akan meyumbang pelayanan Anda ketika Anda berkata,”JIia Anda tidak menaati Tuhan, Anda akan dikutuk?”

Dia mengatakan bahwa sebenarnya, kita tidak mungkin menuruti semua hukum Tuhan. Bahkan umat Allah yang terbaikpun di zaman PL. Ini kabar buruknya, kita tidak mungkin melakukan semua perintah Allah dengan sempurna. Yakobus 2:10 mengatakan:”Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian daripadanya, ia bersalah terhadap seluruhnya!”.

Ini kesimpulan dari Jim Bakker:

Mengapa Kekristenan materialistis sangat berbahaya? Karena Yesus akan datang kembali untuk mempelai-Nya, yakni jemaat dan kita begitu asyik dengan perkara-perkara duniawi sehingga tidak memperhatikan tanda-tanda zaman yang terjaid di depan kita. Saya percaya bahwa Yesus datang segera, dan Dia akan datang untuk mempelai-nya yang tak bercacat, murni dan kudus, bukan untuk mempelai yang berkompromi dengan uang dan materialisme.

sumber :
I Was Wrong by JIm Bakker dan Thelogi Kemakmuran dan Kedatangan Tuhan oleh Jim Bakker (Metanoia)
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Theologia Kemakmuran - “I Was Wrong” Pdt. Jim Bakker
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan