Wednesday, September 9, 2015

Urgensi Yobel Terakhir - Kairos Super 1 Oktober 2015

"Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN (Yobel) dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung, untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka 'pohon tarbantin kebenaran', 'tanaman TUHAN' untuk memperlihatkan keagungan-Nya." - Yesaya 61:1-3
"Selanjutnya engkau harus menghitung tujuh tahun sabat, yakni tujuh kali tujuh tahun; sehingga masa tujuh tahun sabat itu sama dengan empat puluh sembilan tahun. Lalu engkau harus memperdengarkan bunyi sangkakala di mana-mana dalam bulan yang ketujuh pada tanggal sepuluh bulan itu; pada hari raya Pendamaian kamu harus memperdengarkan bunyi sangkakala itu di mana-mana di seluruh negerimu. Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, dan kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya. Tahun yang kelima puluh itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, jangan kamu menabur, dan apa yang tumbuh sendiri dalam tahun itu jangan kamu tuai, dan pokok anggur yang tidak dirantingi jangan kamu petik buahnya. Karena tahun itu adalah tahun Yobel, haruslah itu kudus bagimu; hasil tahun itu yang hendak kamu makan harus diambil dari ladang. Dalam tahun Yobel itu kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya." - Imamat 25:8-13

Yang seringkali keliru dilakukan oleh Gereja Tuhan berkaitan dengan waktu kedatangan-Nya (Rapture) adalah mereka jauh lebih sibuk menghitung kapan tanggalnya. Padahal jelas sekali tertulis bahwa sampai penuh jumlah bangsa-bangsa (Gentiles) maka tibalah giliran bagi Israel untuk memperoleh keselamatannya melalui Masa Tribulasi Besar. 
"Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk." - Roma 11:25
Artinya adalah bahwa ada Cawan Jiwa-Jiwa atau Cawan Keselamatan yang harus terisi penuh, bukan saja Injil harus diberitakan ke seluruh Bumi, tapi ada KUOTA jiwa-jiwa untuk Rapture terjadi (sebisa mungkin itu adalah pre-tribulation) dan Tuhan ingin sebanyak mungkin yang terselamatkan dan sesedikit mungkin yang harus tertinggal dan menghadapi aniaya besar Antikristus.
Jadi sampai kapan kita terus membiarkan Cawan Keselamatan tersebut untuk tidak terisi penuh dengan segera? Karena di sisi lain, masih ada lagi yang namanya Cawan Kedurjanaan yang hampir penuh, inipun bisa memicu Rapture terjadi, hanya saja akan sangat banyak jiwa yang tertinggal dan menderita aniaya jika Rapture terjadi karena meluapnya Cawan Kedurjanaan itu.
Berbahagialah Gereja dan Pasukan Tuhan di Indonesia, bahwa ada momen emas atau kairos super Yobel Besar Indonesia yang ditetapkan Tuhan sendiri pada tanggal 1 Oktober 2015 nanti. Ini merupakan JALUR EKSPRES untuk Gereja Tuhan bisa mengisi Cawan Jiwa-Jiwa dalam percepatan Tuhan yang ajaib. Apa yang pernah terjadi di Wales tahun 1905, Azusa Street, Toronto Blessing dan Soe tahun 1965 akan terulang kembali melalui momen pembebasan dan Tahun Rahmat Tuhan di Yobel ke-70 ini. 
Sebuah gelombang tsunami lawatan secara masif, tidak hanya untuk dua ratus lima puluh juta jiwa di Indonesia, namun juga milyaran jiwa-jiwa dari bangsa-bangsa di dunia dituai bagi Kerajaan Tuhan. Dengan demikian kita akan Rapture dan pulang ke Rumah Bapa sambil membawa tuaian terbesar dalam Pesta Pernikahan Anak Domba. Termasuk di antaranya adalah 6 sisi Puncak Manifestasi Takdir Nusantara:

1. Diremukkan dan dilemparkannya Babel dari Indonesia
2. Lunasnya hutang darah
3. Tahun Yobel Besar
4. Masa Daud dan Salomo
5. Puncak penggenapan Yesaya 60 atas Indonesia
6. Pesta rohani terbesar: Tsunami Lawatan & Tuaian 


Inilah rencana-Nya yang sempurna untuk kita responi sebagai Mempelai-Nya. 
Momen emas 1 Oktober 2015 ini membutuhkan kehadiran 25.000 orang di gedung Indonesia Conference & Exhibition (ICE) yang bertempat di BSD, Tangerang - Banten. Sebuah Sidang Ilahi digelar dan diadakan oleh Tuhan sendiri, mengharapkan 25.000 orang yang sudah memahami apa saja yang sesungguhnya Tuhan sedang persiapkan pada Yobel ke-70 ini. Suatu jumlah kuota yang jauh lebih kecil daripada yang seharusnya, namun akan berdampak luar biasa.
Dalam Sidang Ilahi-Nya nanti, kita akan memuji dan menyembah Tuhan sedemikian rupa seperti seakan-akan tak ada lagi hari esok. Kita menyembah sampai Sang Tritunggal - Bapa, Putera, Roh Kudus - memanifestasikan dan mengekspresikan kemuliaan-Nya sama seperti ketika kemuliaan-Nya memenuhi Bait Suci di zaman Salomo, maupun ketika nabi Yesaya dengan gentar melihat ujung jubah dari Yang Lanjut Usianya (Yesaya 6).
Inilah urgensi Yobel Terakhir dalam sejarah, saya berharap kita yang mengerti dan merasakan gairah hati-Nya sungguh-sungguh tidak melewatkan kairos super ini. Karena jika seandainya kuota tersebut didapati terlalu sedikit dan terlalu ringan, sementara Cawan Kedurjanaan segera meluap lebih cepat daripada Cawan Keselamatan, maka kita dan Kerajaan Tuhan akan menderita kerugian yang terlalu besar. Akankah Tuhan lebih banyak menyatakan rahmat-Nya daripada melangsungkan pembalasan-Nya kepada seluruh umat di Bumi?
Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.

Sesungguhnya, TUHAN, Allah kita, telah memperlihatkan kepada kita kemuliaan dan kebesaran-Nya, dan suara-Nya telah kita dengar dari tengah-tengah api. Pada hari ini telah kami lihat, bahwa Allah berbicara dengan manusia dan manusia itu tetap hidup.

"Siapakah itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!" Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! "Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!"
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Urgensi Yobel Terakhir - Kairos Super 1 Oktober 2015
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan