Monday, October 12, 2015

Inikah maksud dari Blood Moon 28 September untuk Israel?

Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu ~Yoel 2:31
Pemandangan Blood Moon dari Yerusalem
Pemandangan Blood Moon dari Yerusalem
Shalom sahabat FresOn, banyak sekali yang masih menganggap bahwa fenomena Blood Moon adalah fonomena alam biasa. Hampir semua media massa dan orang awan beranggapan demikian. Padahal, fenomena ini tidak pernah terjadi dalam siklus tertentu, tetapi selalu acak. Berdasarkan data sejarah, setiap peristiwa tetrad, selalu ada hubungannya dengan bangsa Israel.
Lalu peristiwa apa yang terjadi di tanggal 28 September ini terhadap Israel? Seperti yang kita ketahui bahwa Perayaan hari raya Yom Kippur di tanggal ini diwarnai insiden serangan roket militerSuriah dan Hizbullah. Israel kemudian membalasnya lewat serangan udara di dataran tinggi Golan. Kerusuhan membesar saat militer Israel dan polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa melalui gerbang Al-Mugharbeh dan Al-Silsila. Aksi ini dikecam keras oleh Arab Saudi yang bersumpah akan menghadapi agresi Israel pada Masjidil Aqsa. Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al Jubeir, akan melakukan gerakan untuk menghadapi pendudukan Israel tersebut. Mungkinkah insiden ini akan menjadi perang besar yang Alkitab nubuatkan?
Rabbi Vaknin saat berdoa di Tembok Barat untuk Kedatangan Mesias
Rabbi Vaknin saat berdoa di Tembok Barat untuk Kedatangan Mesias
Rabbi Amram Vaknin adalah rabbi yang pernah meramalkan mengenai perang besar yang akan dihadapi bangsa Israel. (Baca di sini) Gill Nachman selaku murid rabbi Vaknin menjelaskan bahwa nilai numerik dari kata Ibrani untuk darah, (dam) adalah 44, menyinggung presiden ke-44 Amerika Serikat.
Vaknin meramalkan bahwa presiden ke-44 akan membawa pertumpahan darah (dam) kepada orang-orang Yahudi. Menariknya nubuatan ini dikatakannya sebelum Obama terpilih menjadi Presiden. Vaknin percaya bahwa hanya 44 ditambah satu, (45) , bisa melawan bahaya yang ditandai oleh Blood Moon. Angka ini mengacu pada angka Mesias.
Rabbi Vaknin menyerukan pertobatan orang-orang Yahudi dan dunia menjelang kedatangan Mesias. Saya mendengar kabar hari ini dari Israel bahwa sudah banyak orang Yahudi yang percaya. Sungguh luar biasa! Hampir semua nubuatan dalam Alkitab menuju penggenapannya.
Rabbi Vaknin bukan orang satu-satunya yang mengasosiasikan tetrad saat ini dengan penebusan Yahudi. Blood Moon pertama dan ketiga dalam siklus tetrad saat ini bertepatan dengan Paskah, dan yang kedua dan keempat dengan Hari Raya Pondok Daun, dan berhubungan erat dengan penebusan bangsa pilihan.
Situs yahadoot.net menggali perspektif Yahudi fenomena langit ini. Talmud membahas signifikansi peristiwa astronomi dalam sejarah manusia, yang menyatakan bahwa gerhana matahari adalah peringatan bagi bangsa-bangsa, sementara gerhana bulan menandakan bahaya bagi orang-orang Yahudi, yang disamakan dengan bulan.
Anda yang mengerti hal ini pasti terkagum-kagum menyaksikan seluruh penggenapan ini terjadi. Mazmur 89 mengatakan:
“Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus”
Orang-orang Yahudi percaya bahwa tanda di langit seperti Blood Moon merupakan saksi kesetiaan Tuhan atas mereka. Tuhan Yesus memberkati.
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Inikah maksud dari Blood Moon 28 September untuk Israel?
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan