Wednesday, October 7, 2015

The Jubilee: The Hopeful Day of Liberation



Tahun Yobel (the Jubilee Year) muncul setiap 50 tahun sekali di dalam sejarah Israel. Sesudah melewati 49 tahun (7 kali tahun Sabat yang masing-masing adalah 7 tahun), maka datanglah tahun Yobel di tahun ke-50. Di dalam hidup kita, 50 tahun diperingati sebagai tahun emas, setengah abad, suatu periode hidup yang tidak pendek. Mulai dari kemerdekaan 50 tahun, ulang tahun 50 tahun, pernikahan 50 tahun, perusahaan berdiri 50 tahun, dan seterusnya. Umumnya, 50 tahun digambarkan dengan suasana bahagia, termasuk tahun Yobel juga berwarna cerah bagi bangsa Israel yang menantikan hari pembebasan. Seumur hidupnya, sebagian besar orang hanya akan mengalami dan merasakan signifikansi Yobel secara langsung satu kali. Paling banyak adalah dua kali ketika mereka kecil dan ketika mereka tua. Sebab, hampir semua hidup manusia berumur kurang dari 100 tahun dan Musa juga mengatakan: Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap (Mzm. 90:10).
Tahun Yobel berwarna cerah sedangkan Mazmur 90 Musa berwarna gelap. Sesungguhnya hidup manusia yang singkat itu penuh dengan penderitaan. Dua dimensi cerah dan gelap ini selalu mewarnai perjalanan musafir umat manusia. Inilah gambaran yang dihadapi semenjak manusia jatuh ke dalam dosa dan dunia dikutuk. Kemiskinan, penindasan, dan jerih payah tidak pernah hilang dari sejarah. Ketiga hal ini membuat kita berjiwa musafir yang merindukan kecukupan, pembebasan, dan peristirahatan. Para musafir selalu merindukan tanah kelahiran yang mencukupkan dan membesarkan dia, tanah air yang merdeka, dan tempat kediaman untuk beristirahat. Harapan menjadi sangat kuat dan nyata saat kita benar- benar merana. Dan sesungguhnya itulah kondisi semua manusia. Pengkhotbah mengatakan semua manusia telah ditaklukkan di bawah kesia-siaan, termasuk orang kaya, orang merdeka, dan orang yang bersenang-senang. Orang kaya justru sering merasa tidak puas, orang merdeka bisa membelenggu diri karena lupa menghargai kemerdekaannya, dan orang yang bersenang-senang banyak yang kesepian membius diri di dalam pesta poranya.
Kemiskinan, penindasan, jerih payah. Ketiga hal inilah yang dijanjikan dan dibebaskan di tahun Yobel. Orang miskin tidak akan lagi berhutang, budak-budak akan dibebaskan, dan pekerja serta tanah ciptaan pun juga akan beristirahat. Tiap-tiap orang akan mudik kampung ke tanahnya masing-masing. Sukacita dan tarian akan mewarnai menggantikan air mata dan ratap tangis. Gambaran tahun Yobel yang sempurna inilah yang dijanjikan malaikat kepada Daniel tentang kedatangan Mesias dan pembebasan (490 tahun = 10 x 49 tahun). 10 adalah angka kegenapan dan 49 tahun (7 x 7) adalah 1 periode tahun Yobel. Dan Tuhan Yesus sendiri mengatakan,
“Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." (Luk. 4:18-19)
Apakah kita sudah sadar kemiskinan rohani, perbudakan dosa, dan jerih payah kita masing- masing dalam mengumpulkan harta bagi ngengat yang sia-sia? Biarlah kita senantiasa bersyukur kepada Tuhan kita, Yesus Kristus yang telah mati di atas kayu salib. Di dalam Dia, kita mendapatkan segala harta rohani yang tersimpan di sorga. Dia mengaruniakan ibadah yang disertai kecukupan, pembebasan dari budak dosa untuk menerima anugerah menjadi budak Kristus, dan jerih payah dalam persekutuan dengan-Nya yang tidak pernah sia-sia. Bangkitlah hai musafir! Janganlah melihat padang gurun yang dipenuhi kalajengking dan kekeringan tetapi angkatlah pandanganmu dan lihatlah tanah air sorgawi karena di sana tidak ada air mata dan ratap tangis. Lambaikanlah tanganmu pada kota kediaman yang dirancang oleh Allah sendiri, karena kita telah dilahirkan kembali dari sana. Amin.

MAKNA PERAYAAN TAHUN YOBEL

Peraturan Tahun Yobel secara jasmani hanya terdapat di dlm Imamat 25-27, & sebagai org percaya kita jarang membicarakan / merayakan Tahun Yobel ini, Tetapi setiap perayaan yg Tuhan pernah perintahkan untuk dirayakan mempunyai makna yg amat dlm & berdampak besar atas hidup manusia.

Kamu harus menguduskan tahun yg kelima puluh, & memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu hrs mjd thn Yobel bagimu, & kamu hrs masing2 pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya. - Imamat 25:10

Tahun Yobel harus dirayakan sebagai Tahun pembebasan, baik dari segala bentuk hutang, pinjaman, ikatan, kutuk dll, & pengembalian segala harta milik, warisan umatNya. Secara rohani Perayaan Tahun Yobel telah digenapi Tuhan saat Tuhan Yesus mati diatas kayu salib, sehingga pembebasan atas kutuk dosa terjadi, & segala kekayaan/warisan rohani kembali menjadi milik anak2Nya.

Secara Jasmani bangsa israel masih merayakan Tahun yobel & sebentar lagi akan ada perayaan Yobel Besar, yg Tuhan kehendaki adalah agar kita mengingat, percaya serta mendeklarasikan Firman Tuhan bahwa setiap hari BAHWA kita sudah dimerdekakan oleh darah Yesus atas segala kelemahan, belenggu dosa & kita terima kembali semua warisan & kekayaan sorgawi yg Tuhan sudah sediakan & tetapkan bagi masing2 kita.

Mari sahabat, kita sambut Tahun Yobel besar dlm hidup kita untuk terus mengingat bahwa setiap hari kita harus menjaga kekudusan & mendeklarasikan kemerdekaan kita atas setiap belenggu dosa yg iblis coba pasang, serta percaya bahwa oleh pengorbanan Yesus kita telah menerima kembali semua warisan sorgawi yaitu hidup kekal serta berkat2 jasmani & rohani dari Tuhan. Amin.

PERINGATAN TAHUN YOBEL BUKAN BERFOKUS HANYA PADA PENCURAHAN BERKAT2-NYA SECARA JASMANI, TETAPI LEBIH BERFOKUS PADA PEMBEBASAN AKAN IKATAN DOSA & KEDAGINGAN KITA
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: The Jubilee: The Hopeful Day of Liberation
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

1 comments:

Amin
Tuhan Yesus Kristus Memberkati

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan