Friday, August 4, 2017

Berjalan dengan Keong / Walking with the Snail

Sahabat FresOn | |

Yang Mahakuasa memberiku sebuah peran , yaitu membawa keong jalan-jalan. Aku tak dapat jalan terlalu cepat , keong sudah berusaha keras merangkak. Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit. Aku mendesak , menghardik , memarahinya , Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf , serasa berkata : "Aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !"
Aku menariknya , menyeret , bahkan menendangnya , keong terluka. Ia mengucurkan keringat , nafas tersengal-sengal , merangkak ke depan. Sungguh asing , mengapa Yang Mahakuasa memintaku mengajak seekor keong berjalan-jalan. Ya Tuhan! Mengapa ? Langit sunyi-senyap. Biarkan saja keong merangkak didepan , gua kesal dibelakang. Pelankan langkah , tenangkan hati....

Oh? Tiba-tiba tercium aroma bunga , ternyata ini ialah sebuah taman bunga. Aku rasakan hembusan sepoi angin , ternyata angin malam demikian lembut. Ada lagi! Aku dengar bunyi kicau burung , bunyi dengung cacing. Aku lihat langit penuh bintang cemerlang. Oh? Mengapa dulu tidak rasakan semua ini ?Barulah gua teringat , mungkin gua telah salah menduga!

Ternyata Yang Mahakuasa meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga gua dapat mamahami dan mencicipi keindahan taman ini yang tak pernah kualami kalo gua berjalan sendiri dengan cepatnya."He's here and with me for a reason".


Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi , haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu.
Karena ketika ia telah pergi , segalanya telah terlambat.

Saat bertemu sahabat yang sanggup mendapatkan amanah , rukunlah bersamanya.
Karena seumur hidup insan , sahabat sejati tak mudah ditemukan.


Saat bertemu penolongmu , ingat untuk bersyukur padanya.
Karena ialah yang mengubah hidupmu.

Saat bertemu orang yang pernah kau cintai , ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih. Karena ialah orang yang membuatmu lebih mengerti perihal kasih.

Saat bertemu orang yang pernah kau benci , sapalah dengan tersenyum.
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.

Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu , baik-baiklah berbincanglah dengannya.
Karena jikalau bukan alasannya ia , hari ini engkau tak memahami dunia ini.

Saat bertemu orang yang pernah rahasia kau cintai , berkatilah dia.

Karena ketika kau mencintainya , bukankah berharap ia bahagia ?

Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu , berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu.

Karena ia ialah bab dari nostalgiamu.

Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu , gunakan ketika tersebut untuk menjelaskannaya.
Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.

Saat bertemu orang yang ketika ini menemanimu seumur hidup , berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu.
Karena ketika ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati.
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: Berjalan dengan Keong / Walking with the Snail
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan