Minggu, 06 Agustus 2017

CUEK....

Sahabat FresOn | |


Sepasang suami istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Seekor tikus memperhatikan makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??” Ternyata , salah satu yang dibeli oleh petani ini ialah Perangkap Tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang , mendatangi ayam dan berteriak “ada perangkap tikus”. Sang Ayam berkata “Tuan Tikus , Aku turut bersedih , tapi itu tidak besar lengan berkuasa padaku”

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak. Sang Kambing pun berkata “Aku
turut ber simpati , tapi tidak ada yg mampu gua lakukan” Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat balasan sama. “Maafkan aku. Tp perangkap tikus tidak berbahaya buat gua sama sekali” Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sang ular berkata “Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku” Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui bila ia akan menghadapi ancaman sendiri.

Suatu malam , pemilik rumah terbangun mendengar bunyi keras perangkap tikusnya berbunyi mengambarkan telah memakan korban. Ketika melihat perangkap tikusnya , ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular yg terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik rumah.

Walaupun sang Suami sempat membunuh ular tersebut , sang Istri tetapi harus di bawa ke
rumah sakit. Beberapa hari kemudian istrinya demam. Ia lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya. Dengan segera ia menyembelih ayamnya untuk dimasak cekernya. Tetapi sakit sang Istri tak kunjung reda. Seorang sahabat menyarankan utk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambing untuk mengambil hatinya. Istrinya tidak sembuh dan akhirnya
meninggal dunia.

Banyak sekali orang datang pada ketika pemakaman. Sehingga sang Petani harus menyembelih
sapinya untuk memberi makan para pelayat. Dari kejauhan sang Tikus menatap dgn penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat  Perangkap Tikus tersebut sudah tdk digunakan lagi.

Nb : itu gambaran hidup kita , seringkali kita hanya  melihat kesusahan orang lain dengan  sebatas “ikut bersimpati , ikut prihatin , kasihan” , dan pura pura sibuk dengan urusan sendiri  tanpa mau melaksanakan pertolongan atau pinjaman yang kasatmata , bahkan tidak mau tahu akan kesusahan orng lain. Kita lupa atau akal-akalan tidak tahu bahwa tidak ada suatupun peristiwa yang hanya kebetulan , kita dihadapkan oleh Yang Mahakuasa untuk menyikapinya.

Semoga menimbulkan kita bijak.

Yesus bless you
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: CUEK....
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan