Saturday, August 12, 2017

IA LAYAK DITOLONG

Sahabat FresOn | | Nats: Ia layak Engkau tolong , alasannya ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang membangun rumah ibadat untuk kami. (Lukas 7:4-5)

Seorang sahabat mengeluh kepada kami dengan mengatakan bahwa ia kecewa kepada Tuhan. Menurutnya , ia telah banyak berkorban untuk pelayanan gereja , tetapi masalahnya justru semakin banyak dan tak kunjung selesai. Ia merasa layak ditolong , tetapi Allah seolah tak mau menolongnya.

Sebagai insan kita tentu memiliki banyak keinginan , dan kita berharap Allah mengabulkannya. Kita berharap bahwa ketaatan kita kepada-Nya selalu berbuah manis , bahwa Dia akan selalu memenuhi keinginan kita. Ketika Allah tidak memenuhinya , kita kecewa dan menuduh Allah tidak adil. Nah , apakah memang harus menyerupai itu? Bagi tua-tua Yahudi dalam bacaan hari ini tampaknya "ya" , tetapi bagi Yesus "tidak".

Perhatikan bahwa Yesus membandingkan iktikad perwira itu dengan iktikad orang Israel. Kaprikornus , hamba perwira itu sembuh bukan karena perbuatan tuannya menolong orang Yahudi membangun rumah ibadat , melainkan karena imannya yang tidak tanggung-tanggung kepada Yesus. Iman inilah yang membuat Yesus terheran-heran (ay. 9).

Karena itu , masihkah kita akan "menuntut" berkat Allah dengan mengandalkan perbuatan baik kita? Apakah kita akan menyatakan bahwa kita layak ditolong karena kita telah banyak melayani , menunjukkan persembahan , menolong orang lain? Perspektif semacam ini perlu diluruskan. Pertama , kita akan ditolong bukan dikarenakan telah berbuat baik , melainkan karena kemurahan Tuhan. Kedua , pertolongan-Nya tidak selalu berlangsung menurut waktu dan cara yang kita harapkan. Maukah kita mengimaninya? --Piter Randan Bua

PERTOLONGAN TUHAN ITU UNTUK MENDATANGKAN KEBAIKAN BAGI KITA ,
BUKAN UNTUK MEMBALAS KEBAIKAN KITA.

Lukas 7:1-10

e-RH Situs: http://renunganharian.net
Powered by Telkomsel BlackBerry® Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: IA LAYAK DITOLONG
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan