Tuesday, August 8, 2017

ORANG FASIK DAN PENCEMOOH

Sahabat FresOn | |


“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut pesan tersirat orang fasik , yang tidak berdiri di jalan orang berdosa , dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.” (Mazmur 1: 1)

Berbahagialah

“Berbahagialah” = אשׁר ‘esher (Bhs. Ibrani) artinya diberkatilah; berbahagialah.

Pengertian : Setiap orang pasti ingin hidupnya selalu diberkati oleh Tuhan. Dan setiap orang juga ingin memiliki kehidupan yang berbahagia. Rahasia hidup yang diberkati Tuhan dan hidup yang berbahagia ialah memperhatikan sikap , tingkah laku , dan gaya hidupnya. Tentu saja seturut dengan Firman Tuhan.

Berjalan , berdiri , duduk”  = berbicara wacana sikap hidup manusia.

Orang fasik

“Orang fasik” = רשׁע raw-shaw' (Bhs. Ibrani) artinya orang yg tidak beriman; orang yang tahu Tuhan namun tidak melaksanakan Firman Tuhan.
dapat dilukiskan sebagai :

1.Buta dengan sengaja Mat 23:17 ,19 ,26
2.Keji. Yes 32:6
3.Membenarkan diri. Yes 65:5; Luk 18:11
4.Serakah. Yeh 33:31; 2Pet 2:3
5.Menyombongkan diri. Mat 6:2 ,5 ,16; 23:5
6.Mencari kesalahan. Mat 7:3-5; Luk 13:14 ,15
7.Lebih mementingkan susila istiadat dari pada Firman Tuhan. Mat 15:1-3
8.Taat dalam kewajiban yang kecil , tetapi melalaikan kewajibab-kewajiban yang besar. Mat 23:23 ,24
9.Pura-pura beribadah. 2Tim 3:5
10.Mencari kesucian luar saja. Luk 11:39
11.Mengajarkan tetapi tidak melakukan. Yeh 33:31 ,32; Mat 23:3; Rom 2:17-23
12.Memuliakan Yang Mahakuasa dengan bibir saja. Yes 29:13; Mat 15:8
13.Bermegah dalam perkara lahir saja. 2Kor 5:12
14.Berharap kepada hak-haknya. Yer 7:4; Mat 3:9
15.Kelihatan rajin dalam pekerjaan Tuhan. Yes 58:2
16.Rajin membawa orang masuk agama. Mat 23:15
17.Suka dihormati. Mat 23:6 ,7

Juga  dikatakan dalam 2 Timotius 2:16 yang menunjukan bahwa orang fasik senang untuk berkata-kata omong kosong , sehingga menambah kefasikannya.  Dan orang fasik itu identik dengan kelaliman atau kekejaman (Amsal 10:6).
Kitab Ayub 36:13 berkata bahwa yang namanya orang fasik , mereka suka menyimpan kemarahan di dalam hati mereka.  Bahkan Yesaya 9:17 berkata bahwa orang fasik itu menyerupai aben tanaman dan menjalar hingga ke akar tanaman yang menghabiskan seluruhnya dan asapnya mengepul hingga ke atas tinggi.
Oleh karena itu Tuhan akan aben orang fasik pada kedatanganNya dalam melaksanakan pehukuman bagi mereka (Maleakhi 4:1).


Orang berdosa

“Orang berdosa” = חטּא khat-taw' (Bhs. Ibrani) artinya orang yang melaksanakan kejahatan; pelanggar hukum; seorang yang berdosa.


Pencemooh

Pencemooh secara aktif senantiasa mengejek dan menghina sesamanya , karena menganggap dirinyalah yang paling benar. Ia akan bisa memutarbalikkan kata dan fakta tanpa merasa bersalah , hanya untuk memuaskan keinginannya untuk mencemooh siapa saja yang berbeda pendapat atau pandangan dengan dirinya. Ia akan menjadikan pertengkaran dan perbantahan yang andal , karena dari mulutnya yang mengejek dan menghina itu akan muncul dongeng yang bermetamorfosis gossip dan melahirkan fitnah , dan jadinya laga domba persatuan dengan pro dan kontra yang beliau tanamkan atas seseorang. Ketika kelompok yang disusupi insan menyerupai ini sadar , biasanya sudah terlambat , karena kerusakan yang beliau tinggalkan sudah menjadi kerusakan yang permanen dan bahkan fatal! Itulah sebabnya pemazmur mengingatkan hal ini di awal Kitab Mazmur 1:1 = Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut pesan tersirat orang fasik , yang tidak berdiri di jalan orang berdosa , dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh ,
Orang yang suka mencemooh dikatakan juga dalam ayat 5 kitab Mazmur pasal pertama bahwa mereka tidak akan berada dalam kerajaan sorga sebagaimana orang fasik.
Mengapa pencemooh tidak akan berada di sorga?  Dalam Amsal 13:1 berkata bahwa mereka ini tidak akan mendengar hardikan dan pesan tersirat untuk bertobat dari kejahatannya.  Mereka tidak suka ditegor oleh karena kejahatan yang mereka lakukan (Amsal 15:12). 
Dalam kutipan pena yang diinspirasikan Tuhan berkata:   “Tidak ada dosa yang lebih besar di hadapan Yang Mahakuasa dan yang sangat berbahaya bagi jiwa insan selain dosa kesombongan dan merasa sudah cukup baik.  Dari semua dosa , inilah dosa yang paling tak ada keinginan untuk dapat disembuhkan. “(Christ Object Lesson , 154)
Memang orang yang merasa diri cukup dan sombong , tidak akan mendapatkan tegoran dan nasihat.  Sehingga ini sangat berbahaya bagi keselamatan mereka.  Inilah dosa yang paling tidak ada pengharapan untuk dapat disembuhkan.  Raja Daud dalam Mazmur 1 mengantisipasi kita semoga tidak jatuh di dalam dosa yang dilakukan kelompok orang pencemooh ini.

Memang kadang orang lain tidak bisa memenuhi keinginan kita , namun sebaiknya kita dapat menahan kata-kata dengan bijak.
Dosa karena pengecap ini membuat kita kehilangan penguasaan diri. Tidak bisa menguasai kemarahan dan kejengkelan.
Dengan perkataan kita dapat membangun , namun kita dapat juga meruntuhkan semangat , membuat orang lain kehilangan citra dirinya , minder , takut , benci dan dampak negatif lainnya.
Marilah berubah rendah hati. Mulai melatih diri dan membiasakan untuk tidak mencemooh orang lain karena setiap ucapan yang sia-sia harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati
Print Friendly and PDF
Terima Kasih Anda Telah Membaca Artikel
Judul: ORANG FASIK DAN PENCEMOOH
Ditulis Oleh Sky Geth
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam blogger, Terima kasih

Peraturan Berkomentar Di Blog Ini !

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang sopan, santun, baik.
- Dilarang keras komentar Sara,Pornografi,Kekerasan,Pelecehan.
- Berkomentarlah yang berhubungan dengan topik ( no OOT)
Terima Kasih

Berlanganan